Hujan Deras Picu Banjir di Jalan Raya Sungai Betung, Jalur Bengkayang–Singkawang Sempat Terhambat
- account_circle Hms/Tim
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

Hujan intensitas tinggi menyebabkan banjir di Jalan Raya Sungai Betung, Bengkayang. Ketinggian air mencapai satu meter di depan Kantor Desa Suka Maju. (FOTO: Banjir depan kantor desa Sungai Betung/Ist.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.Com — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Sungai Betung sejak Jumat (1/5/2026) sore hingga Sabtu (2/5/2026) dini hari menyebabkan banjir di ruas Jalan Raya Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Luapan air sempat melumpuhkan aktivitas lalu lintas di jalur utama yang menghubungkan Bengkayang dan Singkawang tersebut.
Genangan air terpantau paling parah terjadi di depan Kantor Desa Suka Maju, Dusun Sungai Betung, dengan ketinggian mencapai sekitar satu meter. Menurut laporan di lapangan, air mulai naik ke badan jalan sekitar pukul 04.00 WIB, yang mengakibatkan kendaraan roda dua maupun roda empat sulit untuk melintas.
Banjir ini dipicu oleh curah hujan ekstrem yang berlangsung dalam durasi cukup lama. Selain faktor cuaca, kondisi sungai di belakang kantor desa yang mengalami pendangkalan serta sistem drainase yang kurang optimal dinilai turut memperparah luapan air hingga merendam badan jalan.
Merespon situasi tersebut, personel Polsek Sungai Betung bersama unsur TNI langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan. Petugas berjibaku mengatur arus lalu lintas dan memberikan bantuan fisik kepada masyarakat serta pengendara yang terjebak di area terdampak.
“Kami bersama unsur terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas, serta membantu warga yang melintas. Langkah ini dilakukan agar situasi tetap aman dan terkendali,” ujar Kapolsek Sungai Betung, IPDA Maulana, Sabtu (2/5/2026).
Selain bantuan di lokasi, petugas juga memberikan imbauan kepada warga setempat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat prakiraan cuaca menunjukkan curah hujan masih berpotensi tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Kapolres Bengkayang, AKBP Syahirul Awan, turut memberikan apresiasi atas kesigapan personel di lapangan. Ia menegaskan bahwa penanganan banjir memerlukan sinergi yang kuat antara aparat keamanan dan pemerintah daerah, terutama dalam hal pembenahan infrastruktur lingkungan.
“Kami mengimbau kepada seluruh pihak untuk bersama-sama melakukan langkah antisipasi, seperti normalisasi drainase dan sungai. Peran aktif masyarakat juga sangat dibutuhkan dalam menjaga lingkungan,” tegas Syahirul.
Beruntung, banjir tidak berlangsung lama. Sekitar pukul 08.00 WIB pada Sabtu pagi, debit air dilaporkan mulai surut secara signifikan. Arus lalu lintas di jalur strategis Bengkayang–Singkawang pun kini telah kembali normal dan dapat dilalui oleh berbagai jenis kendaraan.
- Penulis: Hms/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar