Breaking News
Trending Tags
Beranda » Headline » PGRI Singkawang Dorong Bahasa Melayu Sambas Jadi Muatan Lokal di Sekolah

PGRI Singkawang Dorong Bahasa Melayu Sambas Jadi Muatan Lokal di Sekolah

  • account_circle Metro Singkawang
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Singkawang menggelar Konferensi Kerja Kota (Konkerkot) yang dirangkaikan dengan Seminar Pendidikan bertema penguatan muatan lokal Bahasa Melayu Sambas dalam proses pembelajaran di sekolah.

Kegiatan yang berlangsung di Rumah Melayu Balai Serumpun, Rabu (3/6/2026), itu diikuti ratusan guru, akademisi, dan praktisi pendidikan. Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin yang membuka kegiatan tersebut mengatakan pemerintah dan PGRI memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menyiapkan sumber daya manusia yang unggul.

Menurut dia, pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga harus membentuk karakter dan identitas budaya peserta didik. “Sejak dahulu hingga sekarang, sinergi antara pemerintah dan PGRI harus terus diperkuat karena memiliki tujuan yang sama, yaitu menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk masa depan,” kata Muhammadin.

Ia menilai penguatan Bahasa Melayu Sambas di lingkungan sekolah merupakan langkah strategis untuk menjaga budaya lokal. Menurut dia, Bahasa Melayu mengandung nilai kesantunan, tata krama, dan etika yang penting dalam pembentukan karakter siswa.

“Bahasa Melayu bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga sarana mewariskan nilai budaya, sopan santun, dan etika kepada generasi muda,” ujarnya.

Muhammadin menambahkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus berjalan beriringan dengan upaya pelestarian budaya daerah. Ia berharap sekolah dapat menjadi ruang untuk menumbuhkan kebanggaan siswa terhadap bahasa dan budaya lokal.

“Jangan sampai anak-anak kita maju dalam ilmu pengetahuan, tetapi kehilangan jati diri karena tidak mengenal budaya dan bahasa daerahnya sendiri,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang Asmadi mengatakan seluruh satuan pendidikan mulai dari PAUD hingga SMA sederajat di Kota Singkawang diwajibkan menerapkan konsep Trigatra Bangun Bahasa.

Konsep tersebut menekankan penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama, pelestarian bahasa daerah, serta penguasaan bahasa asing. “Peserta didik harus mengutamakan Bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing. Inilah yang kami sebut sebagai Trigatra Bangun Bahasa,” kata Asmadi.

Ia mengatakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama PGRI Kota Singkawang juga telah merumuskan rancangan kurikulum yang memasukkan Bahasa Melayu Sambas sebagai bagian dari mata pelajaran muatan lokal.

Melalui kegiatan tersebut, Bahasa Melayu Sambas diharapkan semakin mendapat ruang dalam dunia pendidikan sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga warisan budaya di Kota Singkawang. (*/)

  • Penulis: Metro Singkawang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Singkawang Ditemukan Meninggal di Parit Jumbo, Motor Korban Ditemukan di Aliran Air

    Warga Singkawang Ditemukan Meninggal di Parit Jumbo, Motor Korban Ditemukan di Aliran Air

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Seorang warga Kelurahan Bukit Batu, Kecamatan Singkawang Tengah, berinisial S (55), ditemukan meninggal dunia di kawasan Parit Jumbo, Jalan Veteran RT 062/RW 004, Kelurahan Roban, Jumat (12/6/2026). Korban diduga mengalami kecelakaan air saat berada di area kebun miliknya. Berdasarkan keterangan keluarga, korban berangkat ke kebun bersama istrinya sekitar pukul 07.30 WIB untuk menanam […]

  • Hujan Deras Picu Banjir di Jalan Raya Sungai Betung, Jalur Bengkayang–Singkawang Sempat Terhambat

    Hujan Deras Picu Banjir di Jalan Raya Sungai Betung, Jalur Bengkayang–Singkawang Sempat Terhambat

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Sungai Betung sejak Jumat (1/5/2026) sore hingga Sabtu (2/5/2026) dini hari menyebabkan banjir di ruas Jalan Raya Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Luapan air sempat melumpuhkan aktivitas lalu lintas di jalur utama yang menghubungkan Bengkayang dan Singkawang tersebut. Genangan air terpantau paling parah terjadi […]

  • Maju Calon Ketum BM PAN 2026-2031, Slamet Ariyadi Puji Kepemimpinan Lutfi Almutahar di Kalbar

    Maju Calon Ketum BM PAN 2026-2031, Slamet Ariyadi Puji Kepemimpinan Lutfi Almutahar di Kalbar

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Kalimantan Barat bersama Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kalbar menggelar pertemuan strategis di 5 CM Café, Pontianak, pada Sabtu malam (2/5/2026). Pertemuan yang dikemas dalam suasana santai namun serius ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus penegasan arah dukungan politik kaum muda PAN di Kalimantan […]

  • Sering Jadi Keluhan di Medsos, Ria Norsan Pertegas Pembagian Kewenangan Perbaikan Jalan di Kalbar

    Sering Jadi Keluhan di Medsos, Ria Norsan Pertegas Pembagian Kewenangan Perbaikan Jalan di Kalbar

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan bahwa koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota akan terus diperkuat. Langkah ini diambil agar pembangunan serta pemeliharaan jalan di Kalimantan Barat berjalan efektif guna mendukung konektivitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi daerah. Penegasan tersebut disampaikan sebagai respons atas ramainya keluhan masyarakat di media sosial terkait kondisi jalan […]

  • Lansia di Seluas Nekat Minum Racun Rumput, Diduga Depresi Karena Faktor Usia dan Penyakit Asma

    Lansia di Seluas Nekat Minum Racun Rumput, Diduga Depresi Karena Faktor Usia dan Penyakit Asma

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Peristiwa memprihatinkan terjadi di Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat pada Jumat, 17 April 2026. Seorang perempuan lanjut usia berinisial B (68) diduga nekat mencoba mengakhiri hidup dengan meminum racun rumput. Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh anak kandung korban, berinisial I, sekitar pukul 13.00 WIB. Sebelum insiden terjadi, korban sempat beraktivitas normal […]

  • Warga Bengkayang Keluhkan Bak Penampungan Sampah Rusak Ganggu Kenyamanan

    Warga Bengkayang Keluhkan Bak Penampungan Sampah Rusak Ganggu Kenyamanan

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Kondisi bak penampungan sampah di Jalan Pertanian BP2, Kelurahan Bumi Emas, Kecamatan Bengkayang, kembali menjadi sorotan warga. Fasilitas tersebut diketahui telah mengalami kerusakan dalam waktu cukup lama dan hingga kini belum mendapatkan perbaikan, sehingga sampah kerap meluap dan berserakan di sekitar lokasi. Berdasarkan pantauan di lapangan, rangka bak sampah tampak mengalami korosi dan […]

expand_less