Breaking News
Trending Tags
Beranda » Headline » Pemkot Singkawang Susun Masterplan Kota Baru, Usung Konsep Smart City

Pemkot Singkawang Susun Masterplan Kota Baru, Usung Konsep Smart City

  • account_circle Metro Singkawang
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.com – Pemerintah Kota Singkawang mulai menyusun masterplan tata ruang dan pengembangan pusat kota baru sebagai upaya mengarahkan pembangunan kota yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Pembahasan program tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie bersama Wakil Wali Kota Muhammadin dalam rapat kerja di Kantor Wali Kota Singkawang, Selasa (2/6/2026).

Tjhai Chui Mie mengatakan, masterplan tata ruang akan menjadi pedoman dalam pengendalian pemanfaatan ruang, pemberian izin pembangunan, serta penentuan prioritas pembangunan infrastruktur. “Masterplan ini penting agar pembangunan kota berjalan terarah, tidak tumpang tindih, dan tetap selaras dengan Rencana Tata Ruang Wilayah,” kata Tjhai Chui Mie.

Dalam rapat tersebut, tim arsitek memaparkan sejumlah alternatif pengembangan wilayah dengan konsep compact city atau kota kompak yang ramah lingkungan dan didukung sistem transportasi terpadu.

Kajian awal juga mencakup analisis daya dukung lingkungan serta proyeksi pertumbuhan penduduk hingga 20 tahun mendatang. Salah satu fokus pembahasan adalah pengembangan pusat kota baru yang diproyeksikan menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi, pusat pelayanan publik, dan pusat aktivitas masyarakat.

Menurut Tjhai Chui Mie, perencanaan kawasan harus mempertimbangkan tata ruang, konektivitas antarwilayah, ketersediaan infrastruktur, ruang terbuka hijau, hingga potensi pengembangan ekonomi daerah. Ia meminta kawasan tersebut mengusung konsep smart city dan kota inklusif.

“Ketersediaan ruang terbuka hijau minimal 30 persen, sistem drainase berwawasan lingkungan, jalur pedestrian yang nyaman, serta akses ramah disabilitas harus menjadi bagian penting dalam perencanaan,” ujarnya.

Pemkot Singkawang menilai pembangunan pusat kota baru diperlukan untuk mendukung pemerataan pembangunan sekaligus mengurangi kepadatan di kawasan inti kota. Ke depan, kawasan itu direncanakan dilengkapi pusat pemerintahan baru, area perdagangan dan jasa, hunian terjangkau, ruang publik, serta simpul transportasi yang terhubung dengan wilayah penyangga.

Selain membahas masterplan tata ruang, rapat juga membahas pradesain Bundaran Tirta Cakra Mahkota yang direncanakan menjadi ikon baru Kota Singkawang. Bundaran tersebut akan difungsikan sebagai simpul lalu lintas sekaligus landmark kota yang merepresentasikan identitas masyarakat Singkawang.

Tim arsitek memaparkan desain yang mengangkat nilai budaya lokal melalui ornamen yang menggambarkan harmoni tiga etnis besar di Singkawang. Kawasan bundaran juga akan dilengkapi air mancur, taman tematik, dan pencahayaan artistik untuk memperkuat daya tarik wisata perkotaan.

Tjhai Chui Mie meminta penyempurnaan desain dilakukan dengan melibatkan tokoh budaya, akademisi, dan komunitas kreatif agar nilai-nilai lokal tetap terakomodasi. “Targetnya, ikon baru ini dapat menjadi destinasi wisata perkotaan sekaligus memperkuat citra Kota Singkawang,” katanya.

Pemkot Singkawang juga meminta Bappeda dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang segera menyelesaikan kajian teknis dan menyiapkan tahapan sosialisasi kepada masyarakat. Menurut dia, seluruh proses pembangunan akan dilakukan secara bertahap dan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan. (*/)

  • Penulis: Metro Singkawang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Tangkap Empat Pelaku Narkoba dalam Operasi Pekat Kapuas 2026 di Singkawang

    Polisi Tangkap Empat Pelaku Narkoba dalam Operasi Pekat Kapuas 2026 di Singkawang

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com — Kepolisian Resor Singkawang, Kalimantan Barat, menangkap empat pelaku peredaran narkotika dalam rangkaian Operasi Pekat Kapuas 2026 yang digelar di wilayah Kota Singkawang. Penangkapan dilakukan secara bertahap setelah polisi mengungkap kasus pertama pada Senin (5/5/2026) dengan mengamankan dua pelaku berinisial G.F. (29) dan A.B. (38). Dari hasil pengembangan, aparat kembali menangkap dua pelaku lainnya, […]

  • Perkuat Sinergi, Bupati Satono Serap Aspirasi Serikat Buruh Kerakyatan di Sambas

    Perkuat Sinergi, Bupati Satono Serap Aspirasi Serikat Buruh Kerakyatan di Sambas

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Bupati Sambas, Satono, menggelar agenda dialog dan silaturahmi bersama perwakilan Serikat Buruh Kerakyatan (Serbuk) Indonesia Kabupaten Sambas di Kediaman Dinas Bupati pada Sabtu (2/5/2026). Pertemuan ini menjadi ruang terbuka bagi pemerintah daerah untuk mempererat komunikasi sekaligus menyerap langsung aspirasi para pekerja guna mendorong pembangunan yang lebih inklusif di wilayah Kabupaten Sambas. Dialog tersebut […]

  • Pemkot Singkawang Kawal ISBI Menuju Universitas, Verifikasi Lapangan Segera Dilakukan

    Pemkot Singkawang Kawal ISBI Menuju Universitas, Verifikasi Lapangan Segera Dilakukan

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Pemerintah Kota Singkawang mulai mengambil langkah konkret untuk mendukung transformasi Institut Sains dan Bisnis Internasional (ISBI) Singkawang menjadi universitas. Dukungan itu diwujudkan melalui verifikasi lapangan yang akan menjadi bagian dari rekomendasi kepada pemerintah pusat. Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, setelah menerima audiensi jajaran ISBI Singkawang di Kantor Wali Kota […]

  • Bahasa Melayu Singkawang Mulai Terkikis, Balai Bahasa Gandeng Guru Jadikan Materi Utama di SD dan SMP

    Bahasa Melayu Singkawang Mulai Terkikis, Balai Bahasa Gandeng Guru Jadikan Materi Utama di SD dan SMP

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Bahasa daerah Melayu di Kota Singkawang kini menjadi fokus utama program pelestarian melalui jalur pendidikan formal. Langkah ini diambil menyusul indikasi menurunnya penggunaan bahasa ibu tersebut dalam komunikasi sehari-hari, terutama di lingkungan keluarga. Program revitalisasi ini digagas oleh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat dan mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Singkawang. Strategi utamanya […]

  • Dukung Pemerintahan Norsan-Krisantus, MABM Tetap Jalankan Fungsi Kontrol Sosial

    Dukung Pemerintahan Norsan-Krisantus, MABM Tetap Jalankan Fungsi Kontrol Sosial

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri acara Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Provinsi Kalimantan Barat di Pendopo Gubernur pada Minggu (19/4/2026). Momentum ini menjadi sarana penguatan silaturahmi sekaligus penegasan identitas budaya Melayu dalam menghadapi tantangan zaman yang kian kompleks. Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menekankan bahwa budaya Melayu […]

  • Musrenbang Singkawang Selatan 2027: Warga Usulkan 262 Program, Paving Jalan dan Drainase Jadi Prioritas

    Musrenbang Singkawang Selatan 2027: Warga Usulkan 262 Program, Paving Jalan dan Drainase Jadi Prioritas

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pembangunan infrastruktur dasar dan penguatan konektivitas wilayah tetap menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat di Kecamatan Singkawang Selatan. Aspirasi tersebut tertuang dalam Musrenbang RKPD Kota Singkawang Tahun 2027 tingkat Kecamatan Singkawang Selatan yang menghimpun sebanyak 262 usulan kegiatan. Kegiatan musyawarah yang berlangsung di Aula Kantor Camat Singkawang Selatan pada Senin, 2 Februari 2026 tersebut […]

expand_less