Kementan Tinjau Lokasi Cetak Sawah dan Pembibitan di Kecamatan Selakau Sambas
- account_circle Metro Singkawang
- calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
- print Cetak

Staf Ahli Kementerian Pertanian bersama Dinas TPH Kalbar meninjau lokasi pembibitan dan cetak sawah di Kecamatan Selakau, Sambas, guna memperkuat ketahanan pangan. Foto: dok Ppid Distan Kalbar
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.com — Kementerian Pertanian bersama Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Kalimantan Barat melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi pengembangan pertanian di Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, Kamis (14/5/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin Staf Ahli Kementerian Pertanian RI Pamuji Lestari dan didampingi Kepala Dinas TPH Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan dilakukan sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi program pembangunan pertanian sekaligus upaya percepatan peningkatan produksi pangan di Kalimantan Barat.
Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain area pembibitan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Selakau, lokasi program cetak sawah tahun 2025, serta Desa Pangkalan Bemban, Kecamatan Selakau.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung progres pengembangan lahan sawah baru sebagai bagian dari program perluasan areal tanam untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Peninjauan dilakukan guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta petani setempat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Desa Pangkalan Bemban. Dalam kesempatan itu, pemerintah berdialog dengan masyarakat dan petani mengenai potensi pertanian maupun tantangan yang dihadapi sektor pertanian di wilayah Kecamatan Selakau.
Pemerintah berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam mendukung pembangunan pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan di Provinsi Kalimantan Barat.
Selain meningkatkan produksi pangan, program pengembangan pertanian juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan petani. (*/)
- Penulis: Metro Singkawang

Saat ini belum ada komentar