Salurkan Kredit Rp18,09 Triliun, Bank Kalbar Jaga Pertumbuhan Sehat Berlandaskan Kehati-hatian
- account_circle Hms
- calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
- print Cetak

Bank Kalbar mencatatkan kinerja positif pada Triwulan III 2026 dengan penyaluran kredit Rp18,09 triliun, laba Rp397,55 miliar, dan rasio CASA mencapai 70,16%. (Foto: Dok.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.Com — Bank Kalbar terus menunjukkan performa keuangan yang solid dan positif hingga Triwulan III Tahun 2026. Di tengah dinamika industri perbankan yang makin kompetitif, bank pembangunan daerah ini berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit dan pembiayaan, kenaikan perolehan laba, serta penguatan struktur pendanaan melalui strategi peningkatan Current Account Saving Account (CASA).
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, menyampaikan bahwa pencapaian positif ini merupakan buah dari komitmen berkelanjutan dalam memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, serta menjaga tren pertumbuhan yang sehat dan konsisten.
“Pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan kualitas aset dan efisiensi pendanaan. Karena itu, Bank Kalbar tidak hanya berfokus pada peningkatan penyaluran kredit, tetapi juga memperkuat struktur dana dan menjaga prinsip kehati-hatian agar kinerja dapat terus tumbuh secara berkelanjutan,” tegas Rokidi.
Secara kumulatif hingga September 2026, penyaluran kredit dan pembiayaan Bank Kalbar menembus angka Rp18,09 triliun. Capaian ini tumbuh 4,99 persen secara tahunan (year-on-year) jika dibandingkan posisi September 2025 yang tercatat sebesar Rp17,23 triliun. Hasil ini mempertegas peran sentral Bank Kalbar dalam menjalankan fungsi intermediasi untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat Kalimantan Barat.
Dari aspek profitabilitas, Bank Kalbar sukses membukukan laba bersih sebesar Rp397,55 miliar per September 2026, atau tumbuh 2,82 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sejalan dengan penguatan fondasi bisnis, Bank Kalbar memfokuskan porsi strateginya pada penggalangan dana murah berbasis tabungan dan giro (CASA). Hingga akhir Triwulan III 2026, rasio CASA Bank Kalbar melonjak hingga posisi 70,16 persen.
“Penguatan CASA menjadi salah satu prioritas kami. Kami ingin membangun struktur pendanaan yang semakin sehat dan efisien, sehingga Bank Kalbar dapat terus meningkatkan daya saing dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian daerah,” jelas Rokidi.
Meski mencatatkan ekspansi bisnis yang agresif, aspek kehati-hatian dan kualitas aset tetap dijaga secara presisi. Hal ini tecermin dari rasio Non-Performing Loan (NPL) Net yang berada di level rendah 0,86 persen dan NPL Gross sebesar 2,35 persen per September 2026.
Rokidi menambahkan bahwa indikator keberhasilan bank daerah tidak hanya diukur dari nominal angka, melainkan dari konsistensi mengelola risiko serta menjaga tingkat kepercayaan seluruh nasabah dan masyarakat Kalimantan Barat.
- Penulis: Hms
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar