Breaking News
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Kisah Inspiratif dari Sambas: Pasangan Suami Istri Raih Gelar Doktor Bersamaan

Kisah Inspiratif dari Sambas: Pasangan Suami Istri Raih Gelar Doktor Bersamaan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Kabar membanggakan datang dari dunia akademik Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Pasangan suami istri, Bayu dan Poniam, sukses mengukir sejarah pribadi dengan meraih gelar doktor secara bersamaan pada program Pascasarjana konsentrasi Pendidikan dan Keguruan di UIN Alauddin Makassar.

Prosesi promosi doktor yang sangat dinantikan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 16 April 2026. Keberhasilan keduanya meraih gelar akademik tertinggi di waktu yang sama menjadi momen langka yang mengharukan sekaligus membanggakan.

Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, khususnya para akademisi dan generasi muda di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

Poniam sendiri dikenal sebagai dosen di Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (UNISSAS). Dalam kesehariannya, ia sangat aktif menjalankan tugas sebagai pendidik dan peneliti yang berfokus pada pengembangan kualitas pendidikan di daerah.

Dedikasi Poniam dalam dunia pendidikan, terutama pada penguatan pembelajaran di tingkat dasar, telah memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Sambas.

Sementara itu, suaminya, Bayu, juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan penelitian serta pengembangan gagasan pendidikan. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada isu-isu pembangunan SDM dan pengembangan wilayah perbatasan.

Bagi Bayu, gelar doktor yang diraihnya merupakan langkah penting untuk memperkuat kontribusinya dalam dunia intelektual, khususnya dalam menjawab tantangan pendidikan di daerah asalnya.

Perjalanan meraih gelar doktor secara bersamaan tentu bukan perkara mudah. Pasangan ini harus melewati proses akademik yang panjang dan melelahkan, mulai dari penelitian lapangan, penulisan disertasi, hingga ujian promosi yang menguras energi.

Di tengah berbagai tanggung jawab sebagai akademisi dan aktivitas sosial, kunci keberhasilan mereka adalah sikap saling mendukung dan menguatkan satu sama lain hingga berhasil mencapai garis finis pendidikan doktoral.

Keberhasilan pasangan ini memberikan pesan kuat bahwa pendidikan merupakan jalan utama untuk membangun masa depan yang lebih baik. Kisah mereka membuktikan bahwa kesungguhan dan ketekunan mampu membawa putra daerah bersaing di perguruan tinggi terkemuka.

Bagi masyarakat Kabupaten Sambas, kehadiran dua doktor baru ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan dunia penelitian dan pembangunan sumber daya manusia di wilayah perbatasan.

Kisah inspiratif Bayu dan Poniam diharapkan mampu memotivasi para mahasiswa dan pendidik lainnya untuk terus menempuh pendidikan setinggi mungkin demi kemajuan bangsa dan karakter masyarakat yang lebih berdaya saing.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Remaja 15 Tahun Terlibat Penyerangan Warkop Diamankan di Singkawang, Patroli Sisir Titik Rawan Dini Hari

    Remaja 15 Tahun Terlibat Penyerangan Warkop Diamankan di Singkawang, Patroli Sisir Titik Rawan Dini Hari

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Sat Samapta Polres Singkawang melaksanakan Patroli Perintis Presisi sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) di wilayah Kota Singkawang. Kegiatan patroli ini dilaksanakan mulai Jumat malam hingga Sabtu dini hari, 7 Februari 2026. Petugas bersiaga memantau situasi kota mulai pukul 20.00 WIB hingga 08.00 WIB guna memastikan keamanan […]

  • 20 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Jalan Utama Menuju Perkebunan Sawit di Seluas Bahayakan Warga

    20 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Jalan Utama Menuju Perkebunan Sawit di Seluas Bahayakan Warga

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Rinto Andreas
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Ruas jalan penghubung yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat Desa Kalon, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang, menuju kawasan perkebunan kelapa sawit milik PT Agrinas Palma Nusantara kini dalam kondisi yang memprihatinkan. Kerusakan parah di jalur tersebut memicu keluhan dari para pekerja dan warga sekitar yang melintas setiap hari, Sabtu (9/5/2026). Jalan yang menjadi akses […]

  • Gagalkan Penyelundupan Telur Penyu dan Daging Satwa Liar di Pelabuhan Sintete

    Gagalkan Penyelundupan Telur Penyu dan Daging Satwa Liar di Pelabuhan Sintete

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Barat (Karantina Kalbar) menggagalkan penyelundupan sejumlah komoditas satwa dan produk hewan ilegal di Tempat Pelayanan Karantina Pelabuhan Sintete, Kabupaten Sambas. Pengungkapan tersebut dilakukan saat petugas melakukan pengawasan terhadap kedatangan KMP Bahtera Nusantara 03 pada Minggu (18/5/2026). Dalam pemeriksaan itu, petugas menemukan sejumlah media pembawa Hama Penyakit […]

  • Jelang Imlek, Karantina Kalbar Gagalkan Penyelundupan Bibit Bambu Hias Asal Malaysia di PLBN Entikong

    Jelang Imlek, Karantina Kalbar Gagalkan Penyelundupan Bibit Bambu Hias Asal Malaysia di PLBN Entikong

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan PLBN Entikong kembali membuktikan perannya sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan hayati negara. Dalam operasi pengawasan rutin pada Selasa, 3 Februari 2026, petugas berhasil menggagalkan upaya pemasukan sembilan kemasan bibit bambu hias asal Malaysia di jalur lintas batas negara. Penindakan ini dilakukan karena komoditas tersebut berisiko membawa organisme […]

  • Lansia di Seluas Nekat Minum Racun Rumput, Diduga Depresi Karena Faktor Usia dan Penyakit Asma

    Lansia di Seluas Nekat Minum Racun Rumput, Diduga Depresi Karena Faktor Usia dan Penyakit Asma

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Peristiwa memprihatinkan terjadi di Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat pada Jumat, 17 April 2026. Seorang perempuan lanjut usia berinisial B (68) diduga nekat mencoba mengakhiri hidup dengan meminum racun rumput. Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh anak kandung korban, berinisial I, sekitar pukul 13.00 WIB. Sebelum insiden terjadi, korban sempat beraktivitas normal […]

  • Siap Manjakan Wisatawan Medis Kalbar, Timberland Medical Centre Kuching Siapkan Layanan Jemput di PLBN

    Siap Manjakan Wisatawan Medis Kalbar, Timberland Medical Centre Kuching Siapkan Layanan Jemput di PLBN

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Timberland Medical Centre menegaskan posisinya sebagai salah satu rumah sakit swasta terkemuka di Kuching, Sarawak, Malaysia, yang siap menjadi jujukan utama bagi para wisatawan medis regional. Berdiri kokoh sejak tahun 1994, rumah sakit yang kini beroperasi di bawah payung jaringan global raksasa, IHH Healthcare Malaysia, ini melayani basis pasien dari seluruh penjuru Pulau […]

expand_less