Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Diikuti 400 Peserta, Dialog Interaktif APIMSA Kalbar Jamin Proteksi Pemerintah Terhadap Pelaku UMKM

Diikuti 400 Peserta, Dialog Interaktif APIMSA Kalbar Jamin Proteksi Pemerintah Terhadap Pelaku UMKM

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Pengurus Wilayah Asosiasi Pengusaha Kecil Menengah Mikro Nusantara (APIMSA) Kalimantan Barat menggelar Dialog Interaktif bertema “Kupas Tuntas Narasi Liar Regulasi PP Nomor 20 Tahun 2026 dan Jaminan Pengembangan UMKM di Kalimantan Barat” di Pontianak, Senin (15/6/2026).

Kegiatan yang disiarkan secara live oleh PONTV (Pontianak Televisi) ini diikuti sekitar 400 peserta. Ratusan peserta tersebut terdiri dari Deputi Kementerian UMKM RI, Forkopimda Kalbar, asosiasi perpajakan, pelaku UMKM, mahasiswa, asosiasi UMKM, influencer konten kreator, hingga komunitas usaha retail. Forum ini digelar sebagai respons atas maraknya informasi yang dinilai menyesatkan terkait implementasi PP Nomor 20 Tahun 2026, khususnya mengenai ketentuan perpajakan bagi UMKM.

Ketua PW APIMSA Kalbar, Ita Nurcholifah, mengatakan forum ini bertujuan meluruskan berbagai persepsi keliru yang berkembang di masyarakat dan media sosial dengan menghadirkan narasumber yang kompeten.

“Banyak informasi yang beredar dan ditafsirkan berbeda oleh masyarakat. Melalui dialog ini kami ingin memberikan pemahaman yang benar agar pelaku UMKM tidak terjebak pada informasi yang keliru,” ujarnya.

Ita menegaskan pemerintah tetap berpihak kepada UMKM dan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 0,5 persen bagi pelaku usaha kecil masih tetap berlaku. Menurutnya, edukasi yang masif dari pemerintah sangat diperlukan agar tidak terjadi kesalahpahaman di kalangan pelaku usaha.

Melalui virtual zoom, Asisten Deputi Pemberdayaan dan Investasi Usaha Kecil Kementerian UMKM RI, Ali Mansyur, menyampaikan bahwa pemerintah berusaha mempertahankan tarif PPh final 0,5 persen untuk pelaku UMKM tertentu dengan omzet tidak melebihi Rp4,8 miliar, sehingga pengusaha skala besar tidak menikmati fasilitas PPh 0,5 persen tersebut. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian UMKM tetap berupaya melindungi pelaku usaha mikro kecil menengah dengan berbagai program terobosan, inovasi, bantuan, dan pelatihan agar dapat berkembang.

Sebelum memasuki sesi diskusi, kegiatan sempat diseliper dengan penayangan sejumlah konten yang viral di media sosial mengenai PP Nomor 20 Tahun 2026 yang menyebut tarif pajak UMKM naik dari 0,5 persen menjadi 22 persen.

Sebagai salah satu narasumber pemateri, Plh Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalbar, Bombong Widarto, langsung menepis isu tersebut secara tegas. Menurutnya, tarif PPh Final UMKM sebesar 0,5 persen tetap berlaku bagi wajib pajak orang pribadi, perseroan perorangan, dan koperasi dengan omzet hingga Rp4,8 miliar per tahun.

“Informasi bahwa pajak UMKM naik menjadi 22 persen adalah hoaks. Tarif 22 persen merupakan tarif PPh Badan untuk perusahaan besar dan tidak ditujukan bagi UMKM,” tegas Bombong.

Ia menjelaskan, PP Nomor 20 Tahun 2026 diterbitkan justru untuk memastikan fasilitas perpajakan UMKM tepat sasaran sekaligus mencegah praktik penyalahgunaan fasilitas pajak oleh perusahaan besar melalui pemecahan usaha (firm splitting).

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat yang diwakili Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalbar, Ayub Barombo, menyampaikan apresiasi kepada APIMSA atas terselenggaranya forum tersebut. Dalam sambutan Gubernur Kalbar yang dibacakannya, disebutkan bahwa Kalimantan Barat saat ini memiliki 338.258 unit UMKM, dengan 99,38 persen di antaranya merupakan usaha mikro yang bergerak di sektor perdagangan, kuliner, industri pengolahan, dan jasa.

“UMKM terus kita kembangkan agar ekonomi rakyat semakin bergulir. Forum seperti ini penting untuk memberikan ruang dialog yang sehat dan objektif terkait berbagai kebijakan pemerintah,” kata Ayub.

Pemprov Kalbar juga menegaskan komitmennya dalam mendukung UMKM melalui fasilitasi legalitas usaha, sertifikasi halal, PIRT, HAKI, pendampingan usaha, hingga digitalisasi pemasaran. Melalui dialog ini, APIMSA, Pemprov Kalbar, dan DJP berharap pelaku UMKM memperoleh pemahaman yang utuh terhadap regulasi baru sehingga dapat menjalankan usaha dengan lebih tenang dan fokus mengembangkan bisnisnya.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hanya 1 KM dari Pusat Pemerintahan, Ikon Wisata Riam Sebopet Rusak Akibat Tambang Emas Ilegal

    Hanya 1 KM dari Pusat Pemerintahan, Ikon Wisata Riam Sebopet Rusak Akibat Tambang Emas Ilegal

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Rinto Andreas
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Ikon wisata alam kebanggaan masyarakat Bengkayang, Riam Sebopet, kini berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Air sungai yang selama ini dikenal jernih dan asri, kini berubah drastis menjadi keruh pekat menyerupai warna susu. Kondisi ini diduga kuat dipicu oleh aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang beroperasi di bagian hulu sungai. Akibatnya, lumpur […]

  • Setapuk Kecil Singkawang Raih Juara I Lomba PHBS dan GKSTTB Tingkat Kalbar

    Setapuk Kecil Singkawang Raih Juara I Lomba PHBS dan GKSTTB Tingkat Kalbar

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Kelurahan Setapuk Kecil, Kecamatan Singkawang Utara, Kota Singkawang, berhasil meraih Juara I pada Lomba Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB), Administrasi Pokja IV, Keluarga Berkualitas dan Posyandu, serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2025. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kota Singkawang sekaligus menunjukkan kuatnya […]

  • Kejari Bengkayang Tahan Pejabat PUPR, Tersangka Korupsi Proyek Jalan Lambau Rugikan Negara Rp1 Miliar

    Kejari Bengkayang Tahan Pejabat PUPR, Tersangka Korupsi Proyek Jalan Lambau Rugikan Negara Rp1 Miliar

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Rinto Andreas
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkayang, Kalimantan Barat, secara resmi menetapkan dan menahan seorang tersangka berinisial HP dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek infrastruktur. Tersangka HP terjerat kasus dugaan penyimpangan pada proyek peningkatan Jalan Lambau Tahun Anggaran 2017. Penetapan status tersangka ini dilakukan oleh tim penyidik tindak pidana khusus pada Senin (13/4/2026). HP diketahui […]

  • 20 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Jalan Utama Menuju Perkebunan Sawit di Seluas Bahayakan Warga

    20 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Jalan Utama Menuju Perkebunan Sawit di Seluas Bahayakan Warga

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Rinto Andreas
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Ruas jalan penghubung yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat Desa Kalon, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang, menuju kawasan perkebunan kelapa sawit milik PT Agrinas Palma Nusantara kini dalam kondisi yang memprihatinkan. Kerusakan parah di jalur tersebut memicu keluhan dari para pekerja dan warga sekitar yang melintas setiap hari, Sabtu (9/5/2026). Jalan yang menjadi akses […]

  • MBG Prabowo: Jangkau 60 Juta Orang, Serap 1 Juta Tenaga Kerja

    MBG Prabowo: Jangkau 60 Juta Orang, Serap 1 Juta Tenaga Kerja

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan dampak besar, tidak hanya bagi pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga penciptaan lapangan kerja. Hingga saat ini, program tersebut telah menyerap sekitar satu juta tenaga kerja. Hal itu disampaikan Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention […]

  • Gebrak Bengkayang Asri di Jagoi Babang: Tanam Pohon dan Senam Sehat di Sekolah Perbatasan

    Gebrak Bengkayang Asri di Jagoi Babang: Tanam Pohon dan Senam Sehat di Sekolah Perbatasan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Rinto Andreas
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Semangat menjaga kelestarian lingkungan merambah hingga ke wilayah perbatasan. Melalui tema “Gebrak Bengkayang Asri”, SD Negeri 03 Jagoi Kindau di Kecamatan Jagoi Babang menjadi pusat aksi penghijauan dan pola hidup sehat yang melibatkan ratusan siswa serta unsur pemerintah daerah, Jumat (8/5/2026). Kegiatan ini diinisiasi oleh K3S Pioner Perbatasan Kecamatan Jagoi Babang di bawah […]

expand_less