Breaking News
Trending Tags
Beranda » Pasar Hongkong » Dinkes Perketat Syarat SLHS, Sembilan SPPG MBG di Singkawang Ditutup

Dinkes Perketat Syarat SLHS, Sembilan SPPG MBG di Singkawang Ditutup

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Sembilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, resmi ditutup. Langkah tegas ini diambil karena unit-unit tersebut diduga belum memenuhi standar pengelolaan lingkungan dan persyaratan perizinan yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.

Penutupan ini mencakup pemeriksaan terhadap Sertifikasi Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta kelayakan sarana pendukung lainnya. Koordinator Wilayah SPPG MBG Kota Singkawang, Devi Riskia, menjelaskan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari pengawasan ketat demi menjamin keamanan pangan bagi para penerima manfaat program.

“Sembilan SPPG tersebut diduga belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai standar serta belum mengantongi dokumen SLHS sebagai salah satu syarat operasional,” ujar Devi Riskia dilansir Antara, Jumat (17/4/2026).

Menurut Devi, status penutupan saat ini masih dalam tahap evaluasi. Pihaknya belum bisa memastikan apakah penutupan ini bersifat sementara atau permanen, karena hal tersebut sangat bergantung pada kecepatan dan keseriusan masing-masing pengelola dapur dalam memenuhi persyaratan yang ada.

SLHS sendiri merupakan bukti resmi dari Dinas Kesehatan bahwa sebuah unit penyedia makanan telah melalui uji kelayakan. Sertifikat ini sangat krusial untuk menjamin bahwa makanan yang disajikan kepada masyarakat, terutama anak-anak, benar-benar aman, bergizi, dan higienis.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kota Singkawang, Hendry Aprianto, merincikan bahwa proses penerbitan izin tersebut melibatkan mekanisme yang cukup panjang. Dimulai dari pendaftaran di DPMPTSP hingga verifikasi lapangan oleh tim ahli kesehatan.

Terdapat tiga tahapan utama yang wajib dilalui oleh setiap dapur program MBG. Pertama, minimal separuh dari jumlah tenaga kerja atau juru masak harus memiliki sertifikat pelatihan penjamah makanan. Kedua, tim Dinas Kesehatan bersama puskesmas setempat akan melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) secara langsung di dapur.

Tahapan terakhir yang tidak kalah penting adalah uji laboratorium. Petugas akan mengambil sampel makanan untuk diuji guna memastikan tidak ada kontaminasi berbahaya sebelum layak dikonsumsi oleh khalayak luas.

“Jika seluruh tahapan telah dipenuhi, Dinas Kesehatan akan mengeluarkan rekomendasi, kemudian dokumen dikembalikan ke DPMPTSP untuk penerbitan sertifikat final,” jelas Hendry Aprianto.

Pemerintah Kota Singkawang menegaskan bahwa pengawasan terhadap dapur-dapur penyedia program Makan Bergizi Gratis akan terus diperketat. Hal ini dilakukan agar program strategis nasional tersebut berjalan sesuai standar kesehatan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan gizi masyarakat tanpa risiko gangguan kesehatan.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Abu Alif
  • Sumber: Ant

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Dilantik di Vihara Budi Mulya, Pandita Dharmadutta Kalbar Diharapkan Jadi Teladan Toleransi

    Dilantik di Vihara Budi Mulya, Pandita Dharmadutta Kalbar Diharapkan Jadi Teladan Toleransi

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota Singkawang menegaskan pentingnya peran tokoh agama sebagai pilar penjaga harmoni sosial. Hal ini disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kota Singkawang, Dede Sudrajat, saat menghadiri Pelantikan Pandita Dharmadutta Provinsi Kalimantan Barat di Vihara Budi Mulya, Singkawang, pada Sabtu (25/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran Majelis Agama Buddha Tridharma […]

  • Jaga 65 Persen Tutupan Hutan Sarawak, RAYS 2026 Luncurkan Program Fellowship Pemimpin Muda 12 Bulan

    Jaga 65 Persen Tutupan Hutan Sarawak, RAYS 2026 Luncurkan Program Fellowship Pemimpin Muda 12 Bulan

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Anwar
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Edisi ketiga Rainforest Youth Summit (RAYS) 2026 resmi dibuka hari ini di Kuching, Sarawak, Malaysia Rabu (24/6/2026). KTT regional yang berlangsung hingga 26 Juni ini berfokus pada penguatan partisipasi pemuda dalam tata kelola iklim, pembelajaran terapan, dan aksi keberlanjutan jangka panjang. Upacara pembukaan diresmikan oleh Abdul Karim Rahman Hamzah, Menteri Pariwisata, Industri Kreatif, […]

  • Tak Ada Kelas Daring! Disdikbud Singkawang Tiadakan WFH Bagi Guru, Sekolah Beraktivitas Normal

    Tak Ada Kelas Daring! Disdikbud Singkawang Tiadakan WFH Bagi Guru, Sekolah Beraktivitas Normal

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memastikan kegiatan pembelajaran di seluruh satuan pendidikan akan kembali normal. Siswa mulai belajar secara tatap muka sejak Senin, 30 Maret 2026 kemarin, tepat setelah masa libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dan cuti bersama berakhir. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Asmadi, menegaskan bahwa […]

  • Redam Kegaduhan Publik, Pemkab Bengkayang Pertimbangkan Opsi Lembaga Adat dan Langkah Hukum

    Redam Kegaduhan Publik, Pemkab Bengkayang Pertimbangkan Opsi Lembaga Adat dan Langkah Hukum

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Wakil Bupati Bengkayang, Syamsul Rizal, akhirnya angkat bicara menanggapi kegaduhan publik yang dipicu oleh pernyataan bernada menyinggung kehormatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkayang. Secara pribadi, Syamsul menyatakan telah memaafkan pihak yang melontarkan pernyataan tersebut. Kendati demikian, ia mengingatkan publik untuk memisahkan ranah personal dengan kedudukan Pemkab Bengkayang sebagai sebuah institusi negara. Pernyataan tegas tersebut […]

  • Atasi Backlog Perumahan, Pemkot Singkawang Evaluasi Regulasi Luas Lahan Rumah Subsidi Jadi 60 Meter Persegi

    Atasi Backlog Perumahan, Pemkot Singkawang Evaluasi Regulasi Luas Lahan Rumah Subsidi Jadi 60 Meter Persegi

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota Singkawang tengah memacu penyediaan hunian layak melalui program pembangunan rumah subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Tak main-main, target sebanyak 4.000 unit rumah subsidi diharapkan dapat segera terealisasi untuk menekan angka kebutuhan rumah di Kota Tertoleran ini. Langkah strategis ini dibahas dalam rapat koordinasi di Ruang Rapat Wali Kota Singkawang pada […]

  • Temukan Banyak Bus Tak Layak Jalan, Dishub Singkawang Ungkap Hanya 2 Kendaraan Lulus Ramp Check

    Temukan Banyak Bus Tak Layak Jalan, Dishub Singkawang Ungkap Hanya 2 Kendaraan Lulus Ramp Check

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Petugas gabungan melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check mendadak terhadap kendaraan angkutan umum di Kota Singkawang pada Kamis (12/3/2026). Hasilnya cukup mengejutkan, dari 17 kendaraan angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) yang diperiksa, hanya dua kendaraan saja yang dinyatakan memenuhi standar keselamatan. Pemeriksaan ini melibatkan tim gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Singkawang, Satlantas […]

expand_less