Breaking News
Trending Tags
Beranda » Nasional » Wacana 12,7 Juta Hektare Hutan Rusak untuk Sawit B50 Hashim Djojohadikusumo Sorot Perhatian Pakar

Wacana 12,7 Juta Hektare Hutan Rusak untuk Sawit B50 Hashim Djojohadikusumo Sorot Perhatian Pakar

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, memicu perdebatan publik usai mewacanakan pemanfaatan 12,7 juta hektare “hutan rusak” atau lahan terdegradasi untuk ekspansi perkebunan kelapa sawit. Langkah ini digadang-gadang demi mengejar target swasembada energi melalui program mandatori biofuel B50 hingga B100.

Pernyataan tersebut disampaikan adik Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri forum Investor Daily Summit 2026 di Jakarta, 7 Oktober lalu.

“Hutan-hutan rusak itu sebetulnya yang menjadi sumber karhutla. Yang B50, B100 itu kita menuju ke swasembada energi dari biofuel, kita mau pakai dari tanah, dari hutan degradasi, hutan rusak. Bukan hutan primer,” ujar Hashim dikutip dari BBC Indonesia.

Kebijakan B50 sendiri merupakan skema campuran 50 persen biodiesel dari minyak sawit mentah (CPO) dan 50 persen solar fosil yang mulai diimplementasikan sejak 1 Juli lalu, dengan ambisi jangka panjang menuju B100 murni. Hashim mengklaim rencana ini mendapat respons positif dari kalangan luar negeri sebagai bagian dari strategi pertumbuhan ekonomi berimbang.

Kendati demikian, Hashim belum membeberkan rincian peta lokasi, status hukum kawasan, maupun skema teknis pemanfaatan lahan yang luasnya setara Pulau Jawa tersebut. Ketiadaan data rinci ini memicu kekhawatiran dari sejumlah aktivis lingkungan dan akademisi terkait risiko pengkondisian lahan kritis melalui deforestasi dan pembersihan lahan dengan cara dibakar.

Juru Kampanye Senior Pantau Gambut, Putra Saptian, menilai wacana tersebut sangat berisiko apabila tidak disertai keterbukaan data yang transparan.

“Jangan sampai itu dianggap menjadi perintah. Karena tidak ada 12 juta hektare lahan (siap pakai), kemudian timnya mencari dan mengkonversi hutan-hutan yang sebenarnya masih produktif,” tegas Putra.

Data 12,7 juta hektare lahan kritis tersebut sebenarnya bersumber dari catatan Kementerian Kehutanan yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia. Peneliti dari Institute for Ecosoc Rights, Sri Palupi, menilai keberadaan lahan terdegradasi ini tidak terlepas dari fenomena kebakaran hutan dan lahan (karhutla) struktural yang terjadi berulang dari tahun ke tahun.

Sementara itu, Dosen Fakultas Kehutanan UGM, Hero Marhaento, mempertanyakan efektivitas rekayasa alih fungsi tersebut. Berdasarkan penelitiannya, total luas lahan sawit Indonesia yang saat ini diperkirakan mencapai 20 juta hektare sebenarnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi domestik, ekspor, hingga suplai B50–B100.

“Kebutuhan itu sebenarnya cukup tanpa perlu membuka lahan baru, asal produktivitas kebun yang ada ditingkatkan,” ungkap Hero.

Hero yang juga bagian dari tim penyusun Rencana Kehutanan Tingkat Nasional (RKTN) menuturkan bahwa sekitar 6 juta hektare dari total lahan kritis tersebut berada di dalam kawasan hutan yang secara aturan dan etika wajib direhabilitasi, bukan dialihfungsikan menjadi komoditas sawit.

“Secara aturan (by regulation) dan etika (by ethic) itu sudah tidak boleh ditanam sawit, kecuali kebijakannya diubah. Itu yang mengkhawatirkan,” pungkasnya.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sambut Program Reklamasi Li-Bapan, Targetkan Penguatan Ekonomi Lewat Budidaya Aren

    Gubernur Sambut Program Reklamasi Li-Bapan, Targetkan Penguatan Ekonomi Lewat Budidaya Aren

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menerima audiensi dari jajaran pengurus Lembaga Investasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (Li-Bapan) yang dipimpin oleh Stefanus Febyan Babaro di Ruang Kerja Gubernur, Senin (19/1/2026). Pertemuan strategis ini menjadi ajang pemaparan inisiatif bertajuk “Sabuk Hijau Khatulistiwa”, sebuah konsep reklamasi lahan yang diintegrasikan dengan penguatan ekonomi kerakyatan melalui pemanfaatan […]

  • Sah! Pemilik Odong-Odong Singkawang Tanda Tangani Kesepakatan, Siap Disita Jika Tak Ganti Roda Empat

    Sah! Pemilik Odong-Odong Singkawang Tanda Tangani Kesepakatan, Siap Disita Jika Tak Ganti Roda Empat

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Dinas Perhubungan Kota Singkawang bersama para pemilik angkutan wisata odong-odong resmi menandatangani surat pernyataan kesepakatan penertiban angkutan wisata roda tiga. Prosesi penandatanganan kesepakatan penting tersebut berlangsung di Aula Dinas Perhubungan Kota Singkawang pada Rabu, 8 April 2026. Melalui dokumen kesepakatan tersebut, seluruh pemilik odong-odong menyatakan kesiapan penuh untuk beralih ke angkutan wisata roda […]

  • Gunakan Metode Arkansas, Petani Desa Gelik Sambas Hasilkan 1,3 Ton Gabah Per Borong

    Gunakan Metode Arkansas, Petani Desa Gelik Sambas Hasilkan 1,3 Ton Gabah Per Borong

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Kegiatan panen padi varietas Thailand Jumbo di Desa Gelik, Kecamatan Selakau Timur, Kamis (25/6/2026), turut diikuti oleh Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi. Panen tersebut dilakukan di lahan milik Brigade Pangan GESER (Gelik–Seranggam) dengan menggunakan mesin panen modern. Varietas Thailand Jumbo yang dipanen ini dikenal memiliki masa tanam yang relatif singkat, yakni sekitar […]

  • Rayakan HUT di Gedung Diklat, Bank Kalbar Padukan Aksi Kemanusiaan dengan Transformasi Digital

    Rayakan HUT di Gedung Diklat, Bank Kalbar Padukan Aksi Kemanusiaan dengan Transformasi Digital

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Bank Kalbar berlangsung khidmat dengan aksi kemanusiaan donor darah yang digelar di Gedung Diklat Dana Pensiun Bank Kalbar pada Selasa (5/5/2026). Kegiatan yang menargetkan pengumpulan 400 kantong darah ini menjadi bukti nyata kepedulian bank milik daerah tersebut terhadap ketersediaan stok darah di Kalimantan Barat. Wakil Gubernur Kalimantan […]

  • Pembangunan Sekolah Rakyat di Singkawang Terkendala Dua Makam Tua, Pemerintah Cari Ahli Waris

    Pembangunan Sekolah Rakyat di Singkawang Terkendala Dua Makam Tua, Pemerintah Cari Ahli Waris

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Pembangunan sekolah berhadapan dengan dua jejak masa lalu. Rencana pembangunan Program Sekolah Rakyat di Desa Sakong, Kelurahan Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan, dihadapkan pada temuan dua makam tua yang berada di dalam area pembangunan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kini membuka pencarian ahli waris maupun masyarakat yang mengetahui identitas kedua makam tersebut sebagai langkah awal […]

  • Ekonomi Kalbar Tumbuh 5,30 Persen, Muhammadin Ajak ASN Singkawang Terus Berinovasi di Tengah Tantangan Fiskal

    Ekonomi Kalbar Tumbuh 5,30 Persen, Muhammadin Ajak ASN Singkawang Terus Berinovasi di Tengah Tantangan Fiskal

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota Singkawang menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 dengan penuh khidmat di Halaman Kantor Wali Kota Singkawang pada Rabu, 28 Januari 2026. Upacara yang diikuti oleh ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, yang bertindak sebagai inspektur […]

expand_less