Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Sawit Tumpuan Hidup 284 Ribu Keluarga Kalbar, Ria Norsan Perjuangkan Kebun Rakyat di Kawasan Hutan

Sawit Tumpuan Hidup 284 Ribu Keluarga Kalbar, Ria Norsan Perjuangkan Kebun Rakyat di Kawasan Hutan

  • account_circle Adp/Tim
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan bahwa sektor kelapa sawit merupakan urat nadi perekonomian bagi ratusan ribu warga di Bumi Khatulistiwa. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Dialog Nasional bertema “Transformasi Pengelolaan Kelapa Sawit Berkelanjutan untuk Kemandirian Pangan” di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Berdasarkan data Statistik Perkebunan Kalbar tahun 2024, luas perkebunan sawit di wilayah ini telah mencapai 2,17 juta hektare dengan produksi melebihi 7,4 juta ton per tahun. Skala besar industri ini berbanding lurus dengan jumlah serapan tenaga kerja dan ketergantungan hidup masyarakat lokal.

“Sebanyak 284 ribu lebih kepala keluarga menggantungkan hidup pada sektor ini. Karena itu, pengelolaan sawit harus terus dioptimalkan agar memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujar Ria Norsan di hadapan peserta dialog yang diselenggarakan Kemenko Bidang Pangan RI tersebut.

Norsan juga menyoroti tantangan serius yang kini dihadapi petani terkait dinamika penertiban kawasan hutan oleh Satgas Penataan Lahan dan Penataan Investasi (Satgas PKH). Penertiban ini dinilai berdampak langsung pada kebun-kebun milik masyarakat yang secara administratif masuk dalam kawasan hutan.

Menyikapi hal tersebut, Gubernur Kalbar mengaku telah melakukan langkah koordinasi intensif dengan pemerintah pusat. Ia memperjuangkan agar kebun sawit rakyat, terutama yang dikelola secara mandiri dalam skala kecil, tetap mendapatkan perlindungan dan izin kelola.

“Kami telah berdiskusi dengan pemerintah pusat agar kebun masyarakat sekitar dua hektare tetap bisa dimanfaatkan, meskipun berada dalam kawasan hutan,” jelas Norsan.

Upaya perlindungan ini dinilai sangat krusial mengingat sawit menjadi tumpuan utama masyarakat saat komoditas lain, seperti karet, mengalami penurunan harga yang signifikan. Menurutnya, jika akses kelola petani kecil diputus, maka stabilitas ekonomi ribuan keluarga akan terganggu.

Selain masalah lahan, Norsan juga mendorong percepatan hilirisasi industri sawit di Kalimantan Barat. Ia menyayangkan kondisi saat ini di mana sebagian besar Crude Palm Oil (CPO) masih langsung diekspor ke India dan Tiongkok tanpa proses pengolahan lebih lanjut di daerah.

Dalam forum strategis tersebut, ia juga meminta dukungan pusat terkait akses bibit unggul, pupuk, serta pembiayaan bagi pekebun swadaya. Hal ini diperlukan agar para petani kecil mampu memenuhi standar keberlanjutan seperti Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

“Pendekatan holistik dan kolaboratif sangat diperlukan agar sawit tidak hanya berdaya saing global, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.

  • Penulis: Adp/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bareskrim Bongkar Penyelundupan 23 Ton Bawang dan Cabai Ilegal di Pontianak

    Bareskrim Bongkar Penyelundupan 23 Ton Bawang dan Cabai Ilegal di Pontianak

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri melalui Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Penyelundupan berhasil membongkar praktik penyelundupan komoditas pangan skala besar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Dalam operasi yang digelar pada Senin, 13 April 2026 tersebut, tim gabungan menyita total 23.146 kilogram atau sekitar 23,146 ton bawang dan cabai kering. Barang-barang ilegal […]

  • Polri Bangun Gudang Ketahanan Pangan 1.000 Ton di Bengkayang

    Polri Bangun Gudang Ketahanan Pangan 1.000 Ton di Bengkayang

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia membangun Gudang Ketahanan Pangan Polri berkapasitas 1.000 ton di Dusun Setia Usaha, Desa Sinar Tebudak, Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Sabtu (16/5/2026). Gudang pangan di Kabupaten Bengkayang diharapkan mendukung penyimpanan hasil panen petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Peletakan batu pertama pembangunan gudang dilakukan Karolog Polda Kalbar […]

  • SINAR 2026 Melahirkan Inovasi Pelayanan Publik, Wakil Wali Kota Singkawang: Penghargaan Bukan Tujuan Akhir

    SINAR 2026 Melahirkan Inovasi Pelayanan Publik, Wakil Wali Kota Singkawang: Penghargaan Bukan Tujuan Akhir

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Pemerintah Kota Singkawang kembali menegaskan komitmennya membangun budaya inovasi di lingkungan pemerintahan melalui Grand Final Singkawang Innovation Award (SINAR) 2026. Ajang tersebut bukan hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga diharapkan melahirkan berbagai terobosan yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat daya saing daerah. Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, menutup rangkaian Grand Final […]

  • Jelang Imlek dan Ramadan, Pemkot Singkawang Pastikan Harga LPG 3 Kg Tetap Rp18.500 di Pangkalan

    Jelang Imlek dan Ramadan, Pemkot Singkawang Pastikan Harga LPG 3 Kg Tetap Rp18.500 di Pangkalan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota Singkawang bergerak cepat merespons isu kelangkaan LPG 3 kilogram dengan turun langsung ke lapangan guna memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi bagi masyarakat. Langkah ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, bersama Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disdaginkop & UKM) pada Senin, 19 Januari 2026. Peninjauan dimulai dari […]

  • Lansia di Seluas Nekat Minum Racun Rumput, Diduga Depresi Karena Faktor Usia dan Penyakit Asma

    Lansia di Seluas Nekat Minum Racun Rumput, Diduga Depresi Karena Faktor Usia dan Penyakit Asma

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Peristiwa memprihatinkan terjadi di Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat pada Jumat, 17 April 2026. Seorang perempuan lanjut usia berinisial B (68) diduga nekat mencoba mengakhiri hidup dengan meminum racun rumput. Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh anak kandung korban, berinisial I, sekitar pukul 13.00 WIB. Sebelum insiden terjadi, korban sempat beraktivitas normal […]

  • Atap Karat dan Bangunan Lapuk, Aset Bersejarah di Bengkayang Terancam Ambruk

    Atap Karat dan Bangunan Lapuk, Aset Bersejarah di Bengkayang Terancam Ambruk

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Rinto Andreas
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Sebuah bangunan tua bersejarah di pusat Kota Bengkayang kini berdiri dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Gedung Pancasila Bengkayang, yang telah berdiri tegak sejak tahun 1950, seolah menjadi “saksi bisu” atas pembiaran aset bersejarah daerah selama bertahun-tahun. Pantauan di lapangan pada Rabu (15/4/2026) menunjukkan kondisi gedung yang berlokasi di Kelurahan Bumi Emas tersebut sudah […]

expand_less