Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Erlina Resmi Nakhodai ASPEKSINDO, Komitmen Ubah Wilayah Pesisir Jadi Pusat Ekonomi Masa Depan

Erlina Resmi Nakhodai ASPEKSINDO, Komitmen Ubah Wilayah Pesisir Jadi Pusat Ekonomi Masa Depan

  • account_circle Adp/Tim
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri pelantikan pengurus Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO) periode 2025–2030.

Acara bergengsi tersebut digelar di Hotel Borobudur Jakarta pada Selasa (14/4/2026). Pelantikan dilakukan langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono.

Momen bersejarah ini ditandai dengan penyerahan bendera pataka kepada Bupati Mempawah, Erlina, yang resmi dilantik sebagai Ketua Umum ASPEKSINDO menggantikan kepengurusan sebelumnya.

Gubernur Ria Norsan menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan kepada kepala daerah dari Kalimantan Barat untuk memimpin organisasi strategis tersebut.

“Saya ucapkan selamat atas pelantikan ini. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya. Berjuanglah untuk masyarakat dan sejahterakan mereka,” ujar Ria Norsan pada Selasa (14/4/2026).

Gubernur menegaskan bahwa ASPEKSINDO memiliki peran kunci dalam mendorong potensi pesisir Kalbar, khususnya wilayah Mempawah yang memiliki garis pantai luas.

Ia menyoroti dua fokus utama pembangunan maritim ke depan, yakni pengembangan program Kampung Nelayan serta akselerasi hilirisasi industri perikanan daerah.

“Kita ingin menciptakan industri hilir sehingga ikan tidak hanya dijual mentah, tetapi diolah menjadi produk bernilai tambah dan siap ekspor,” tambahnya menegaskan visi ekonomi biru.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono menekankan pentingnya transformasi ekonomi berbasis laut agar Indonesia menjadi negara kepulauan yang kuat.

Menteri mencontohkan potensi rumput laut nasional yang mencapai 10 juta ton per tahun namun belum maksimal secara ekonomi karena masih dijual dalam bentuk bahan baku mentah.

Ia juga memaparkan target ambisius pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai eksportir ikan segar kualitas premium dalam dua hingga tiga tahun ke depan melalui teknologi slurry ice.

“Kunci utama untuk menghasilkan ikan kualitas premium adalah penggunaan teknologi slurry ice (es cair) berbahan baku air laut yang mampu menjaga kesegaran ikan seketika setelah ditangkap,” jelas Menteri Sakti Wahyu Trenggono.

Pemerintah menargetkan produksi ikan mencapai 2,8 hingga 3 juta ton per tahun melalui penguatan Kampung Nelayan Modern yang difokuskan pada komoditas unggulan masing-masing daerah.

Ketua Umum ASPEKSINDO yang baru dilantik, Erlina, menegaskan komitmennya untuk mengubah paradigma pembangunan nasional dengan menempatkan pesisir sebagai pusat pertumbuhan.

Bupati Mempawah ini menggarisbawahi bahwa persoalan utama bangsa saat ini adalah kurangnya nilai tambah (added value) dari hasil kekayaan laut yang melimpah.

“Ikan tidak cukup hanya ditangkap, rumput laut tidak cukup hanya dipanen. Kita harus naik kelas dengan membangun industri pengolahan berbasis bioteknologi di daerah,” tegas Erlina.

Selain hilirisasi, Erlina juga menyoroti peluang ekonomi baru di sektor blue carbon dan perdagangan karbon yang sejalan dengan isu lingkungan global saat ini.

Ia mengajak seluruh kepala daerah untuk bersinergi menjaga keberlanjutan ekosistem laut seperti mangrove dan terumbu karang melalui kebijakan penangkapan ikan terukur.

“Jika darat adalah halaman depan negeri kita, maka laut adalah masa depan yang harus kita menangkan,” pungkasnya menutup sambutan perdana sebagai Ketua Umum.

  • Penulis: Adp/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BREAKING NEWS! Empat Ruko di Jalan Sindansana Hangus Dilahap Si Jago Merah

    BREAKING NEWS! Empat Ruko di Jalan Sindansana Hangus Dilahap Si Jago Merah

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Peristiwa kebakaran hebat menghanguskan empat unit rumah toko (ruko) dua lantai di Jalan Sindansana, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang, pada Kamis (30/4/2026) malam. Insiden yang terjadi sekitar pukul 19.28 WIB tersebut sempat memicu kepanikan luar biasa bagi warga sekitar. Kobaran api yang dengan cepat membesar membuat warga dan pemilik ruko panik […]

  • Kejari Bengkayang Tahan Pejabat PUPR, Tersangka Korupsi Proyek Jalan Lambau Rugikan Negara Rp1 Miliar

    Kejari Bengkayang Tahan Pejabat PUPR, Tersangka Korupsi Proyek Jalan Lambau Rugikan Negara Rp1 Miliar

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Rinto Andreas
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkayang, Kalimantan Barat, secara resmi menetapkan dan menahan seorang tersangka berinisial HP dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek infrastruktur. Tersangka HP terjerat kasus dugaan penyimpangan pada proyek peningkatan Jalan Lambau Tahun Anggaran 2017. Penetapan status tersangka ini dilakukan oleh tim penyidik tindak pidana khusus pada Senin (13/4/2026). HP diketahui […]

  • Perkuat Sinergi Pembangunan Perbatasan Melalui Forum Staf Ahli se-Kalbar di PLBN Aruk

    Perkuat Sinergi Pembangunan Perbatasan Melalui Forum Staf Ahli se-Kalbar di PLBN Aruk

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Jajaran Staf Ahli Bupati Sambas mengikuti Forum Staf Ahli Kepala Daerah se-Kalimantan Barat Tahun 2026 yang digelar di Aula Wisma Indonesia, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, Kabupaten Sambas, Kamis (21/5/2026). Forum tersebut menjadi wadah diskusi dan koordinasi antar pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan kawasan perbatasan di Kalimantan Barat. Tiga staf ahli yang […]

  • Asmadi Tegaskan Tak Ada Kendala Pembayaran Gaji PPPK Paruh Waktu di Singkawang Melalui APBD

    Asmadi Tegaskan Tak Ada Kendala Pembayaran Gaji PPPK Paruh Waktu di Singkawang Melalui APBD

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan pembayaran gaji Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu berjalan lancar. Hingga saat ini, para guru PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemkot Singkawang dilaporkan telah menerima hak gaji mereka selama tiga bulan terakhir tanpa kendala berarti. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan […]

  • Jembatan Amal Sholeh, LAZ Baitulmaal Munzalan Indonesia Perkuat Sinergi dengan Kemenag Singkawang

    Jembatan Amal Sholeh, LAZ Baitulmaal Munzalan Indonesia Perkuat Sinergi dengan Kemenag Singkawang

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pengurus Lembaga Amal Zakat Baitulmaal Munzalan Indonesia (LAZ BMI) Kantor Pemberdayaan Kota Singkawang melaksanakan kunjungan silaturahim sekaligus audiensi kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang pada Rabu, 4 Februari 2026. Rombongan yang dipimpin oleh Ust. Faturahman selaku Kepala Cabang Baitulmaal Munzalan Singkawang yang baru ini diterima langsung oleh Kakan Kemenag Kota Singkawang, Muhlis, […]

  • Teror Gedor Pintu Hantui Warga Bengkayang, Ambar Ketakutan Saat Rumahnya Didatangi Orang Tak Dikenal

    Teror Gedor Pintu Hantui Warga Bengkayang, Ambar Ketakutan Saat Rumahnya Didatangi Orang Tak Dikenal

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Peristiwa teror yang mencekam dialami oleh seorang wanita di Kabupaten Bengkayang pada Minggu, 29 Maret 2026 dini hari. Korban bernama Ambar (25), warga Komplek Sungai Nyamuk, Gang Gurami, Kecamatan Bengkayang, melaporkan adanya orang tak dikenal yang mendatangi rumahnya secara tiba-tiba. Pelaku dilaporkan menggedor pintu depan dan belakang rumah korban secara berulang kali tanpa […]

expand_less