Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Serumpun Tapi Beda Rasa: Mengungkap Kemiripan Kuliner Kuching dan Pontianak yang Melegenda

Serumpun Tapi Beda Rasa: Mengungkap Kemiripan Kuliner Kuching dan Pontianak yang Melegenda

  • account_circle Tim
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Kekayaan kuliner Sarawak terus membuktikan daya tariknya sebagai magnet utama bagi para pelancong yang berkunjung ke wilayah timur bumi Borneo tersebut. Ketua Umum Sahabat Penggerak Madani (SPM) Sarawak, Zulrusdi Mohammad Hol, menyatakan bahwa aneka hidangan khas Sarawak tidak hanya digemari warga lokal, tetapi juga tamu mancanegara.

Dalam keterangannya di Kuching pada Jumat, 30 Januari 2026, Zul menyebutkan bahwa keramahan cita rasa kuliner setempat seringkali membuat wisatawan merasa rindu untuk kembali berkunjung.

“Aneka kuliner tersebut bukan hanya disenangi warga Sarawak, tetapi juga para tamu dari luar termasuk mancanegara,” ujar Zulrusdi.

Sejumlah menu andalan yang menjadi primadona di antaranya adalah Laksa Sarawak yang kaya rempah, Mee Kolok yang ikonik, serta Mee Jawa.

Tak hanya makanan berat, Sarawak juga menawarkan beragam penganan ringan seperti kek lapis, cucur, klepon, hingga rojak kangkung yang menggugah selera.

Untuk sektor minuman, ice cream gula apung menjadi salah satu yang paling dicari, di samping pilihan segar lainnya seperti ice kacang, cendol ABC, teh tarik, dan kopi tarik.

Zul menjelaskan bahwa kemiripan kuliner antara Sarawak dan negara-negara tetangga di sekitarnya merupakan bukti dari sejarah panjang masyarakat serumpun di nusantara.

Sebagai bagian dari bentangan khatulistiwa yang pernah menjadi satu kesatuan di masa lalu, jenis dan selera masakan di kawasan ini memang memiliki benang merah yang sama.

“Jenis dan selera kulinernya, ya, mirip-mirip antara satu dengan lainnya,” jelas Zul mengenai karakteristik rasa di wilayah serumpun tersebut.

Hal senada diungkapkan oleh Gilang, seorang warga asal Pontianak yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Kota Kuching dan langsung jatuh cinta pada rasa masakannya.

Ia menilai, meski banyak kemiripan antara kuliner di Pontianak dan Kuching, terdapat perbedaan mendasar pada teknik pengolahan dan penamaannya.

“Bahannya sama, cuma cara pengolahan dan penamaan yang agak beda,” ungkap Gilang saat mencicipi hidangan berbahan dasar mi di salah satu kedai.

Gilang menambahkan bahwa pengolahan dan penyajian yang unik itulah yang akhirnya menciptakan ciri khas kuat bagi kuliner di Sarawak.

Laksa Sarawak yang dapat ditemukan di berbagai kedai makanan di Kuching. (Foto: GFM)

Bagi wisatawan yang ingin berburu kuliner, menemukan spot makan di Kuching tidaklah sulit karena lokasinya tersebar mulai dari pusat kota hingga ke wilayah pinggiran.

Meski harga aslinya tergolong ramah di kantong, selisih kurs rupiah yang melemah terhadap ringgit saat ini memang memberikan kesan harga yang sedikit lebih tinggi bagi wisatawan asal Indonesia.

Kendati demikian, kelezatan yang ditawarkan sebanding dengan pengalaman rasa yang didapatkan, menjadikan kunjungan kuliner ke Sarawak tetap menjadi agenda yang wajib dilakukan.

  • Penulis: Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perjuangkan Nasib Ratusan Ribu Penambang, Wagub Kalbar Ingin Ubah PETI Jadi Pertambangan Legal

    Perjuangkan Nasib Ratusan Ribu Penambang, Wagub Kalbar Ingin Ubah PETI Jadi Pertambangan Legal

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menerima audiensi dari Pemerintah Kabupaten Sintang beserta perwakilan masyarakat penambang di Ruang Tengkawang Kantor Gubernur Kalbar pada Kamis, 22 Januari 2026. Pertemuan strategis tersebut secara khusus membahas mengenai percepatan perizinan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Kabupaten Sintang sebagai solusi atas maraknya aktivitas pertambangan tanpa izin. Dalam kesempatan […]

  • Pemkot Singkawang Bakal Sidak Seluruh Pengelola Dapur MBG Buntut Dugaan Keracunan di MAN Model

    Pemkot Singkawang Bakal Sidak Seluruh Pengelola Dapur MBG Buntut Dugaan Keracunan di MAN Model

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota Singkawang bergerak cepat merespons kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa puluhan siswa MAN Model Kota Singkawang. Langkah ini diambil dengan menggelar pertemuan intensif bersama pengelola dapur MBG terkait guna mengevaluasi standar operasional di lapangan. Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti, bersama pihak SPPG […]

  • Remaja 15 Tahun Terlibat Penyerangan Warkop Diamankan di Singkawang, Patroli Sisir Titik Rawan Dini Hari

    Remaja 15 Tahun Terlibat Penyerangan Warkop Diamankan di Singkawang, Patroli Sisir Titik Rawan Dini Hari

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Sat Samapta Polres Singkawang melaksanakan Patroli Perintis Presisi sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) di wilayah Kota Singkawang. Kegiatan patroli ini dilaksanakan mulai Jumat malam hingga Sabtu dini hari, 7 Februari 2026. Petugas bersiaga memantau situasi kota mulai pukul 20.00 WIB hingga 08.00 WIB guna memastikan keamanan […]

  • Prabowo Kucurkan Rp12 T untuk Riset Kampus

    Prabowo Kucurkan Rp12 T untuk Riset Kampus

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Presiden Prabowo Subianto resmi menambah alokasi dana riset nasional untuk perguruan tinggi hingga mencapai Rp12 triliun. Anggaran tersebut meningkat Rp4 triliun dari sebelumnya Rp8 triliun, atau setara 0,34 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kebijakan ini dinilai sebagai sinyal kuat komitmen pemerintah dalam memperkuat peran kampus dan peneliti sebagai motor penggerak […]

  • Dentuman Meriam Karbit Getarkan Sungai Singkawang, Tjhai Chui Mie: Simbol Budi Pekerti yang Tak Tergantikan Teknologi

    Dentuman Meriam Karbit Getarkan Sungai Singkawang, Tjhai Chui Mie: Simbol Budi Pekerti yang Tak Tergantikan Teknologi

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Dentuman meriam karbit saling bersahutan di kedua sisi Sungai Singkawang, tepatnya di kawasan Taman Burung, pada Rabu (11/3/2026) malam. Meski sempat diguyur hujan, Festival Meriam Karbit dan Laggum Kampung tetap berlangsung meriah. Ratusan warga tampak memadati lokasi untuk menyaksikan bagian dari rangkaian Singkawang Ramadan Fair 2026 tersebut. Festival dibuka langsung oleh Wali Kota […]

  • Seperempat Abad AKPER Bethesda Serukam, Darwis: Mitra Strategis Cetak Perawat Beretika

    Seperempat Abad AKPER Bethesda Serukam, Darwis: Mitra Strategis Cetak Perawat Beretika

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, menghadiri secara langsung perayaan Dies Natalis ke-25 Akademi Keperawatan (AKPER) Bethesda Serukam pada Jumat (10/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi besar institusi pendidikan ini dalam membangun sektor kesehatan di wilayah Kabupaten Bengkayang selama seperempat abad. Bupati Sebastianus Darwis menyampaikan bahwa usia 25 tahun merupakan tonggak […]

expand_less