Breaking News
Trending Tags
Beranda » Nasional » KIP Kuliah 2026 Digelontorkan Rp15,3 Triliun, Kenapa Kuota Bisa Turun di Kampus Tertentu?

KIP Kuliah 2026 Digelontorkan Rp15,3 Triliun, Kenapa Kuota Bisa Turun di Kampus Tertentu?

  • account_circle Metro Singkawang
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.com — Pemerintah menaikkan anggaran Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada 2026 menjadi Rp15,32 triliun. Meski demikian, jumlah penerima di sejumlah kampus bisa mengalami penurunan.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) menegaskan kondisi tersebut bukan akibat pemangkasan anggaran, melainkan perubahan skema distribusi yang kini berbasis data sosial dan hasil seleksi nasional.

“Secara nasional, anggaran dan kuota KIP Kuliah tidak berkurang. Justru terus meningkat dari tahun ke tahun,” kata Mendiktisaintek Brian Yuliarto.

Data kementerian menunjukkan anggaran KIP Kuliah naik signifikan sejak 2020 yang masih Rp6,5 triliun. Pada 2025, angkanya mencapai Rp14,9 triliun untuk lebih dari satu juta mahasiswa. Tahun depan, jumlah penerima ditargetkan lebih dari 1,04 juta mahasiswa.

Brian menjelaskan, mulai 2025 penerima KIP Kuliah diprioritaskan bagi siswa dari keluarga miskin dan rentan miskin yang lolos SNBP dan SNBT. Dampaknya, jumlah penerima di tiap kampus sangat bergantung pada berapa banyak siswa dari kelompok tersebut yang berhasil lolos seleksi.

Sebagai contoh, Universitas Negeri Medan mengalami lonjakan penerima karena banyak siswa pemegang KIP SMA yang lolos seleksi. Sebaliknya, Universitas Gadjah Mada mencatat penurunan karena jumlah pendaftar dari kelompok sasaran relatif sedikit.

Mulai 2026, pemerintah akan menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memperketat sasaran bantuan. Prioritas diberikan kepada keluarga pada desil 1 hingga 4 agar KIP Kuliah benar-benar tepat sasaran.

“Kami ingin memastikan mahasiswa dari keluarga kurang mampu tetap bisa kuliah dan lulus tanpa terbebani biaya,” ujar Brian. (*/)

  • Penulis: Metro Singkawang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Kalbar Jadi Tuan Rumah KNSI XXI, Wamenhut Ajak Mahasiswa Sylva Indonesia Terjun ke Perhutanan Sosial

    Kalbar Jadi Tuan Rumah KNSI XXI, Wamenhut Ajak Mahasiswa Sylva Indonesia Terjun ke Perhutanan Sosial

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri langsung pembukaan Konferensi Nasional Sylva Indonesia (KNSI) XXI yang digelar di Teater 1 Gedung Konferensi Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak pada Senin (18/5/2026). Perhelatan akbar ini menjadi ajang berkumpulnya para rimbawan muda dari berbagai penjuru tanah air. Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Kehutanan Republik Indonesia […]

  • Forum CSR Kalbar Dorong Dunia Usaha Ikut Bangun Daerah Tak Sekadar Beri Bantuan

    Forum CSR Kalbar Dorong Dunia Usaha Ikut Bangun Daerah Tak Sekadar Beri Bantuan

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com — Pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan lebih luas dari pemerintah. Dunia usaha juga dinilai memiliki peran penting untuk memastikan pertumbuhan ekonomi berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut menjadi salah satu pesan dalam Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSBLP/CSR) Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Ballroom Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (10/7/2026). Forum […]

  • Pemkot Singkawang Resmi Luncurkan Layanan Darurat 24 Jam SIGAP 112

    Pemkot Singkawang Resmi Luncurkan Layanan Darurat 24 Jam SIGAP 112

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Pemerintah Kota Singkawang resmi meluncurkan layanan panggilan darurat terpadu Singkawang Tanggap (SIGAP) 112 pada Senin (18/5/2026). Layanan tersebut dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan berbagai kondisi darurat, seperti kebakaran, gangguan keamanan, bencana alam hingga kebutuhan ambulans. Peluncuran SIGAP 112 turut disertai simulasi penanganan kebakaran oleh petugas pemadam kebakaran sebagai bentuk kesiapan respons cepat terhadap […]

  • Karhutla Lumpuhkan Ekonomi dan Kesehatan, PKB Kalbar Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Restorasi Ekosistem

    Karhutla Lumpuhkan Ekonomi dan Kesehatan, PKB Kalbar Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Restorasi Ekosistem

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Barat secara resmi mengeluarkan pernyataan sikap tegas terkait bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali melanda Kalimantan Barat, Kamis siang (15/10/2026). Usai menyampaikan pernyataan sikap di Pontianak, DPW PKB Kalbar menggelar forum diskusi bersama jajaran pengurus dengan menghadirkan perwakilan masyarakat adat, Irenius Kadem, […]

  • Diikuti 400 Peserta, Dialog Interaktif APIMSA Kalbar Jamin Proteksi Pemerintah Terhadap Pelaku UMKM

    Diikuti 400 Peserta, Dialog Interaktif APIMSA Kalbar Jamin Proteksi Pemerintah Terhadap Pelaku UMKM

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pengurus Wilayah Asosiasi Pengusaha Kecil Menengah Mikro Nusantara (APIMSA) Kalimantan Barat menggelar Dialog Interaktif bertema “Kupas Tuntas Narasi Liar Regulasi PP Nomor 20 Tahun 2026 dan Jaminan Pengembangan UMKM di Kalimantan Barat” di Pontianak, Senin (15/6/2026). Kegiatan yang disiarkan secara live oleh PONTV (Pontianak Televisi) ini diikuti sekitar 400 peserta. Ratusan peserta tersebut […]

  • Monitoring IPKP BNPP di Jagoi Babang Soroti Penguatan Fasilitas Perbatasan

    Monitoring IPKP BNPP di Jagoi Babang Soroti Penguatan Fasilitas Perbatasan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Barat (Karantina Kalbar) melalui Satuan Pelayanan PLBN Jagoi Babang ikut dalam kegiatan Monitoring Pengukuran Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan Pusat Pertumbuhan Kawasan Perbatasan (IPKP PPKP) Tahun 2026 yang digelar Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI. Kegiatan yang berlangsung di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang itu […]

expand_less