Pakai Dana Pribadi, Pengusaha di Sanggau Ledo Perbaiki Jalan Rusak Eks Duta Palma
- account_circle Rinto Andreas
- calendar_month Senin, 18 Mei 2026
- print Cetak

Sutrisno (Akon), pemuda sekaligus pengusaha asal Sanggau Ledo, memperbaiki jalan rusak eks Duta Palma dengan dana pribadi demi kelancaran aktivitas warga. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.Com — Jengah dengan kondisi infrastruktur yang tak kunjung membaik, aksi nyata ditunjukkan oleh seorang pemuda asal Dusun Minso, Desa Sango, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang pada Senin (18/5/2026).
Pemuda bernama Sutrisno, atau yang akrab disapa Akon, berinisiatif turun langsung ke lapangan untuk memimpin perbaikan jalan utama. Jalur tersebut merupakan akses vital keluar masuk kawasan perkebunan kelapa sawit eks Duta Palma, yang saat ini operasionalnya dikelola oleh PT Agrinas Palma Nusantara.
Sebagai bentuk kepedulian spontan terhadap keselamatan pengguna jalan, pengusaha muda ini menerjunkan satu unit excavator mini milik pribadinya untuk menimbun dan meratakan ruas jalan yang mengalami kerusakan cukup parah. Jalan ini diketahui menjadi urat nadi bagi para buruh perusahaan serta masyarakat Desa Kalon dalam memobilisasi hasil panen kelapa sawit, baik dari kebun mandiri maupun kebun koperasi kemitraan.
Sutrisno membeberkan bahwa seluruh biaya operasional dan penyewaan alat berat untuk perbaikan jalan ini murni bersumber dari dompet pribadinya.
“Untuk sementara perbaikan infrastruktur jalan ini menggunakan anggaran dana pribadi. Harapan saya ke depan ada pihak lain yang turut berdonasi dan memberikan dukungan, karena akses jalan ini bukan hanya untuk kepentingan pribadi saya saja, melainkan hajat hidup orang banyak,” ungkap Akon di lokasi perbaikan.
Menurutnya, kerusakan jalan yang dibiarkan berlarut-larut selama ini telah melumpuhkan dan menghambat efisiensi waktu masyarakat. Truk-truk pengangkut TBS (Tandan Buah Segar) kelapa sawit kerap amblas, yang otomatis merugikan pendapatan para petani kecil dan memicu risiko kecelakaan kerja bagi para buruh perkebunan.
Lebih lanjut, Akon menyentil pihak manajemen perkebunan kelapa sawit untuk tidak tutup mata melihat penderitaan warga sekitar lingkar tambang dan kebun. Ia mendesak adanya alokasi anggaran yang jelas dari perusahaan untuk program pemeliharaan infrastruktur jalan.
“Kami berharap ada perhatian dan kepekaan dari pimpinan perusahaan Agrinas Palma Nusantara terhadap akses jalan yang rusak parah, baik yang berada di wilayah Dusun Minso maupun di wilayah Dusun Pelangor,” tegasnya menambahkan.
Langkah solutif yang diambil oleh Akon ini langsung memanen apresiasi dari masyarakat adat dan warga setempat yang melintas. Warga berharap, aksi mandiri dari pemuda Sanggau Ledo ini dapat mengetuk hati jajaran direksi PT Agrinas Palma Nusantara serta pemerintah daerah untuk segera menurunkan bantuan lanjutan agar pengerasan jalan dapat dilakukan secara permanen.
- Penulis: Rinto Andreas
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar