Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Amankan Syariat Kurban, LPPOM Kalbar Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal Berbasis SKKNI

Amankan Syariat Kurban, LPPOM Kalbar Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal Berbasis SKKNI

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Penguatan sistem jaminan halal di Kalimantan Barat terus digencarkan melalui peningkatan kapasitas Juru Sembelih Halal (Juleha). Langkah ini dilakukan melalui Pelatihan Juleha Berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang diselenggarakan oleh LPPOM Kalbar menjelang Hari Raya Idul Adha atau hari raya kurban tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Asrama Haji Pontianak pada Selasa (21/4/2026) tersebut berlangsung khidmat. Pembukaan kegiatan diakhiri dengan doa bersama sebagai komitmen untuk menjaga aspek ibadah dalam penyediaan pangan halal bagi masyarakat.

Kepala Bidang Bina Haji dan Umrah Kanwil Kemenhaj Kalbar, M. Ma’sum Ahmadi, hadir langsung memberikan arahan dalam pembukaan pelatihan tersebut. Ia menegaskan bahwa Juleha memiliki peran strategis dalam memastikan kehalalan produk sejak tahap yang paling awal.

“Juru sembelih halal adalah garda terdepan dalam sistem halal. Proses ini bukan sekadar teknis, tetapi bagian dari ibadah yang harus dijalankan sesuai syariat dan dilandasi ilmu,” ujar Ma’sum Ahmadi dalam sambutannya.

Sejalan dengan itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenhaj Kalbar, Mahmud, turut menekankan pentingnya pemahaman syariat dalam proses penyembelihan. Menurutnya, tanpa dukungan ilmu yang tepat, pelaksanaan ibadah penyembelihan dapat menjadi tidak bernilai sempurna.

Di sisi lain, Ketua MUI Kalimantan Barat, Basri HAR, menyampaikan bahwa konsep halal merupakan sebuah sistem terintegrasi yang membutuhkan sinergi dari semua pihak terkait. Pelatihan ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam menjaga kualitas produk di pasar.

Basri berharap melalui pelatihan ini, kompetensi peserta dapat meningkat secara signifikan. Hal tersebut sangat penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap produk halal yang beredar di Kalimantan Barat, terutama menjelang peningkatan kebutuhan hewan kurban.

Peningkatan kapasitas juru sembelih melalui standar SKKNI ini menjadi bagian penting dari ekosistem jaminan halal. Dengan juru sembelih yang kompeten, proses penyembelihan diharapkan berjalan sesuai kaidah syariat sekaligus memenuhi standar kesehatan masyarakat.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Temukan Banyak Bus Tak Layak Jalan, Dishub Singkawang Ungkap Hanya 2 Kendaraan Lulus Ramp Check

    Temukan Banyak Bus Tak Layak Jalan, Dishub Singkawang Ungkap Hanya 2 Kendaraan Lulus Ramp Check

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Petugas gabungan melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check mendadak terhadap kendaraan angkutan umum di Kota Singkawang pada Kamis (12/3/2026). Hasilnya cukup mengejutkan, dari 17 kendaraan angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) yang diperiksa, hanya dua kendaraan saja yang dinyatakan memenuhi standar keselamatan. Pemeriksaan ini melibatkan tim gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Singkawang, Satlantas […]

  • Sawit Tumpuan Hidup 284 Ribu Keluarga Kalbar, Ria Norsan Perjuangkan Kebun Rakyat di Kawasan Hutan

    Sawit Tumpuan Hidup 284 Ribu Keluarga Kalbar, Ria Norsan Perjuangkan Kebun Rakyat di Kawasan Hutan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan bahwa sektor kelapa sawit merupakan urat nadi perekonomian bagi ratusan ribu warga di Bumi Khatulistiwa. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Dialog Nasional bertema “Transformasi Pengelolaan Kelapa Sawit Berkelanjutan untuk Kemandirian Pangan” di Jakarta, Kamis (23/4/2026). Berdasarkan data Statistik Perkebunan Kalbar tahun 2024, luas perkebunan sawit di wilayah […]

  • Erlina Resmi Nakhodai ASPEKSINDO, Komitmen Ubah Wilayah Pesisir Jadi Pusat Ekonomi Masa Depan

    Erlina Resmi Nakhodai ASPEKSINDO, Komitmen Ubah Wilayah Pesisir Jadi Pusat Ekonomi Masa Depan

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri pelantikan pengurus Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO) periode 2025–2030. Acara bergengsi tersebut digelar di Hotel Borobudur Jakarta pada Selasa (14/4/2026). Pelantikan dilakukan langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono. Momen bersejarah ini ditandai dengan penyerahan bendera pataka kepada Bupati Mempawah, […]

  • Bob Hasan Tegaskan Satu Data Milik Rakyat, Pemprov Kalbar Usul Sanksi Pidana bagi Penyalahguna Data

    Bob Hasan Tegaskan Satu Data Milik Rakyat, Pemprov Kalbar Usul Sanksi Pidana bagi Penyalahguna Data

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Badan Legislasi (Baleg) DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Barat pada Jumat (10/4/2026). Kunjungan ini dalam rangka penyusunan naskah akademik serta Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia. Ketua Baleg DPR RI, Bob Hasan, menegaskan bahwa Satu Data Indonesia harus menjadi milik seluruh rakyat. Menurutnya, kepemilikan data tidak boleh hanya terbatas […]

  • Jawab Keluhan Warga Soal Air Keruh Riam Sebopet, Dinas LH Bengkayang Sebut Masalah Perut Jadi Kendala Penertiban

    Jawab Keluhan Warga Soal Air Keruh Riam Sebopet, Dinas LH Bengkayang Sebut Masalah Perut Jadi Kendala Penertiban

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Rinto Andreas
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui Dinas Lingkungan Hidup (LH) akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang merusak kawasan wisata Riam Sebopet. Pencemaran tersebut telah menyebabkan air sungai yang menjadi sumber kehidupan warga berubah keruh pekat menyerupai susu. Kepala Dinas LH Kabupaten Bengkayang, Demianus, mengakui bahwa pihaknya telah menerima […]

  • Sengketa Tanah Bandara Singkawang, Bupati Bengkayang Gugat 9 Sertifikat ke PTUN

    Sengketa Tanah Bandara Singkawang, Bupati Bengkayang Gugat 9 Sertifikat ke PTUN

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Sengketa lahan yang melibatkan sejumlah Sertifikat Hak Milik (SHM) di kawasan strategis pembangunan Bandara Singkawang kini memasuki babak baru di ranah hukum. Persoalan ini menjadi sorotan publik lantaran menyeret nama Bupati Bengkayang saat ini, Sebastianus Darwis, sebagai salah satu ahli waris penggugat. Tim hukum yang mewakili pemilik lahan menggelar konferensi pers untuk memberikan […]

expand_less