Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Lansia di Seluas Nekat Minum Racun Rumput, Diduga Depresi Karena Faktor Usia dan Penyakit Asma

Lansia di Seluas Nekat Minum Racun Rumput, Diduga Depresi Karena Faktor Usia dan Penyakit Asma

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Peristiwa memprihatinkan terjadi di Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat pada Jumat, 17 April 2026. Seorang perempuan lanjut usia berinisial B (68) diduga nekat mencoba mengakhiri hidup dengan meminum racun rumput.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh anak kandung korban, berinisial I, sekitar pukul 13.00 WIB. Sebelum insiden terjadi, korban sempat beraktivitas normal di rumah, bahkan sempat menumbuk jahe di teras samping sebelum akhirnya berhenti atas saran anaknya.

Kondisi berubah mencekam sekitar 15 menit kemudian ketika I mendengar teriakan histeris dari sang ibu. Korban secara terbuka mengakui tindakan nekatnya di hadapan sang anak.

“Saya mau mati hari ini, saya sudah minum racun,” teriak B yang langsung membuat pihak keluarga panik.

Mendengar hal itu, I langsung berupaya memberikan pertolongan pertama dengan memberikan susu kental manis dan mencoba memicu muntah agar racun keluar. Meski sempat mencoba menjauh ke arah belakang rumah, korban akhirnya berhasil ditangani dan dilarikan ke Puskesmas Sanggau Ledo menggunakan sepeda motor oleh pihak keluarga.

Selama perjalanan, korban dilaporkan masih dalam kondisi sadar namun mulai mengalami sesak napas. Setibanya di puskesmas, korban muntah dan mengeluarkan cairan berwarna biru, yang diduga kuat merupakan karakteristik fisik dari racun rumput yang dikonsumsinya.

Karena kondisi yang membutuhkan penanganan intensif, sekitar pukul 17.45 WIB korban akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Bengkayang. Hingga saat dirujuk, korban masih sadar meskipun mengalami gangguan pernapasan yang cukup serius.

Personel Polsek Seluas yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menemukan barang bukti berupa botol minuman berisi sisa cairan berwarna biru. Cairan tersebut diduga dipindahkan oleh korban dari jerigen besar di gudang ke dalam botol kecil sebelum diminum.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban B diketahui memiliki riwayat penyakit asma yang sering kambuh dan kerap mengeluhkan kondisi fisiknya yang semakin menurun. Faktor usia, kesehatan yang memburuk, serta berkurangnya pendengaran diduga memengaruhi kondisi psikologisnya.

Korban dilaporkan sering merasa dirinya sudah tidak lagi berguna, yang memicu tekanan mental dalam beberapa waktu terakhir hingga berujung pada aksi nekat tersebut.

Plh. Kapolsek Seluas, IPDA Zulkarnain, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengamankan TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. Kepolisian memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi korban di fasilitas kesehatan.

“Peristiwa ini masih dalam penanganan. Kami juga mengimbau keluarga untuk memberikan pendampingan kepada korban, mengingat kondisi kesehatan dan psikologis yang bersangkutan,” ujar IPDA Zulkarnain pada Jumat (17/4/2026).

Pihak kepolisian juga memberikan peringatan kepada masyarakat luas untuk lebih waspada dalam menyimpan bahan-bahan kimia berbahaya di lingkungan rumah. Selain itu, kepedulian terhadap kondisi mental anggota keluarga, terutama para lansia, harus lebih ditingkatkan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diisukan ke Turki Pakai APBD, Kadisdikbud Asmadi Klarifikasi: Itu Ibadah Umrah Pribadi

    Diisukan ke Turki Pakai APBD, Kadisdikbud Asmadi Klarifikasi: Itu Ibadah Umrah Pribadi

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Informasi yang beredar luas di media sosial mengenai dugaan perjalanan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Singkawang ke Turki menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dipastikan tidak benar. Kepala Disdikbud Singkawang, Asmadi, secara tegas membantah tuduhan tersebut. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak pernah melakukan perjalanan dinas ke Turki sebagaimana yang diisukan. […]

  • Kapolres Bengkayang Ingati Personil: Kendaraan Dinas Dibeli dari Pajak Rakyat

    Kapolres Bengkayang Ingati Personil: Kendaraan Dinas Dibeli dari Pajak Rakyat

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemeriksaan kendaraan bermotor (ranmor) dinas di lingkungan Polres Bengkayang digelar secara menyeluruh di halaman Mapolres Bengkayang pada Selasa (14/4/2026) pagi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkayang, AKBP Syahirul Awab, sebagai bentuk komitmen dalam memastikan kesiapan sarana operasional guna mendukung pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. Dalam pemeriksaan tersebut, Kapolres melakukan pengecekan terhadap berbagai […]

  • Harisson Ingatkan Sambas: Pertumbuhan Ekonomi Harus Dirasakan Rakyat, Jangan Bergantung Sektor Tambang

    Harisson Ingatkan Sambas: Pertumbuhan Ekonomi Harus Dirasakan Rakyat, Jangan Bergantung Sektor Tambang

    • calendar_month 4 jam yang lalu
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Sambas Tahun 2027 menjadi momentum strategis dalam menyepakati arah kebijakan serta penyelarasan program antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Forum yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan ini digelar di Aula Kantor Bupati Sambas pada Jumat (17/4/2026). Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, Bupati Sambas […]

  • Atraksi Naga Pukau Ribuan Warga Bengkayang, Polres Amankan Jalur Melalui Operasi Liong Kapuas 2026

    Atraksi Naga Pukau Ribuan Warga Bengkayang, Polres Amankan Jalur Melalui Operasi Liong Kapuas 2026

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Kemeriahan perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, berlangsung semarak pada Minggu, 22 Februari 2026. Atraksi naga yang melintasi kawasan Pos Pengamanan hingga Pasar Bengkayang menjadi magnet bagi ribuan warga yang memadati ruas jalan untuk menyaksikan pertunjukan budaya tahunan tersebut. Momentum budaya ini mendapatkan pengamanan ketat dari jajaran Polres […]

  • Perjuangkan Nasib Ratusan Ribu Penambang, Wagub Kalbar Ingin Ubah PETI Jadi Pertambangan Legal

    Perjuangkan Nasib Ratusan Ribu Penambang, Wagub Kalbar Ingin Ubah PETI Jadi Pertambangan Legal

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menerima audiensi dari Pemerintah Kabupaten Sintang beserta perwakilan masyarakat penambang di Ruang Tengkawang Kantor Gubernur Kalbar pada Kamis, 22 Januari 2026. Pertemuan strategis tersebut secara khusus membahas mengenai percepatan perizinan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Kabupaten Sintang sebagai solusi atas maraknya aktivitas pertambangan tanpa izin. Dalam kesempatan […]

  • Polda Kalbar Musnahkan 12 Kg Sabu, 19 Orang Diciduk

    Polda Kalbar Musnahkan 12 Kg Sabu, 19 Orang Diciduk

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Polda Kalimantan Barat memusnahkan 12 kilogram sabu hasil pengungkapan jaringan narkoba besar. Pemusnahan dilakukan dalam konferensi pers di RS Bhayangkara Anton Soedjarwo, Pontianak, Rabu (4/2/2026). Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Roma Hutajulu mengatakan, total barang bukti sabu yang diamankan dalam kasus ini mencapai 28.124,84 gram atau sekitar 28,1 kilogram. Dari jumlah tersebut, 12.063 gram […]

expand_less