Imigrasi Singkawang Perkuat Pengawasan Orang Asing lewat TIMPORA
- account_circle Metro Singkawang
- calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
- print Cetak

Imigrasi Singkawang memperkuat pengawasan orang asing melalui TIMPORA di tengah meningkatnya aktivitas wisata dan investasi di Kota Singkawang. Foto: dok Humas Singkawang
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.com — Kantor Imigrasi Kelas I TPI Singkawang memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing melalui Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) yang digelar di Singkawang, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah meningkatnya aktivitas wisata, budaya, dan investasi di Kota Singkawang.
Sekretaris Daerah Kota Singkawang Dwi Yanti mengatakan, Singkawang memiliki karakteristik sebagai kota toleransi, kota wisata budaya, sekaligus daerah yang berkembang menjadi tujuan investasi. Menurut dia, pengembangan Bandara Singkawang dan berbagai destinasi wisata budaya turut meningkatkan mobilitas masyarakat, termasuk kunjungan warga negara asing.
“Singkawang adalah kota yang terbuka terhadap investasi dan kunjungan wisatawan mancanegara. Namun keterbukaan itu harus tetap diiringi dengan pengawasan yang baik agar keamanan dan ketertiban daerah tetap terjaga,” kata Dwi Yanti.
Ia menegaskan, pengawasan terhadap orang asing bukan hanya menjadi tugas imigrasi, melainkan tanggung jawab bersama seluruh unsur terkait. Karena itu, diperlukan sinergi, komunikasi, dan pertukaran informasi yang cepat serta efektif antarinstansi.
Dwi Yanti juga mengimbau masyarakat, termasuk pemilik dan pengelola penginapan, agar aktif melaporkan keberadaan maupun aktivitas warga negara asing yang dinilai mencurigakan atau tidak sesuai izin tinggal. “Laporkan segera apabila terdapat aktivitas warga negara asing yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.
Ia berharap seluruh instansi yang tergabung dalam TIMPORA dapat meningkatkan pengawasan hingga tingkat kecamatan dan kelurahan dengan pendekatan humanis namun tetap tegas.
Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Kepatuhan Internal Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Barat Azriyal Zam mengatakan, Singkawang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan nasional memiliki daya tarik tinggi bagi wisatawan asing maupun warga negara asing dengan berbagai latar belakang kegiatan.
Menurut dia, kondisi tersebut memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, namun juga membutuhkan pengawasan yang kuat demi menjaga keamanan wilayah. “TIMPORA harus menjadi garda terdepan dalam membangun sistem pengawasan orang asing yang terintegrasi, cepat, dan responsif terhadap dinamika di lapangan,” kata Azriyal.
Ia menambahkan, keberhasilan pengawasan orang asing memerlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, TNI, Polri, instansi teknis terkait, hingga pengelola tempat penginapan.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Singkawang Dwi Yanti, Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Kepatuhan Internal Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Barat Azriyal Zam, unsur intelijen TNI, organisasi perangkat daerah terkait, serta para lurah di Kota Singkawang.
- Penulis: Metro Singkawang

Saat ini belum ada komentar