Breaking News
Trending Tags
Beranda » Headline » Pemkot Singkawang Genjot Pengukuran Balita untuk Tekan Angka Stunting

Pemkot Singkawang Genjot Pengukuran Balita untuk Tekan Angka Stunting

  • account_circle Metro Singkawang
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.com – Pemerintah Kota Singkawang mulai mengintensifkan program percepatan penurunan stunting melalui penguatan kegiatan pengukuran balita secara serentak di seluruh wilayah kota.

Program tersebut dibahas dalam kegiatan persiapan intervensi Pengukuran Serentak Balita Program Prioritas Pencegahan dan Penurunan Stunting yang digelar Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Singkawang di Ruang Basement Kantor Wali Kota Singkawang, Selasa, 12 Mei 2026.

Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Antin Suprihatin, mengatakan persoalan stunting masih menjadi perhatian utama pemerintah daerah sehingga penguatan layanan kesehatan masyarakat terus dilakukan melalui posyandu dan berbagai program pendukung lainnya.

Menurut dia, berdasarkan data e-PPGBM, cakupan pengukuran balita di Singkawang pada 2025 baru mencapai 48,35 persen. Sementara pada triwulan pertama 2026, angka tersebut berada di level 39,99 persen atau masih di bawah target nasional sebesar 85 persen.

Selain itu, persentase balita stunting pada 2025 tercatat sebesar 15,68 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 13,65 persen.

“Persiapan yang dilakukan ini diharapkan dapat meningkatkan cakupan pengukuran balita di Kota Singkawang sehingga dapat mencapai target nasional sebesar 85 persen dan menurunkan angka stunting di Kota Singkawang menjadi di bawah 18 persen,” kata Antin.

Ia menegaskan keberhasilan program penurunan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari perangkat daerah, tenaga kesehatan, kader posyandu hingga masyarakat. “Kami mengajak seluruh stakeholder serta masyarakat melalui kader posyandu untuk bersama-sama mewujudkan dan mendukung program ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang, Achmad Hardin, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Program Prioritas Kota Singkawang Bidang Kesehatan Tahun 2026 serta menyesuaikan Surat Edaran Gubernur Kalimantan Barat tentang percepatan penurunan stunting.

Menurut Hardin, pengukuran balita secara rutin menjadi langkah penting untuk mendeteksi dini persoalan gizi pada anak. “Dengan pengukuran yang merata, apabila ditemukan permasalahan gizi pada balita, maka penanganan dapat segera dilakukan sehingga risiko stunting dapat ditekan sedini mungkin,” katanya.

Saat ini terdapat 173 posyandu yang tersebar di lima kecamatan dan 26 kelurahan di Singkawang. Seluruh posyandu tersebut melayani sekitar 14.843 balita yang telah terdata dalam aplikasi e-PPGBM.

Namun hingga Maret 2026, cakupan pengukuran balita masih berada di angka 39,99 persen. Pemerintah daerah menilai kondisi tersebut menjadi tantangan bersama yang membutuhkan dukungan lintas sektor agar target pengukuran balita dan penurunan stunting dapat tercapai tahun ini. (*/)

  • Penulis: Metro Singkawang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Layanan Perumahan Singkawang Dipuji Pusat: Urusan 10 Hari Kini Pangkas Jadi 5 Menit!

    Layanan Perumahan Singkawang Dipuji Pusat: Urusan 10 Hari Kini Pangkas Jadi 5 Menit!

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memberikan penilaian positif terhadap efektivitas pelayanan fasilitasi perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kota Singkawang. Pelayanan di wilayah ini dinilai sangat selaras dengan kebijakan percepatan hunian yang dicanangkan pemerintah pusat. Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PKP, Didyk Choireol, saat melakukan peninjauan di Mal […]

  • Kuliah Gratis dan Jaminan ASN, STMKG Siapkan Karpet Merah Bagi Putra-Putri Kalbar

    Kuliah Gratis dan Jaminan ASN, STMKG Siapkan Karpet Merah Bagi Putra-Putri Kalbar

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat resmi menjalin kerja sama strategis dengan Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG). Langkah ini diambil sebagai respons atas fakta keprihatinan bahwa selama hampir sepuluh tahun terakhir, belum ada putra daerah asal Kalimantan Barat yang berhasil lolos seleksi di sekolah kedinasan tersebut. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kalimantan Barat, […]

  • Gerbang Menuju Borneo: RWMF 2026 Padukan Musik Global dan Identitas Budaya Hutan Hujan

    Gerbang Menuju Borneo: RWMF 2026 Padukan Musik Global dan Identitas Budaya Hutan Hujan

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Anwar
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Sarawak menyambut dunia ke hutan hujan seiring dibukanya edisi ke-29 Rainforest World Music Festival (RWMF) 2026 di Kampung Budaya Sarawak (Sarawak Cultural Village). Acara ini menghimpun lebih dari 200 penampil dari 13 negara untuk merayakan musik, budaya, komunitas, dan keberlanjutan selama tiga hari, mulai tanggal 26 hingga 28 Juni 2026. Menurut Menteri Pariwisata, […]

  • Gedung Terbengkalai di Bengkayang Jadi Sorotan, LIRA Desak Pemkab dan Pemprov Kalbar Cari Solusi Bersama

    Gedung Terbengkalai di Bengkayang Jadi Sorotan, LIRA Desak Pemkab dan Pemprov Kalbar Cari Solusi Bersama

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Keberadaan sejumlah bangunan yang telah lama tidak dimanfaatkan di Kabupaten Bengkayang kembali menuai perhatian publik. Salah satu yang menjadi sorotan adalah bangunan di kawasan BP2 yang kini tampak rusak dan terbengkalai setelah bertahun-tahun tidak difungsikan. Kondisi fisik bangunan yang mengalami kerusakan di berbagai bagian memunculkan pertanyaan dari masyarakat terkait status kepemilikan lahan, pengelolaan […]

  • Wacana 12,7 Juta Hektare Hutan Rusak untuk Sawit B50 Hashim Djojohadikusumo Sorot Perhatian Pakar

    Wacana 12,7 Juta Hektare Hutan Rusak untuk Sawit B50 Hashim Djojohadikusumo Sorot Perhatian Pakar

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, memicu perdebatan publik usai mewacanakan pemanfaatan 12,7 juta hektare “hutan rusak” atau lahan terdegradasi untuk ekspansi perkebunan kelapa sawit. Langkah ini digadang-gadang demi mengejar target swasembada energi melalui program mandatori biofuel B50 hingga B100. Pernyataan tersebut disampaikan adik Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri forum […]

  • Ular Hingga Iguana “Serbu” Gaia Mall, Pengunjung Antusias Berinteraksi dengan Satwa Eksotik

    Ular Hingga Iguana “Serbu” Gaia Mall, Pengunjung Antusias Berinteraksi dengan Satwa Eksotik

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Kehadiran berbagai jenis satwa eksotik mencuri perhatian masyarakat yang sedang berkunjung ke Gaia Mall pada Minggu, 18 Januari 2026 sore. Acara bertajuk Pets Gathering Special Mile5tone yang digelar di pelataran halaman D’Clony ini menghadirkan berbagai koleksi hewan unik dari Komunitas Independent Exotic Pets. Mulai dari ular, iguana, sugar glider, musang, burung hantu, hingga […]

expand_less