Perkuat Sinergi Pembangunan Perbatasan Melalui Forum Staf Ahli se-Kalbar di PLBN Aruk
- account_circle Metro Singkawang
- calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
- print Cetak

Jajaran Staf Ahli Bupati Sambas mengikuti Forum Staf Ahli Kepala Daerah se-Kalimantan Barat di PLBN Aruk untuk membahas pembangunan kawasan perbatasan. Foto: dok Humas Pemkab Sambas
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.com – Jajaran Staf Ahli Bupati Sambas mengikuti Forum Staf Ahli Kepala Daerah se-Kalimantan Barat Tahun 2026 yang digelar di Aula Wisma Indonesia, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, Kabupaten Sambas, Kamis (21/5/2026).
Forum tersebut menjadi wadah diskusi dan koordinasi antar pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan kawasan perbatasan di Kalimantan Barat.
Tiga staf ahli yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Sambas yakni Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Mohammad Yayan Kurniawan, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Sunaryo, serta Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Tatik Muryati.
Kegiatan diikuti staf ahli kepala daerah dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
Dalam forum tersebut, para peserta membahas berbagai strategi pembangunan kawasan perbatasan agar mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama di sektor ekonomi, keamanan, dan pelayanan publik.
Selain itu, peserta juga saling bertukar pandangan mengenai upaya memperkuat sinergi antar daerah dalam mendukung pembangunan wilayah perbatasan yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Sambas menilai forum tersebut penting sebagai sarana memperkuat koordinasi lintas daerah, khususnya dalam menghadapi tantangan pembangunan kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.
Keikutsertaan jajaran Staf Ahli Bupati Sambas juga menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung lahirnya kebijakan yang adaptif dan kolaboratif untuk mempercepat pembangunan kawasan perbatasan di Kalimantan Barat.
Forum tersebut diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi dan gagasan yang dapat diterapkan pemerintah daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan. (*/)
- Penulis: Metro Singkawang

Saat ini belum ada komentar