Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Jaga Jantung Borneo, Kalbar Terima Insentif Rp1 Triliun dari Green Climate Fund (GCF)

Jaga Jantung Borneo, Kalbar Terima Insentif Rp1 Triliun dari Green Climate Fund (GCF)

  • account_circle Tim
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi meluncurkan program Kick-off Result Based Payment (RBP) REDD+ dari Green Climate Fund (GCF) pada Kamis, 29 Januari 2026. Peluncuran yang berlangsung di Hotel Golden Tulip Pontianak ini ditandai dengan penekanan layar videotron sebagai simbol dimulainya babak baru pengelolaan lingkungan berbasis kinerja di daerah tersebut.

Program ini menjadi tonggak sejarah yang sangat penting bagi mitigasi serta adaptasi perubahan iklim di Kalimantan Barat yang selama ini dikenal sebagai jantung dari Pulau Borneo.

Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa posisi geografis Kalimantan Barat memberikan mandat ekologis yang sangat besar bagi kelangsungan hidup dunia.

Namun, ia juga memberikan peringatan keras bahwa tantangan lingkungan yang dihadapi masyarakat saat ini sudah semakin nyata dan sangat kompleks.

Ria Norsan mengajak seluruh pihak untuk melakukan refleksi diri dengan membandingkan kondisi alam Kalimantan Barat saat ini dengan masa lalu yang masih asri.

“Kalau dulu alam kita masih enak, udara segar. Sekarang, tambang ada di mana-mana, penebangan kayu liar terus terjadi, dan kerusakan hutan semakin parah,” ujar Ria Norsan dengan nada reflektif.

Dampak dari kerusakan tersebut kini mulai dirasakan langsung dalam bentuk cuaca ekstrem, intensitas banjir yang meningkat, serta ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berkat keberhasilan menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) serta menekan laju deforestasi pada periode 2014–2016, Kalimantan Barat kini membuahkan hasil positif.

Melalui skema RBP REDD+, Provinsi Kalimantan Barat berhasil memperoleh alokasi insentif sebesar kurang lebih Rp1 triliun dari lembaga donor internasional Green Climate Fund (GCF).

Dana besar tersebut nantinya akan dikelola secara transparan melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) untuk mendukung berbagai program pemulihan alam.

Fokus utama pemanfaatan dana ini meliputi restorasi ekosistem hutan dan mangrove, serta perlindungan kawasan lahan basah termasuk gambut melalui praktik berkelanjutan.

“Dana ini bertujuan untuk memperbaiki ekosistem. Kita ingin menghasilkan lingkungan yang lebih baik agar udara yang kita hirup setiap hari tetap sehat,” tegas Gubernur.

Ria Norsan juga memberikan apresiasi kepada para pelaku usaha yang telah berkomitmen mengalokasikan kawasan bernilai konservasi tinggi di wilayah operasional bisnis mereka.

Ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat harus berjalan beriringan dengan upaya perlindungan lingkungan demi masa depan generasi mendatang.

“Inilah wajah bisnis masa depan, yaitu bisnis yang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga memuliakan alam dan kehidupan,” tambah Gubernur.

Menutup arahannya, Ria Norsan mengingatkan seluruh pemangku kepentingan agar memanfaatkan dana insentif tersebut secara amanah dan bertanggung jawab.

Ia menegaskan bahwa perlindungan alam adalah investasi jangka panjang agar anak cucu di masa depan tidak mewarisi lingkungan yang hancur dan udara yang beracun.

“Jika alam tidak dijaga mulai sekarang, anak cucu kita hanya akan mewarisi lingkungan yang rusak dan udara yang tidak sehat,” pungkasnya mengakhiri sambutan.

  • Penulis: Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebut Berita Tempo Meresahkan, Nasdem Kalbar Tegaskan Wacana Surya Paloh Adalah Political Bloc Bukan Merger

    Sebut Berita Tempo Meresahkan, Nasdem Kalbar Tegaskan Wacana Surya Paloh Adalah Political Bloc Bukan Merger

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Kalimantan Barat menggelar aksi damai di halaman Sekretariat DPW, Jalan KS Tubun, Pontianak, pada Rabu (15/4/2026) siang. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes keras terhadap pemberitaan media Tempo terkait wacana penggabungan atau merger antara Partai Gerindra dengan Partai Nasdem. Pemberitaan tersebut dinilai salah dan telah memicu keresahan […]

  • Audit Satgas Berujung Sanksi: Prabowo Tutup Izin 28 Perusahaan di Hutan

    Audit Satgas Berujung Sanksi: Prabowo Tutup Izin 28 Perusahaan di Hutan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Presiden Prabowo Subianto mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melanggar aturan di kawasan hutan nasional. Pencabutan izin ini merupakan hasil audit dan pemeriksaan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Pengumuman tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (20/1/2026) malam. “Presiden memutuskan mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti […]

  • Untuk Pertama Kali, Paguyuban Maluku Ikut Meriahkan Perayaan Gawe Naik Dango di Monterado

    Untuk Pertama Kali, Paguyuban Maluku Ikut Meriahkan Perayaan Gawe Naik Dango di Monterado

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Rinto Andreas
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Perayaan Gawe Naik Dango ke-3 Tahun 2026 tingkat Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, berlangsung meriah dan penuh khidmat di Rumah Panjang Monterado pada Rabu (4/8/2026). Tradisi tahunan masyarakat Dayak ini menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas budaya sekaligus mempererat tali silaturahmi antar-etnis. Kegiatan budaya ini mengusung tema filosofis “Ngampar Uma Ngarak Padi: Menjaga Kearifan […]

  • Grebeg Suro Singkawang 2026 Resmi Dibuka, Wali Kota Ajak Lestarikan Budaya dan Perkuat Kebersamaan

    Grebeg Suro Singkawang 2026 Resmi Dibuka, Wali Kota Ajak Lestarikan Budaya dan Perkuat Kebersamaan

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Perayaan budaya tahunan Grebeg Suro Singkawang 2026 resmi dimulai. Pembukaan festival yang menjadi agenda rutin masyarakat Jawa di Kota Singkawang itu dilakukan oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, di Halaman Parkir Kridasana, Sabtu malam (20/6/2026). Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung hingga 27 Juni 2026. Dalam sambutannya, Wali Kota Tjhai Chui Mie menegaskan bahwa […]

  • Markas Penyelundupan Tenaga Kerja Ilegal di Kubu Raya Digerebek, Polisi Buru Bos Besar Jaringan Malaysia

    Markas Penyelundupan Tenaga Kerja Ilegal di Kubu Raya Digerebek, Polisi Buru Bos Besar Jaringan Malaysia

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com – Tim Macan Raya Satreskrim Polres Kubu Raya berhasil menggagalkan upaya pengiriman 19 Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural yang hendak diselundupkan ke Malaysia. Sebuah rumah yang berlokasi di Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, yang dijadikan gudang penampungan atau “save house” ilegal digerebek petugas pada Sabtu malam, 10 Januari 2026. Operasi senyap ini mengungkap rapinya […]

  • Polda Kalbar Musnahkan 12 Kg Sabu, 19 Orang Diciduk

    Polda Kalbar Musnahkan 12 Kg Sabu, 19 Orang Diciduk

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Polda Kalimantan Barat memusnahkan 12 kilogram sabu hasil pengungkapan jaringan narkoba besar. Pemusnahan dilakukan dalam konferensi pers di RS Bhayangkara Anton Soedjarwo, Pontianak, Rabu (4/2/2026). Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Roma Hutajulu mengatakan, total barang bukti sabu yang diamankan dalam kasus ini mencapai 28.124,84 gram atau sekitar 28,1 kilogram. Dari jumlah tersebut, 12.063 gram […]

expand_less