Tak Ada Kelas Daring! Disdikbud Singkawang Tiadakan WFH Bagi Guru, Sekolah Beraktivitas Normal
- account_circle Hms/Tim
- calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
- print Cetak

Kepala Disdikbud Singkawang tegaskan sekolah beraktivitas normal. Tidak ada kebijakan daring maupun WFH bagi tenaga pendidik. (Foto: Wali Kota Singkawang tinjau pelaksanaan MBG saat pelajaran tatap muka/Dok/Pro)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memastikan kegiatan pembelajaran di seluruh satuan pendidikan akan kembali normal. Siswa mulai belajar secara tatap muka sejak Senin, 30 Maret 2026 kemarin, tepat setelah masa libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dan cuti bersama berakhir.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Asmadi, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak mengeluarkan kebijakan pembelajaran daring dalam periode tersebut.
Seluruh sekolah di bawah naungan Disdikbud Singkawang diminta untuk menyelenggarakan proses belajar mengajar secara langsung seperti sedia kala.
“Pelaksanaan pembelajaran di Kota Singkawang tetap dilaksanakan secara tatap muka. Tidak ada pembelajaran daring,” ujar Asmadi pada Sabtu (28/3/2026).
Kepastian ini sengaja disampaikan lebih awal untuk memberikan kejelasan bagi para orang tua siswa dan masyarakat luas di Kota Singkawang.
Asmadi menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan layanan pendidikan yang bermutu dan merata.
Selain bagi siswa, pengaturan kerja dari rumah atau work from home (WFH) juga dipastikan tidak berlaku bagi para tenaga pendidik.
Seluruh guru dan tenaga kependidikan diinstruksikan untuk tetap menjalankan aktivitas kerja secara normal di satuan pendidikan masing-masing.
“Kami tetap memberlakukan kehadiran seperti biasa bagi tenaga pendidik dan kependidikan,” tegas Asmadi.
Meski demikian, pihak dinas akan terus melakukan peninjauan dan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan kebijakan ini di lapangan.
Disdikbud Kota Singkawang juga menyatakan tetap membuka ruang komunikasi bagi masyarakat yang ingin memberikan masukan demi kemajuan pendidikan.
Melalui kepastian jadwal ini, diharapkan proses transformasi ilmu pengetahuan dapat berjalan optimal guna mendukung peningkatan mutu SDM di Singkawang.
Asmadi berharap seluruh insan pendidikan dapat kembali bertugas dengan semangat baru setelah merayakan hari kemenangan bersama keluarga.
Pemerintah optimistis bahwa kehadiran fisik di sekolah akan memberikan dampak psikologis dan akademis yang lebih baik bagi perkembangan peserta didik.
- Penulis: Hms/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar