Breaking News
Trending Tags
Beranda » Headline » Gedung Terbengkalai di Bengkayang Jadi Sorotan, LIRA Desak Pemkab dan Pemprov Kalbar Cari Solusi Bersama

Gedung Terbengkalai di Bengkayang Jadi Sorotan, LIRA Desak Pemkab dan Pemprov Kalbar Cari Solusi Bersama

  • account_circle Metro Singkawang
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.com – Keberadaan sejumlah bangunan yang telah lama tidak dimanfaatkan di Kabupaten Bengkayang kembali menuai perhatian publik. Salah satu yang menjadi sorotan adalah bangunan di kawasan BP2 yang kini tampak rusak dan terbengkalai setelah bertahun-tahun tidak difungsikan.

Kondisi fisik bangunan yang mengalami kerusakan di berbagai bagian memunculkan pertanyaan dari masyarakat terkait status kepemilikan lahan, pengelolaan aset, serta efektivitas penggunaan anggaran pemerintah yang telah digunakan untuk pembangunan fasilitas tersebut.

Sorotan terhadap aset mangkrak itu juga datang dari kalangan masyarakat sipil. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LIRA Kabupaten Bengkayang menilai persoalan tersebut perlu segera mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi.

Menurut Marbun, perwakilan LIRA Kabupaten Bengkayang, informasi yang beredar menyebutkan bahwa lahan tempat bangunan berdiri merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, sementara bangunan yang ada di atasnya dibangun menggunakan anggaran Pemerintah Kabupaten Bengkayang.

“Kondisi seperti ini perlu mendapatkan kejelasan sehingga tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Aset yang telah dibangun dengan dana pemerintah seharusnya dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).

Status Lahan Dinilai Perlu Diperjelas

Marbun menilai persoalan status kepemilikan lahan menjadi faktor penting yang harus diselesaikan sebelum pemerintah melaksanakan pembangunan maupun pengembangan aset daerah.

Menurutnya, koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Bengkayang dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menjadi kunci agar aset yang saat ini tidak digunakan dapat kembali dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa keberadaan bangunan yang dibiarkan kosong dalam waktu lama merupakan kondisi yang sangat disayangkan, mengingat pembangunan fasilitas tersebut menggunakan dana publik.

“Kalau memang masih memungkinkan untuk dimanfaatkan kembali, tentu perlu ada komunikasi dan kesepahaman antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi. Kedua pihak harus duduk bersama mencari solusi terbaik,” katanya.

Minta Evaluasi Perencanaan Pembangunan

Selain menyoroti bangunan di kawasan BP2, LIRA juga mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap sejumlah aset dan fasilitas yang dinilai belum dimanfaatkan secara maksimal di Kabupaten Bengkayang.

Marbun berharap pembangunan ke depan dilakukan dengan perencanaan yang lebih matang, terutama terkait legalitas lahan, kebutuhan masyarakat, dan keberlanjutan pemanfaatan aset. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada pendirian fisik bangunan, tetapi juga harus memastikan manfaat jangka panjang yang dapat dirasakan masyarakat.

“Kita ingin pembangunan yang benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat. Karena itu, aspek legalitas, kebutuhan, dan pemanfaatan harus menjadi perhatian utama sebelum proyek dilaksanakan,” ujarnya.

Ia juga meminta pemerintah daerah lebih terbuka dalam menyampaikan informasi terkait pengelolaan aset daerah agar masyarakat memperoleh pemahaman yang jelas mengenai kondisi dan status aset yang ada.

Pemkab Bengkayang Belum Berikan Tanggapan

Untuk memperoleh informasi yang berimbang, upaya konfirmasi telah dilakukan kepada pihak yang berwenang menangani pengelolaan aset daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkayang. Namun hingga berita ini disusun, pejabat terkait belum dapat dimintai keterangan. Upaya konfirmasi secara langsung maupun melalui pesan singkat juga belum mendapatkan respons.

Sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, media tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang berkaitan dengan persoalan tersebut.

Masyarakat berharap adanya kejelasan mengenai status aset di kawasan BP2 agar bangunan yang telah lama terbengkalai tidak terus mengalami kerusakan dan dapat kembali dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan maupun kegiatan yang bermanfaat bagi warga Kabupaten Bengkayang. (Rin)

  • Penulis: Metro Singkawang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Gandeng Pelindo dan Pulau Laut Line, Terminal Kijing Mempawah Sukses Ekspor Alumina hingga Kelapa ke Asia

    Gandeng Pelindo dan Pulau Laut Line, Terminal Kijing Mempawah Sukses Ekspor Alumina hingga Kelapa ke Asia

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Provinsi Kalimantan Barat mencatat sejarah baru dalam pengembangan sektor logistik dan perdagangan internasional. Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi melepas ekspor perdana peti kemas melalui Terminal Kijing, Kabupaten Mempawah, Senin (29/6/2026). Momentum ini menandai dimulainya operasional layanan ekspor peti kemas langsung dari Kalimantan Barat menuju pasar internasional tanpa harus bergantung lagi pada […]

  • Galeri Sintang Buktikan Produk Lokal Mampu Bersaing, Ibu Sumjulia Puji Kemudahan Kredit Bank Kalbar

    Galeri Sintang Buktikan Produk Lokal Mampu Bersaing, Ibu Sumjulia Puji Kemudahan Kredit Bank Kalbar

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Hms
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Berdiri sejak tahun 2022, Galeri Sintang menjadi salah satu bukti nyata kebangkitan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tenun ikat di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Galeri yang menyediakan berbagai pernak-pernik khas Sintang ini membuktikan bahwa karya kerajinan lokal mampu bersaing hingga ke kancah internasional. Pemilik Galeri Sintang, Sumjulia, dengan tekun mengembangkan usahanya sembari […]

  • Tips Memilih Hewan Kurban Terbaik Menurut Syariat: Fokus pada Umur dan Kesehatan

    Tips Memilih Hewan Kurban Terbaik Menurut Syariat: Fokus pada Umur dan Kesehatan

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, umat Muslim mulai mempersiapkan diri untuk melaksanakan ibadah kurban. Selain aspek keikhlasan, pemilihan hewan kurban yang sesuai dengan kriteria syariat menjadi hal yang sangat penting guna memastikan keabsahan ibadah tersebut. Ustaz Dr. K.H. Muhammad Abduh Tuasikal, ST., M.Sc., menjelaskan bahwa esensi dari kurban […]

  • Temukan Banyak Bus Tak Layak Jalan, Dishub Singkawang Ungkap Hanya 2 Kendaraan Lulus Ramp Check

    Temukan Banyak Bus Tak Layak Jalan, Dishub Singkawang Ungkap Hanya 2 Kendaraan Lulus Ramp Check

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Petugas gabungan melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check mendadak terhadap kendaraan angkutan umum di Kota Singkawang pada Kamis (12/3/2026). Hasilnya cukup mengejutkan, dari 17 kendaraan angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) yang diperiksa, hanya dua kendaraan saja yang dinyatakan memenuhi standar keselamatan. Pemeriksaan ini melibatkan tim gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Singkawang, Satlantas […]

  • Perjuangkan Nasib Ratusan Ribu Penambang, Wagub Kalbar Ingin Ubah PETI Jadi Pertambangan Legal

    Perjuangkan Nasib Ratusan Ribu Penambang, Wagub Kalbar Ingin Ubah PETI Jadi Pertambangan Legal

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menerima audiensi dari Pemerintah Kabupaten Sintang beserta perwakilan masyarakat penambang di Ruang Tengkawang Kantor Gubernur Kalbar pada Kamis, 22 Januari 2026. Pertemuan strategis tersebut secara khusus membahas mengenai percepatan perizinan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Kabupaten Sintang sebagai solusi atas maraknya aktivitas pertambangan tanpa izin. Dalam kesempatan […]

  • Atraksi Naga Pukau Ribuan Warga Bengkayang, Polres Amankan Jalur Melalui Operasi Liong Kapuas 2026

    Atraksi Naga Pukau Ribuan Warga Bengkayang, Polres Amankan Jalur Melalui Operasi Liong Kapuas 2026

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Kemeriahan perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, berlangsung semarak pada Minggu, 22 Februari 2026. Atraksi naga yang melintasi kawasan Pos Pengamanan hingga Pasar Bengkayang menjadi magnet bagi ribuan warga yang memadati ruas jalan untuk menyaksikan pertunjukan budaya tahunan tersebut. Momentum budaya ini mendapatkan pengamanan ketat dari jajaran Polres […]

expand_less