Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Masih Banyak Pasangan Hanya Sah Agama, Dukcapil Sambas Soroti Rendahnya Kesadaran Legalitas Negara

Masih Banyak Pasangan Hanya Sah Agama, Dukcapil Sambas Soroti Rendahnya Kesadaran Legalitas Negara

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sambas menggelar rapat pembahasan terkait pencatatan perkawinan bagi umat Konghucu pada Jumat (10/4/2026). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Kepala Kantor Kemenag Sambas ini mengungkap fakta mengenai masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap legalitas negara.

Dalam diskusi tersebut, perwakilan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sambas menyebutkan bahwa hal ini menjadi tantangan utama di lapangan.

Pihak Disdukcapil menyampaikan bahwa selama ini masih kerap ditemukan pasangan yang sudah sah secara agama, namun belum memiliki legalitas administrasi negara.

“Selama ini, masih ditemukan pasangan yang telah sah secara agama, namun belum memiliki legalitas administrasi,” jelas pihak Disdukcapil kepada Kemenag Sambas, Jumat (10/4/2026).

Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah terus melakukan upaya jemput bola dengan turun langsung ke lapangan guna memberikan layanan pencatatan perkawinan secara kolektif.

Di sisi lain, Pembimas Konghucu Kanwil Kemenag Kalbar, Umi Marzuqoh, menyoroti kendala teknis dalam proses pencatatan yang sering terhambat oleh data kependudukan.

Banyak ditemukan data kependudukan warga yang belum diperbarui, terutama terkait perubahan status pernikahan di kartu identitas mereka.

Perwakilan Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN), Diana, menambahkan bahwa tren kesadaran sebenarnya mulai meningkat di kalangan generasi muda saat ini.

Namun, tantangan terbesar justru berada pada pasangan usia lanjut yang sejak dulu hanya menikah secara agama dan tidak pernah mengurus dokumen ke negara.

Menurut Diana, pasangan lansia ini perlu segera dilakukan pencatatan agar mereka memiliki kepastian hukum yang kuat di masa tua.

Lembaga keagamaan seperti MAKIN memiliki peran penting dalam proses ini, terutama dalam menerbitkan surat keterangan perkawinan sebagai syarat administrasi.

Kepala Kantor Kemenag Sambas, Kaharudin, menggarisbawahi bahwa pencatatan perkawinan bukan sekadar urusan formalitas atau legalitas dokumen semata.

Ia menegaskan bahwa langkah ini sangat berkaitan dengan perlindungan hukum dan kepastian status bagi seluruh anggota keluarga, termasuk hak-hak anak nantinya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmikan Cafe Biliar di Bulan Ramadan, Satono Minta Masyarakat Buang Stigma Negatif

    Resmikan Cafe Biliar di Bulan Ramadan, Satono Minta Masyarakat Buang Stigma Negatif

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Bupati Sambas, Satono, secara resmi meresmikan unit usaha baru yang mengombinasikan konsep kafe dan fasilitas olahraga biliar di tengah suasana bulan Ramadan. Operasional Cafe and Billiard Blue Diamond 899 yang berlokasi di Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, diresmikan pada Sabtu, 14 Maret 2026. Kehadiran tempat usaha tersebut dinilai sebagai sinyal positif berkembangnya sektor usaha […]

  • Perbatasan Panjang, Risiko Tinggi: Polda Kalbar Diperkuat Direktorat PPA-PPO

    Perbatasan Panjang, Risiko Tinggi: Polda Kalbar Diperkuat Direktorat PPA-PPO

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) di 11 Polda dan 22 Polres. Salah satu Polda yang masuk dalam daftar tersebut adalah Polda Kalimantan Barat. Kapolri menyebut, pembentukan Direktorat PPA-PPO ini bertujuan memperkuat pelayanan dan perlindungan bagi perempuan, anak, dan kelompok rentan yang menjadi […]

  • Tekan Penumpukan di TPA, Pemkot Singkawang Perkuat Infrastruktur Pengolahan Sampah Lewat Program TJSL

    Tekan Penumpukan di TPA, Pemkot Singkawang Perkuat Infrastruktur Pengolahan Sampah Lewat Program TJSL

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota Singkawang terus memperkuat langkah strategis dalam menangani persoalan sampah dengan menggandeng sektor swasta. Langkah nyata ini ditandai dengan diterimanya bantuan mesin insinerator berkapasitas 5 ton per hari dari PT Goshen Pinnacle Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kerja sama tersebut diresmikan melalui penandatanganan […]

  • Petrus Leman Pimpin ICDN Singkawang, Pemerintah Daerah Ajak Perkuat Sinergi Rawat Kebhinekaan

    Petrus Leman Pimpin ICDN Singkawang, Pemerintah Daerah Ajak Perkuat Sinergi Rawat Kebhinekaan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota Singkawang mendorong Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (DPD ICDN) Kota Singkawang periode 2025–2030 untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah. Fokus utama diarahkan pada penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta pelestarian budaya Dayak di tengah arus modernisasi. Pesan tersebut disampaikan oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, saat […]

  • Temukan Banyak Bus Tak Layak Jalan, Dishub Singkawang Ungkap Hanya 2 Kendaraan Lulus Ramp Check

    Temukan Banyak Bus Tak Layak Jalan, Dishub Singkawang Ungkap Hanya 2 Kendaraan Lulus Ramp Check

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Petugas gabungan melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check mendadak terhadap kendaraan angkutan umum di Kota Singkawang pada Kamis (12/3/2026). Hasilnya cukup mengejutkan, dari 17 kendaraan angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) yang diperiksa, hanya dua kendaraan saja yang dinyatakan memenuhi standar keselamatan. Pemeriksaan ini melibatkan tim gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Singkawang, Satlantas […]

  • Dagangan Pelaku UMKM Ludes di Hari Pertama Ramadan Fair, Pemkot Singkawang Dorong Inovasi Hiburan Religi

    Dagangan Pelaku UMKM Ludes di Hari Pertama Ramadan Fair, Pemkot Singkawang Dorong Inovasi Hiburan Religi

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Semarak hari pertama Ramadan 1447 Hijriah di Kota Singkawang terasa begitu hangat. Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, bersama Wakil Wali Kota Muhammadin meninjau langsung aktivitas Pasar Juadah yang berlokasi di halaman Mess Daerah Singkawang pada Kamis, 19 Februari 2026. Kehadiran pimpinan daerah ini bertujuan untuk berinteraksi langsung dengan para pedagang dan pelaku […]

expand_less