Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » WFA Bukan Berarti Libur, Sekda Harisson Minta ASN Tetap Produktif Layani Masyarakat dari Rumah

WFA Bukan Berarti Libur, Sekda Harisson Minta ASN Tetap Produktif Layani Masyarakat dari Rumah

  • account_circle Adp/Tim
  • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memastikan seluruh lini pelayanan publik tetap berjalan optimal selama penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) menjelang Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, menyampaikan kepastian tersebut saat menjadi narasumber dalam podcast BPSDM Provinsi Kalbar pada Selasa, 15 Maret 2026.

Kebijakan ini mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 2 Tahun 2026 mengenai penyesuaian tugas kedinasan ASN pada masa libur nasional.

Aturan tersebut memberikan panduan bagi instansi pemerintah untuk mengatur tugas kedinasan secara fleksibel dengan tetap mengedepankan karakteristik tugas masing-masing unit kerja.

“Dalam pelaksanaan WFA, tugas yang dilakukan di luar kantor harus tetap produktif. Kualitas pelayanan kepada masyarakat tidak boleh kalah dibandingkan dengan bekerja di kantor,” tegas Harisson pada Selasa (15/3/2026).

Harisson menjelaskan bahwa Gubernur Kalimantan Barat telah menindaklanjuti kebijakan pusat tersebut melalui Surat Edaran Gubernur terkait pelaksanaan WFA dalam rangka hari besar keagamaan.

Dalam aturan teknisnya, komposisi kerja ditetapkan sebesar 75 persen ASN melaksanakan WFA, sementara 25 persen sisanya tetap wajib bekerja secara luring dari kantor.

Skema ini mulai berlaku pada tanggal 16–17 Maret 2026, kemudian dilanjutkan kembali pada 25–27 Maret 2026 setelah periode libur hari raya dan cuti bersama usai.

“Perlu dipahami bahwa WFA bukan berarti libur. ASN tetap menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” jelas Harisson di Ruang Podcast BPSDM Provinsi Kalbar.

Namun, Harisson menggarisbawahi bahwa tidak semua sektor bisa menerapkan kerja dari rumah. Terdapat beberapa bidang krusial yang tetap diwajibkan hadir secara fisik di tempat tugas.

Sektor yang dikecualikan dari skema WFA antara lain pelayanan kesehatan, transportasi, serta bidang yang berkaitan langsung dengan ketenteraman dan ketertiban masyarakat.

Pengaturan teknis di lapangan diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing kepala perangkat daerah, mulai dari kepala dinas, kepala badan, hingga kepala biro.

“Kepala dinas maupun kepala biro mengatur pelaksanaan WFA ini. Meskipun WFA berlangsung beberapa hari, tetap harus ada pegawai yang bertugas di kantor,” ujarnya pada Selasa (15/3/2026).

Harisson juga mengingatkan seluruh ASN untuk tetap menjaga keseimbangan antara menjalankan ibadah, silaturahmi keluarga, dan tanggung jawab sebagai abdi negara.

Ia menegaskan bahwa kepentingan tugas negara harus tetap diprioritaskan apabila muncul situasi mendesak yang membutuhkan kehadiran atau tindakan cepat dari para ASN.

“Silaturahmi tetap penting, namun apabila ada panggilan tugas yang bersifat mendesak, maka harus didahulukan. Itu yang menjadi pesan kami,” pungkas Harisson.

  • Penulis: Adp/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkawinan Campur Marak, Imigrasi Singkawang Luncurkan Aplikasi LDK Cegah TPPO

    Perkawinan Campur Marak, Imigrasi Singkawang Luncurkan Aplikasi LDK Cegah TPPO

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Kota Singkawang dikenal memiliki mobilitas global yang tinggi, ditandai dengan banyaknya warga yang melakukan perkawinan lintas negara dengan warga negara asing (WNA). Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mengungkapkan bahwa cukup banyak warga Singkawang yang menikah dengan warga negara asal Taiwan, Hong Kong, Malaysia, hingga Korea. Fenomena ini diungkapkan Tjhai Chui Mie saat […]

  • BPK Kalbar Audit Dana Parpol 10 Partai, Sri Haryati Puji Komitmen Integritas Pengurus Partai

    BPK Kalbar Audit Dana Parpol 10 Partai, Sri Haryati Puji Komitmen Integritas Pengurus Partai

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada BPK RI Perwakilan Kalimantan Barat. Penyerahan laporan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan Laporan Hasil Pemeriksaan Bantuan Keuangan Partai Politik di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat pada Kamis, 2 April 2026. Dalam sambutan Gubernur yang […]

  • Polres Bengkayang Raih Penghargaan Polda Kalbar atas Program Ketahanan Pangan

    Polres Bengkayang Raih Penghargaan Polda Kalbar atas Program Ketahanan Pangan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Polres Bengkayang kembali meraih penghargaan di lingkungan Polda Kalimantan Barat atas keberhasilannya menjalankan program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan produktif. Penghargaan tersebut diserahkan langsung Kapolda Kalbar Irjen Pol. Pipit Rismanto kepada Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab dalam Upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 di Lapangan Jananuraga Mapolda Kalbar, Rabu (20/5/2026). Dalam […]

  • Karhutla di Kalbar Parah, Kemenhut Sanksi 9 Perusahaan Konsesi Nakal dan Bidik Beneficial Owner

    Karhutla di Kalbar Parah, Kemenhut Sanksi 9 Perusahaan Konsesi Nakal dan Bidik Beneficial Owner

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia terus memperketat pengawasan dan penegakan hukum terhadap kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah konsesi perusahaan di Indonesia. Dalam penindakan terbaru, Kalimantan Barat menjadi provinsi terbanyak yang menyumbang deretan perusahaan penerima sanksi. Hingga pertengahan Oktober 2026, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan mencatat total 32 perusahaan di […]

  • Tinjau Rumah Layak Huni di Sanggau Kulor, Ketua TP PKK Kalbar Tekankan Keakuratan Data DTSEN

    Tinjau Rumah Layak Huni di Sanggau Kulor, Ketua TP PKK Kalbar Tekankan Keakuratan Data DTSEN

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Ria Norsan, menekankan pentingnya kejelasan status bangunan dalam proses pemutakhiran data sosial ekonomi penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Langkah ini krusial agar perbaikan fisik rumah tidak disalahartikan petugas pendata yang berpotensi memutus akses penerima dari program bantuan sosial (bansos) lainnya. Pesan tersebut ditegaskan […]

  • PP Al-Mubarok Roudhotut Tholibin Resmi Jadi Pesantren ke-10 di Singkawang Usai Terima SK Ijop

    PP Al-Mubarok Roudhotut Tholibin Resmi Jadi Pesantren ke-10 di Singkawang Usai Terima SK Ijop

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Kota Singkawang kini memiliki tambahan lembaga pendidikan keagamaan resmi. Pondok Pesantren (PP) Al-Mubarok Roudhotut Tholibin secara sah menjadi pesantren ke-10 di Kota Singkawang setelah menerima Surat Keputusan (SK) Izin Operasional (Ijop) dari Kementerian Agama RI. Penyerahan SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam beserta Piagam Statistik Pesantren tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama […]

expand_less