Breaking News
Trending Tags
Beranda » Headline » Bareskrim Bongkar Penyelundupan 23 Ton Bawang dan Cabai Ilegal di Pontianak

Bareskrim Bongkar Penyelundupan 23 Ton Bawang dan Cabai Ilegal di Pontianak

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri melalui Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Penyelundupan berhasil membongkar praktik penyelundupan komoditas pangan skala besar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Dalam operasi yang digelar pada Senin, 13 April 2026 tersebut, tim gabungan menyita total 23.146 kilogram atau sekitar 23,146 ton bawang dan cabai kering. Barang-barang ilegal ini ditemukan di dua lokasi gudang berbeda di kawasan Pontianak Selatan.

Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak, mengungkapkan bahwa penindakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI kepada Kapolri untuk memberantas tindak pidana penyelundupan yang merugikan keuangan negara.

Dua lokasi yang digeledah petugas berada di Jalan Budi Karya Nomor 5 serta Kompleks Pontianak Square Nomor C-6, Kelurahan Benuamelayu Darat. Di lokasi pertama, petugas mengamankan 10,35 ton bawang merah, bawang putih, dan bawang bombai kuning.

Sementara itu, di lokasi kedua, tim kembali menemukan bawang merah, bawang putih, bawang bombai merah berry, cabai kering, hingga bawang bombai kuning dengan total berat mencapai 12,796 ton.

“Total komoditas pangan hasil impor ilegal yang ditemukan sejumlah 23.146 kilogram atau 23,146 ton,” ujar Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak dalam keterangannya, Senin (13/4/2026).

Secara terperinci, barang bukti yang diamankan terdiri dari 118 karung bawang merah, 457 karung bawang putih, 399 karung bawang bombai kuning, 188 karung bawang bombai merah berry, serta 221 karung cabai kering.

Berdasarkan hasil klarifikasi terhadap pemilik gudang, seluruh komoditas pangan tersebut berasal dari berbagai negara, mulai dari Thailand, China, Belanda, hingga India. Barang-barang tersebut diduga kuat masuk ke wilayah Kalimantan Barat melalui perbatasan Malaysia.

“Penyelundupan atau impor ilegal komoditas pangan tersebut diduga masuk ke wilayah Indonesia, khususnya Provinsi Kalimantan Barat, melalui negara Malaysia,” jelas Ade Safri.

Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan untuk menelusuri kemungkinan adanya gudang penyimpanan lain yang digunakan oleh jaringan tersebut di wilayah Kalbar. Sedikitnya ada tiga lokasi lain yang kini sedang dalam pemantauan intensif oleh tim Satgas.

Sebagai langkah hukum lanjutan, petugas telah memasang garis polisi di dua lokasi penyimpanan tersebut. Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Perum Bulog Pontianak untuk menitipkan barang bukti komoditas pangan yang telah disita.

Ade Safri menegaskan bahwa pembentukan Satgas Gakkum Penyelundupan adalah bentuk komitmen Polri dalam melindungi kedaulatan ekonomi nasional. Penegakan hukum tegas akan terus dilakukan untuk mencegah kebocoran penerimaan negara serta memulihkan kerugian keuangan negara akibat praktik impor ilegal.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelanggar Lalu Lintas di Singkawang Bersiap, CCTV Kini Dilengkapi Pengeras Suara

    Pelanggar Lalu Lintas di Singkawang Bersiap, CCTV Kini Dilengkapi Pengeras Suara

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Singkawang kembali mengoperasikan pengeras suara (TOA) yang terintegrasi dengan kamera pengawas (CCTV) di Simpang Empat Jalan Diponegoro. Teknologi ini disiapkan untuk memperkuat pengawasan lalu lintas sekaligus meningkatkan kepatuhan pengendara terhadap aturan di jalan. Pengoperasian kembali perangkat tersebut dilakukan setelah sistem menjalani perbaikan menyeluruh dan diperkenalkan melalui peluncuran ulang bersama […]

  • Salurkan Kredit Rp18,09 Triliun, Bank Kalbar Jaga Pertumbuhan Sehat Berlandaskan Kehati-hatian

    Salurkan Kredit Rp18,09 Triliun, Bank Kalbar Jaga Pertumbuhan Sehat Berlandaskan Kehati-hatian

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Hms
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Bank Kalbar terus menunjukkan performa keuangan yang solid dan positif hingga Triwulan III Tahun 2026. Di tengah dinamika industri perbankan yang makin kompetitif, bank pembangunan daerah ini berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit dan pembiayaan, kenaikan perolehan laba, serta penguatan struktur pendanaan melalui strategi peningkatan Current Account Saving Account (CASA). Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, […]

  • Operasi Sarang Narkoba di THM Pontianak: 82 Personel Diterjunkan, 5 Orang Diusulkan Rehabilitasi

    Operasi Sarang Narkoba di THM Pontianak: 82 Personel Diterjunkan, 5 Orang Diusulkan Rehabilitasi

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Polda Kalimantan Barat terus memperkuat komitmennya dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba melalui Operasi Sarang Narkoba (OSN). Memasuki hari ke-8 pelaksanaan pada Jumat (16/10/2026), tim gabungan menyasar sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Kota Pontianak. Sebanyak 82 personel gabungan diterjunkan dalam penertiban tersebut. Tim terdiri dari 35 personel Ditresnarkoba Polda Kalbar, 36 […]

  • Kejari Bengkayang Tahan Pejabat PUPR, Tersangka Korupsi Proyek Jalan Lambau Rugikan Negara Rp1 Miliar

    Kejari Bengkayang Tahan Pejabat PUPR, Tersangka Korupsi Proyek Jalan Lambau Rugikan Negara Rp1 Miliar

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Rinto Andreas
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkayang, Kalimantan Barat, secara resmi menetapkan dan menahan seorang tersangka berinisial HP dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek infrastruktur. Tersangka HP terjerat kasus dugaan penyimpangan pada proyek peningkatan Jalan Lambau Tahun Anggaran 2017. Penetapan status tersangka ini dilakukan oleh tim penyidik tindak pidana khusus pada Senin (13/4/2026). HP diketahui […]

  • Masjid Agung Nurul Islam Singkawang Dibangun dengan Konsep “Kopiah Nusantara”

    Masjid Agung Nurul Islam Singkawang Dibangun dengan Konsep “Kopiah Nusantara”

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com — Pemerintah Kota Singkawang terus mempercepat pembangunan Masjid Agung Nurul Islam yang mengusung konsep arsitektur “Kopiah Nusantara”. Masjid tersebut diproyeksikan menjadi ikon wisata religi sekaligus simbol identitas budaya Islam Nusantara di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Arsitek nasional Yori Antar bersama tim terlibat langsung dalam proses perancangan dan pengembangan bangunan masjid tersebut. Yori dikenal melalui […]

  • Masih Banyak Pasangan Hanya Sah Agama, Dukcapil Sambas Soroti Rendahnya Kesadaran Legalitas Negara

    Masih Banyak Pasangan Hanya Sah Agama, Dukcapil Sambas Soroti Rendahnya Kesadaran Legalitas Negara

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sambas menggelar rapat pembahasan terkait pencatatan perkawinan bagi umat Konghucu pada Jumat (10/4/2026). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Kepala Kantor Kemenag Sambas ini mengungkap fakta mengenai masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap legalitas negara. Dalam diskusi tersebut, perwakilan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sambas menyebutkan […]

expand_less