Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Lansia di Seluas Nekat Minum Racun Rumput, Diduga Depresi Karena Faktor Usia dan Penyakit Asma

Lansia di Seluas Nekat Minum Racun Rumput, Diduga Depresi Karena Faktor Usia dan Penyakit Asma

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Peristiwa memprihatinkan terjadi di Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat pada Jumat, 17 April 2026. Seorang perempuan lanjut usia berinisial B (68) diduga nekat mencoba mengakhiri hidup dengan meminum racun rumput.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh anak kandung korban, berinisial I, sekitar pukul 13.00 WIB. Sebelum insiden terjadi, korban sempat beraktivitas normal di rumah, bahkan sempat menumbuk jahe di teras samping sebelum akhirnya berhenti atas saran anaknya.

Kondisi berubah mencekam sekitar 15 menit kemudian ketika I mendengar teriakan histeris dari sang ibu. Korban secara terbuka mengakui tindakan nekatnya di hadapan sang anak.

“Saya mau mati hari ini, saya sudah minum racun,” teriak B yang langsung membuat pihak keluarga panik.

Mendengar hal itu, I langsung berupaya memberikan pertolongan pertama dengan memberikan susu kental manis dan mencoba memicu muntah agar racun keluar. Meski sempat mencoba menjauh ke arah belakang rumah, korban akhirnya berhasil ditangani dan dilarikan ke Puskesmas Sanggau Ledo menggunakan sepeda motor oleh pihak keluarga.

Selama perjalanan, korban dilaporkan masih dalam kondisi sadar namun mulai mengalami sesak napas. Setibanya di puskesmas, korban muntah dan mengeluarkan cairan berwarna biru, yang diduga kuat merupakan karakteristik fisik dari racun rumput yang dikonsumsinya.

Karena kondisi yang membutuhkan penanganan intensif, sekitar pukul 17.45 WIB korban akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Bengkayang. Hingga saat dirujuk, korban masih sadar meskipun mengalami gangguan pernapasan yang cukup serius.

Personel Polsek Seluas yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menemukan barang bukti berupa botol minuman berisi sisa cairan berwarna biru. Cairan tersebut diduga dipindahkan oleh korban dari jerigen besar di gudang ke dalam botol kecil sebelum diminum.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban B diketahui memiliki riwayat penyakit asma yang sering kambuh dan kerap mengeluhkan kondisi fisiknya yang semakin menurun. Faktor usia, kesehatan yang memburuk, serta berkurangnya pendengaran diduga memengaruhi kondisi psikologisnya.

Korban dilaporkan sering merasa dirinya sudah tidak lagi berguna, yang memicu tekanan mental dalam beberapa waktu terakhir hingga berujung pada aksi nekat tersebut.

Plh. Kapolsek Seluas, IPDA Zulkarnain, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengamankan TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. Kepolisian memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi korban di fasilitas kesehatan.

“Peristiwa ini masih dalam penanganan. Kami juga mengimbau keluarga untuk memberikan pendampingan kepada korban, mengingat kondisi kesehatan dan psikologis yang bersangkutan,” ujar IPDA Zulkarnain pada Jumat (17/4/2026).

Pihak kepolisian juga memberikan peringatan kepada masyarakat luas untuk lebih waspada dalam menyimpan bahan-bahan kimia berbahaya di lingkungan rumah. Selain itu, kepedulian terhadap kondisi mental anggota keluarga, terutama para lansia, harus lebih ditingkatkan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perbatasan Panjang, Risiko Tinggi: Polda Kalbar Diperkuat Direktorat PPA-PPO

    Perbatasan Panjang, Risiko Tinggi: Polda Kalbar Diperkuat Direktorat PPA-PPO

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) di 11 Polda dan 22 Polres. Salah satu Polda yang masuk dalam daftar tersebut adalah Polda Kalimantan Barat. Kapolri menyebut, pembentukan Direktorat PPA-PPO ini bertujuan memperkuat pelayanan dan perlindungan bagi perempuan, anak, dan kelompok rentan yang menjadi […]

  • Per 1 April Odong-Odong Roda Tiga Dilarang Beroperasi, Dishub Singkawang Beri Masa Transisi

    Per 1 April Odong-Odong Roda Tiga Dilarang Beroperasi, Dishub Singkawang Beri Masa Transisi

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Singkawang bersama tim gabungan lintas sektor mengintensifkan pengawasan dan pembinaan terhadap kendaraan wisata odong-odong pada Rabu, 11 Februari 2026 malam. Langkah ini difokuskan bagi kendaraan roda tiga sebagai tindak lanjut atas terbitnya Surat Keputusan (SK) Wali Kota tentang Operasional Angkutan Wisata. Kegiatan sosialisasi dan edukasi tersebut melibatkan personel dari […]

  • WFA Bukan Berarti Libur, Sekda Harisson Minta ASN Tetap Produktif Layani Masyarakat dari Rumah

    WFA Bukan Berarti Libur, Sekda Harisson Minta ASN Tetap Produktif Layani Masyarakat dari Rumah

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memastikan seluruh lini pelayanan publik tetap berjalan optimal selama penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) menjelang Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, menyampaikan kepastian tersebut saat menjadi narasumber dalam podcast BPSDM Provinsi Kalbar pada Selasa, 15 Maret 2026. Kebijakan ini mengacu […]

  • Prabowo Kucurkan Rp12 T untuk Riset Kampus

    Prabowo Kucurkan Rp12 T untuk Riset Kampus

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Presiden Prabowo Subianto resmi menambah alokasi dana riset nasional untuk perguruan tinggi hingga mencapai Rp12 triliun. Anggaran tersebut meningkat Rp4 triliun dari sebelumnya Rp8 triliun, atau setara 0,34 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kebijakan ini dinilai sebagai sinyal kuat komitmen pemerintah dalam memperkuat peran kampus dan peneliti sebagai motor penggerak […]

  • Izin Pesta Kembang Api Imlek 2577 Terpusat di Jalan Gajah Mada, Edi Rusdi Kamtono: Jaga Ketertiban

    Izin Pesta Kembang Api Imlek 2577 Terpusat di Jalan Gajah Mada, Edi Rusdi Kamtono: Jaga Ketertiban

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak secara resmi memberikan izin pelaksanaan pesta kembang api dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2577. Kebijakan ini menetapkan lokasi kegiatan terpusat di kawasan Jalan Gajah Mada guna menghormati tradisi masyarakat Tionghoa sekaligus memastikan ketertiban umum tetap terjaga. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menjelaskan bahwa pemberian izin tersebut dilakukan […]

  • Wagub Krisantus Resmi Sandang Gelar Patih Nagari, Panglima Jilah Ingatkan Anak Muda Tak Bosan Beradat

    Wagub Krisantus Resmi Sandang Gelar Patih Nagari, Panglima Jilah Ingatkan Anak Muda Tak Bosan Beradat

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, secara resmi menyandang gelar Patih Nagari setelah menjalani ritual adat pencalegan di makam keramat Patih Patinggi. Prosesi sakral tersebut digelar dalam rangka perayaan ulang tahun Keramat Patih Patinggi Kalimantan Barat di Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, pada Sabtu, 14 Maret 2026. Penobatan ini disaksikan langsung oleh para patih […]

expand_less