Breaking News
Trending Tags
Beranda » Singbebas » Bupati Bengkayang Tegaskan Hak Warga Tak Boleh Dirampas dalam Konflik Lahan Koperasi Karimunting

Bupati Bengkayang Tegaskan Hak Warga Tak Boleh Dirampas dalam Konflik Lahan Koperasi Karimunting

  • account_circle Metro Singkawang
  • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.com – Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menegaskan bahwa hak masyarakat dalam konflik agraria di Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, harus dilindungi dan tidak boleh dirampas oleh pihak mana pun, termasuk terhadap lahan yang telah memiliki sertifikat hak milik (SHM).

Pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Penyelesaian Permasalahan Koperasi Dasar Tumbuh Harapan (DTH) dan Koperasi Matang Ware di Ruang Rapat Bupati Bengkayang, Senin (22/6/2026). Rapat tersebut turut dihadiri perangkat daerah, instansi vertikal, unsur kecamatan dan desa, serta perwakilan koperasi dan pihak perusahaan terkait.

Konflik agraria ini mencuat setelah lahan milik anggota koperasi yang telah bersertifikat SHM diduga dikuasai oleh PT Agrinas Palma Nusantara sejak 11 April 2026. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap ratusan petani yang menggantungkan hidup dari lahan perkebunan tersebut.

Pemkab Bengkayang menegaskan tidak akan tinggal diam menghadapi persoalan yang menyangkut kepastian hukum dan keberlangsungan ekonomi warga. “Kita akan menyampaikan surat keberatan kepada Tim Satgas PKH untuk meminta klarifikasi. Ini yang mau kita lakukan,” ujar Sebastianus.

Dalam forum tersebut, Ketua Koperasi Dasar Tumbuh Harapan, Kornelius Arif, yang juga mewakili Koperasi Matang Ware, menyampaikan bahwa total 703 kepala keluarga terdampak konflik lahan ini. Koperasi Dasar Tumbuh Harapan tercatat memiliki lahan seluas 419 hektare dengan 297 kepala keluarga pemilik SHM, dengan estimasi kerugian mencapai Rp3.676.131.049.

Sementara Koperasi Matang Ware mengelola lahan 623 hektare dengan 406 kepala keluarga, dengan kerugian sekitar Rp44.798.000. Total kerugian kedua koperasi diperkirakan mencapai Rp3.720.929.049, mencakup kehilangan produksi hingga biaya pemulihan lahan.

Kornelius berharap pemerintah pusat melalui Satgas PKH segera memberikan kejelasan dan langkah konkret agar masyarakat dapat kembali mengelola lahan yang menjadi sumber penghidupan mereka. Pemkab Bengkayang menegaskan akan terus mengawal proses penyelesaian konflik agraria ini hingga hak masyarakat memperoleh kepastian hukum dan perlindungan yang semestinya. (Rin)

  • Penulis: Metro Singkawang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gandeng Konten Kreator Lokal, Pemkot Singkawang Perkuat Diseminasi Informasi yang Humanis dan Terpercaya

    Gandeng Konten Kreator Lokal, Pemkot Singkawang Perkuat Diseminasi Informasi yang Humanis dan Terpercaya

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com – Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi memulai langkah baru dalam penyebaran informasi daerah. Melalui kegiatan Koordinasi dan Kolaborasi Diseminasi Informasi Pemerintah Daerah, Pemkot merangkul sejumlah konten kreator lokal di TCM Room Kantor Wali Kota Singkawang, Rabu (14/1/2026). Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara otoritas pemerintah dengan para […]

  • Targetkan Juara di Kayong Utara, LPTQ Sambas Fokus Perkuat Sinergi dan Pembinaan Intensif Kafilah

    Targetkan Juara di Kayong Utara, LPTQ Sambas Fokus Perkuat Sinergi dan Pembinaan Intensif Kafilah

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kabupaten Sambas bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Sambas resmi menggelar rapat persiapan guna menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-34 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan di ruang rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas pada Selasa, 14 April 2026. Pertemuan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus LPTQ Kabupaten Sambas untuk […]

  • KIP Kuliah 2026 Digelontorkan Rp15,3 Triliun, Kenapa Kuota Bisa Turun di Kampus Tertentu?

    KIP Kuliah 2026 Digelontorkan Rp15,3 Triliun, Kenapa Kuota Bisa Turun di Kampus Tertentu?

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com — Pemerintah menaikkan anggaran Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada 2026 menjadi Rp15,32 triliun. Meski demikian, jumlah penerima di sejumlah kampus bisa mengalami penurunan. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) menegaskan kondisi tersebut bukan akibat pemangkasan anggaran, melainkan perubahan skema distribusi yang kini berbasis data sosial dan […]

  • Babinsa di Paloh Bantu Warga Bangun Warung, Wujud Kedekatan TNI dengan Masyarakat

    Babinsa di Paloh Bantu Warga Bangun Warung, Wujud Kedekatan TNI dengan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com — Babinsa Desa Matang Danau Koramil 08/Paloh, Koptu Sularko, membantu warga membangun warung di Desa Matang Danau, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kamis (14/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan melalui komunikasi sosial (komsos) sebagai upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan. Dalam kegiatan itu, Koptu Sularko tampak ikut membantu proses pembangunan warung milik warga […]

  • Lansia di Seluas Nekat Minum Racun Rumput, Diduga Depresi Karena Faktor Usia dan Penyakit Asma

    Lansia di Seluas Nekat Minum Racun Rumput, Diduga Depresi Karena Faktor Usia dan Penyakit Asma

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Peristiwa memprihatinkan terjadi di Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat pada Jumat, 17 April 2026. Seorang perempuan lanjut usia berinisial B (68) diduga nekat mencoba mengakhiri hidup dengan meminum racun rumput. Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh anak kandung korban, berinisial I, sekitar pukul 13.00 WIB. Sebelum insiden terjadi, korban sempat beraktivitas normal […]

  • PGRI Singkawang Dorong Bahasa Melayu Sambas Jadi Muatan Lokal di Sekolah

    PGRI Singkawang Dorong Bahasa Melayu Sambas Jadi Muatan Lokal di Sekolah

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Singkawang menggelar Konferensi Kerja Kota (Konkerkot) yang dirangkaikan dengan Seminar Pendidikan bertema penguatan muatan lokal Bahasa Melayu Sambas dalam proses pembelajaran di sekolah. Kegiatan yang berlangsung di Rumah Melayu Balai Serumpun, Rabu (3/6/2026), itu diikuti ratusan guru, akademisi, dan praktisi pendidikan. Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin yang […]

expand_less