Kuliah Gratis dan Jaminan ASN, STMKG Siapkan Karpet Merah Bagi Putra-Putri Kalbar
- account_circle Adp/Tim
- calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
- print Cetak

Pemprov Kalbar dan STMKG jalin kerja sama strategis untuk berikan kuota afirmasi bagi putra daerah. Solusi atasi minimnya ahli meteorologi di Kalimantan Barat. (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.Com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat resmi menjalin kerja sama strategis dengan Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG). Langkah ini diambil sebagai respons atas fakta keprihatinan bahwa selama hampir sepuluh tahun terakhir, belum ada putra daerah asal Kalimantan Barat yang berhasil lolos seleksi di sekolah kedinasan tersebut.
Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kalimantan Barat, Harisson, saat melakukan pertemuan bersama Rektor STMKG di ruang kerja Sekda Kalbar pada Rabu, 1 April 2026.
Harisson menegaskan bahwa pertemuan ini akan segera ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama formal guna memberikan peluang bagi putra daerah yang ingin menimba ilmu di BMKG.
“Ini sebuah langkah penting bagi keberlangsungan daerah dalam menyiapkan tenaga kerja yang membidangi pekerjaan tersebut,” ujar Harisson pada Rabu (1/4/2026).
Pihak Pemprov telah meminta Rektor STMKG untuk membentuk tim kerja yang akan merumuskan draf nota kesepahaman (MoU) dalam waktu dekat.
Harisson berharap STMKG dapat menjadi proyek percontohan bagi institusi pendidikan lainnya dalam mencetak pemimpin masa depan yang berakar pada pengabdian daerah.
Rektor STMKG, Dr. Deni Septiadi, M.Si, menyambut baik inisiatif ini dan berharap kerja sama tersebut dapat membuka jalan bagi putra-putri daerah menempuh pendidikan kedinasan.
Program ini memiliki skema yang jelas, di mana lulusan STMKG asal Kalbar nantinya akan kembali ke daerah masing-masing sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah naungan BMKG.
“Harapan kami banyak putra daerah dari Kalbar bisa kuliah di STMKG. Setelah lulus, mereka akan menjadi ASN dan kami kembalikan ke daerah,” ujar Deni Septiadi.
Deny menjelaskan bahwa kendala utama selama ini diduga terletak pada ambang batas kelulusan atau passing grade yang ditetapkan cukup tinggi.
Sebagai solusi konkret, mulai tahun 2025, STMKG akan memberikan kuota afirmasi khusus bagi calon mahasiswa yang berasal dari Kalimantan Barat.
Upaya ini juga mendapat dukungan penuh dari Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, yang sebelumnya telah mendorong keterwakilan putra daerah Kalbar di kancah nasional.
Berkat inisiatif awal tahun lalu, sebanyak empat putra daerah Kalbar telah berhasil lolos dan menempuh pendidikan di STMKG.
Kerja sama ini dinilai sangat krusial mengingat tantangan alam di Kalimantan Barat yang kerap menghadapi bencana seperti curah hujan tinggi hingga kemarau ekstrem.
“Masalah-masalah ini harus ditangani oleh orang-orang yang paham dengan keilmuan meteorologi, klimatologi, geofisika, dan instrumentasi,” tambah Deny pada Rabu (1/4/2026).
Selain jaminan menjadi ASN, Deny memaparkan bahwa alumni STMKG memiliki peluang besar untuk melanjutkan studi ke luar negeri, khususnya melalui beasiswa LPDP ke Inggris.
Saat ini, STMKG juga tengah menjalin kerja sama dengan pihak Tiongkok untuk penyediaan beasiswa penuh bagi lulusannya yang ingin mengembangkan karier lebih luas.
- Penulis: Adp/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar