Breaking News
Trending Tags
Beranda » Singbebas » Jawab Keluhan Warga Soal Air Keruh Riam Sebopet, Dinas LH Bengkayang Sebut Masalah Perut Jadi Kendala Penertiban

Jawab Keluhan Warga Soal Air Keruh Riam Sebopet, Dinas LH Bengkayang Sebut Masalah Perut Jadi Kendala Penertiban

  • account_circle Rinto Andreas
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui Dinas Lingkungan Hidup (LH) akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang merusak kawasan wisata Riam Sebopet. Pencemaran tersebut telah menyebabkan air sungai yang menjadi sumber kehidupan warga berubah keruh pekat menyerupai susu.

Kepala Dinas LH Kabupaten Bengkayang, Demianus, mengakui bahwa pihaknya telah menerima laporan serta melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) terkait pencemaran di Sungai Nasan, kawasan Sebopet. Namun, ia menjelaskan bahwa secara regulasi, kewenangan penindakan aktivitas pertambangan berada di tangan pemerintah pusat.

“Berkaitan dengan itu, kapasitas kami di LH sebenarnya hanya sesuai dengan undang-undang nomor 2 tahun 2025 tentang Minerba. Kewenangan LH itu sebenarnya hanya fasilitasi saja. Kalaupun ada laporan besar, kami melanjutkan ke pemerintah pusat,” ujar Demianus saat memberikan keterangan, Senin (21/4/2026).

Ia memaparkan bahwa untuk urusan pertambangan kategori galian A dan B, termasuk PETI, merupakan kewenangan pusat melalui Pemerintah Provinsi. Pemerintah daerah sendiri menurutnya hanya memiliki kewenangan terbatas pada komoditas galian C. Meski demikian, pihaknya tidak tinggal diam mengingat lokasi tersebut berada di wilayah administrasi Kabupaten Bengkayang.

Demianus menyebut telah mencoba membangun komunikasi dengan aparat penegak hukum (APH), termasuk Polres dan Kejari Bengkayang, untuk memfasilitasi penanganan masalah ini. Namun, ia tidak menampik bahwa upaya penyelesaian di lapangan seringkali terbentur pada situasi ekonomi masyarakat yang sulit.

“Kita mau menyelesaikan itu karena selain kewenangan, ya masyarakat berkenaan dengan susahnya cari isi perut lah gitu kan. Akhirnya kita coba pendekatan siapa sih yang berperan di sana,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil pendekatan melalui tokoh masyarakat, Demianus mengungkapkan telah menjalin komunikasi dengan sosok berinisial M yang diduga mampu mengendalikan para pekerja tambang di lokasi tersebut. Pihaknya meminta agar aktivitas dihentikan sementara demi kepentingan masyarakat banyak yang terdampak langsung oleh kekeruhan air.

Pihak Dinas LH menyatakan sangat memahami keresahan warga yang menjadikan kelestarian Riam Sebopet sebagai harga mati. Apalagi lokasi tersebut merupakan ikon wisata yang berada tepat di area dalam kota, sehingga pencemaran lingkungan di sana sangat disayangkan.

“Sayang kalau itu dicemari, makanya kita pun sebenarnya mendukung harapan masyarakat tadi untuk menertibkan siapa yang bekerja di sana,” tambahnya.

Sebelumnya, kondisi Riam Sebopet dilaporkan telah rusak parah akibat lumpur sisa aktivitas PETI di bagian hulu. Warga di RT Tampe, Kelurahan Sebalo, mengeluhkan sudah tiga bulan terakhir mereka kehilangan akses air bersih. Kerusakan ini bahkan mengancam sektor ekonomi warga karena air sungai tidak lagi bisa digunakan untuk mengairi sawah, kolam ikan, maupun kebun sayur.

Keluhan warga ini pun sempat mencuat karena dianggap kurang mendapatkan respon cepat dari pemerintah daerah, padahal lokasi pencemaran hanya berjarak sekitar satu kilometer dari pusat pemerintahan. Dengan adanya penjelasan dari Dinas LH ini, masyarakat berharap segera ada tindakan nyata yang permanen guna mengembalikan kejernihan air Riam Sebopet.

  • Penulis: Rinto Andreas
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asmadi Tegaskan Tak Ada Kendala Pembayaran Gaji PPPK Paruh Waktu di Singkawang Melalui APBD

    Asmadi Tegaskan Tak Ada Kendala Pembayaran Gaji PPPK Paruh Waktu di Singkawang Melalui APBD

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan pembayaran gaji Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu berjalan lancar. Hingga saat ini, para guru PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemkot Singkawang dilaporkan telah menerima hak gaji mereka selama tiga bulan terakhir tanpa kendala berarti. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan […]

  • Dorong Layanan Non-Tunai di Perbatasan Sambas, Bank Kalbar Sasar Akselerasi Aksesibilitas Desa

    Dorong Layanan Non-Tunai di Perbatasan Sambas, Bank Kalbar Sasar Akselerasi Aksesibilitas Desa

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat atau Bank Kalbar berkomitmen memperkuat kemandirian wilayah perbatasan melalui kegiatan “Gema Membangun Desa” yang berlangsung di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, pada tanggal 13 s.d 14 Mei 2026. Dalam kegiatan yang diusung oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Barat ini, Bank Kalbar hadir bersama […]

  • Tekan Penumpukan di TPA, Pemkot Singkawang Perkuat Infrastruktur Pengolahan Sampah Lewat Program TJSL

    Tekan Penumpukan di TPA, Pemkot Singkawang Perkuat Infrastruktur Pengolahan Sampah Lewat Program TJSL

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota Singkawang terus memperkuat langkah strategis dalam menangani persoalan sampah dengan menggandeng sektor swasta. Langkah nyata ini ditandai dengan diterimanya bantuan mesin insinerator berkapasitas 5 ton per hari dari PT Goshen Pinnacle Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kerja sama tersebut diresmikan melalui penandatanganan […]

  • Babinsa di Paloh Bantu Warga Bangun Warung, Wujud Kedekatan TNI dengan Masyarakat

    Babinsa di Paloh Bantu Warga Bangun Warung, Wujud Kedekatan TNI dengan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com — Babinsa Desa Matang Danau Koramil 08/Paloh, Koptu Sularko, membantu warga membangun warung di Desa Matang Danau, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kamis (14/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan melalui komunikasi sosial (komsos) sebagai upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan. Dalam kegiatan itu, Koptu Sularko tampak ikut membantu proses pembangunan warung milik warga […]

  • Polres Bengkayang Tetapkan Pria 33 Tahun Tersangka Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Pelajar

    Polres Bengkayang Tetapkan Pria 33 Tahun Tersangka Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Pelajar

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Polres Bengkayang menetapkan seorang pria berinisial YM alias IYAN (33) sebagai tersangka dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap seorang pelajar perempuan berinisial F (18), warga Kecamatan Suti Semarang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Kasus tersebut ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bengkayang setelah menerima laporan resmi pada Jumat (9/5/2026). Kapolres Bengkayang […]

  • Wagub Krisantus Resmi Sandang Gelar Patih Nagari, Panglima Jilah Ingatkan Anak Muda Tak Bosan Beradat

    Wagub Krisantus Resmi Sandang Gelar Patih Nagari, Panglima Jilah Ingatkan Anak Muda Tak Bosan Beradat

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, secara resmi menyandang gelar Patih Nagari setelah menjalani ritual adat pencalegan di makam keramat Patih Patinggi. Prosesi sakral tersebut digelar dalam rangka perayaan ulang tahun Keramat Patih Patinggi Kalimantan Barat di Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, pada Sabtu, 14 Maret 2026. Penobatan ini disaksikan langsung oleh para patih […]

expand_less