Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Markas Penyelundupan Tenaga Kerja Ilegal di Kubu Raya Digerebek, Polisi Buru Bos Besar Jaringan Malaysia

Markas Penyelundupan Tenaga Kerja Ilegal di Kubu Raya Digerebek, Polisi Buru Bos Besar Jaringan Malaysia

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com – Tim Macan Raya Satreskrim Polres Kubu Raya berhasil menggagalkan upaya pengiriman 19 Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural yang hendak diselundupkan ke Malaysia. Sebuah rumah yang berlokasi di Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, yang dijadikan gudang penampungan atau “save house” ilegal digerebek petugas pada Sabtu malam, 10 Januari 2026.

Operasi senyap ini mengungkap rapinya jaringan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang memanfaatkan jalur darat di perbatasan Entikong untuk mengirim tenaga kerja tanpa dokumen resmi.

Perburuan bermula saat pihak kepolisian mencium pergerakan mencurigakan di Bandara Internasional Supadio, Pontianak. Lima pria yang diduga kuat sebagai calon PMI terpantau mendarat dan segera dijemput taksi menuju arah Desa Kapur. Tak ingin kehilangan momentum, tim Macan Raya melakukan pembuntutan secara ketat hingga ke sebuah kawasan pemukiman padat.

Saat pintu rumah tersebut didobrak, polisi menemukan belasan orang dari berbagai penjuru Nusantara, mulai dari Pulau Jawa, Sumatera, hingga NTB. Mereka diketahui sedang menunggu instruksi keberangkatan menuju Sarawak, Malaysia.

“Kami tidak hanya mengamankan para korban, tapi juga memutus rantai operasional mereka di lapangan dengan menangkap sopir travel dan penjaga rumah penampungan,” ujar Kasubsi Penmas, Aiptu Ade, Jumat (16/1/2026) malam.

Hingga saat ini, polisi telah menetapkan dua tersangka, yakni sopir travel berinisial KN (41) dan penjaga rumah berinisial IS (31). Namun, aktor intelektual di balik bisnis gelap ini, yaitu sang pemilik rumah yang diketahui memiliki jaringan usaha di Malaysia, berhasil meloloskan diri dan kini resmi masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Para korban kini telah dievakuasi ke Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Barat untuk mendapatkan perlindungan dan proses pemulangan ke daerah asal,” jelas Ade.

Di lokasi penggerebekan, petugas menemukan total 20 orang, termasuk 13 orang yang baru tiba dari luar Kalimantan dan satu orang yang baru kembali dari Malaysia. Berdasarkan pemeriksaan, mereka rencananya akan diberangkatkan ke Malaysia melalui jalur darat secara ilegal.

Atas perbuatannya, para tersangka terancam jeratan hukum berat terkait perlindungan tenaga kerja dan perdagangan orang. Polisi menegaskan akan terus mengejar jaringan besar yang berada di balik sindikat ini.

“Saat ini, sopir travel dan penjaga rumah telah kami tetapkan sebagai tersangka atas dugaan pelanggaran Tindak Pidana ‘Kejahatan Tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia’ sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 Undang-Undang RI Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan atau Pasal 455 KUHP dan atau Pasal 457 KUHP Jo Pasal 20 KUHP Sub Undang-Undang No.1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana,” tegas Ade.

Ade menambahkan bahwa status pemilik rumah yang mengendalikan operasional ini telah ditetapkan sebagai DPO. Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif dan pendalaman untuk mengejar oknum-oknum lain yang terlibat dalam sindikat pengiriman tenaga kerja ilegal lintas negara tersebut.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Humas Polres

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Harumkan Nama Kalbar di Tingkat Nasional, Bank Kalbar Bawa Pulang Penghargaan Kategori Aset Rp25–50 Triliun

    Harumkan Nama Kalbar di Tingkat Nasional, Bank Kalbar Bawa Pulang Penghargaan Kategori Aset Rp25–50 Triliun

    • calendar_month Minggu, 25 Okt 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Dari jantung Bumi Khatulistiwa, PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) kembali mengukuhkan eksistensinya di panggung keuangan nasional. Bank Kalbar sukses memboyong penghargaan The Finance Award 2026 berpredikat “Sangat Bagus” dengan skor nilai 91,85 untuk kategori bank aset Rp25 triliun sampai dengan kurang dari Rp50 triliun. Penganugerahan bergengsi tersebut diserahkan dalam rangkaian […]

  • Limbah Darah Misterius Teror Sungai Singkawang, Dinas Lingkungan Hidup Resmi Lapor Polisi

    Limbah Darah Misterius Teror Sungai Singkawang, Dinas Lingkungan Hidup Resmi Lapor Polisi

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota Singkawang melalui UPT Pengelolaan Sampah mengambil langkah tegas dengan melaporkan peristiwa penemuan limbah darah misterius di Sungai Singkawang kepada pihak kepolisian. Laporan resmi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala UPT Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang, Dedi Wahyudi, ke Satuan Reserse Polres Singkawang pada Senin, 19 Januari 2026. Dedi berharap aparat […]

  • Sebut Berita Tempo Meresahkan, Nasdem Kalbar Tegaskan Wacana Surya Paloh Adalah Political Bloc Bukan Merger

    Sebut Berita Tempo Meresahkan, Nasdem Kalbar Tegaskan Wacana Surya Paloh Adalah Political Bloc Bukan Merger

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Kalimantan Barat menggelar aksi damai di halaman Sekretariat DPW, Jalan KS Tubun, Pontianak, pada Rabu (15/4/2026) siang. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes keras terhadap pemberitaan media Tempo terkait wacana penggabungan atau merger antara Partai Gerindra dengan Partai Nasdem. Pemberitaan tersebut dinilai salah dan telah memicu keresahan […]

  • Lansia di Seluas Nekat Minum Racun Rumput, Diduga Depresi Karena Faktor Usia dan Penyakit Asma

    Lansia di Seluas Nekat Minum Racun Rumput, Diduga Depresi Karena Faktor Usia dan Penyakit Asma

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Peristiwa memprihatinkan terjadi di Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat pada Jumat, 17 April 2026. Seorang perempuan lanjut usia berinisial B (68) diduga nekat mencoba mengakhiri hidup dengan meminum racun rumput. Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh anak kandung korban, berinisial I, sekitar pukul 13.00 WIB. Sebelum insiden terjadi, korban sempat beraktivitas normal […]

  • Dinkes Perketat Syarat SLHS, Sembilan SPPG MBG di Singkawang Ditutup

    Dinkes Perketat Syarat SLHS, Sembilan SPPG MBG di Singkawang Ditutup

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Sembilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, resmi ditutup. Langkah tegas ini diambil karena unit-unit tersebut diduga belum memenuhi standar pengelolaan lingkungan dan persyaratan perizinan yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional. Penutupan ini mencakup pemeriksaan terhadap Sertifikasi Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta kelayakan […]

  • Jadi Wadah Bakat Seni dan Kerukunan, Pesparani Katolik Kalbar Resmi Bergulir

    Jadi Wadah Bakat Seni dan Kerukunan, Pesparani Katolik Kalbar Resmi Bergulir

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pesta Paduan Suara Gerejani (PESPARANI) Katolik Kalimantan Barat resmi dibuka dan menjadi momentum krusial untuk memperkuat keimanan, merapatkan persaudaraan, serta merawat kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Barat. Pesan strategis tersebut disampaikan dalam sambutan Gubernur Kalimantan Barat yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Heronimus Hero, saat membuka […]

expand_less