Buka Temu BAPAKAT Area Singbebas, Bupati Satono Usulkan Layanan Publik Masuk Agenda Depan
- account_circle Komf/Tim
- calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
- print Cetak

Bupati Sambas Satono secara resmi membuka Temu BAPAKAT Area Singbebas di SMP Amkur Sambas. Ia mengapresiasi sinergi umat Katolik dalam pembangunan daerah. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.Com — Bupati Sambas, Satono, secara resmi membuka pelaksanaan Temu Bapak-Bapak Katolik (BAPAKAT) Area Singbebas yang berlangsung di SMP Amkur Sambas, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan yang diikuti perwakilan dari 11 paroki di Dekanat Singbebas tersebut mengusung tema “Membangun Keluarga, Gereja, dan Bangsa dalam Keberagaman.” Tema ini menjadi pengingat pentingnya peran kaum bapak sebagai pilar utama dalam membangun keluarga yang harmonis, memperkuat kehidupan bergereja, sekaligus menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Sambas, Satono menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sambas mendukung penuh setiap aktivitas keagamaan yang mampu mempererat persaudaraan serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
“Saya selaku kepala daerah mendukung sepenuhnya apa yang dilakukan oleh umat Katolik, khususnya Bapak-Bapak Katolik. Kegiatan seperti ini menjadi wadah untuk memperkuat persaudaraan sekaligus membangun semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Satono.
Bupati juga berharap pelaksanaan Temu BAPAKAT pada tahun-tahun mendatang dapat dikemas lebih meriah dengan menghadirkan berbagai layanan publik yang dapat langsung dimanfaatkan masyarakat.
“Harapan saya, agenda yang akan datang dibuat lebih meriah lagi, termasuk menghadirkan pelayanan publik seperti administrasi kependudukan, pelayanan kesehatan, dan layanan lainnya sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Satono menilai sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, termasuk umat Katolik, telah menjadi modal penting dalam mewujudkan visi Sambas Berkah Berkemajuan.
“Saya sangat terbuka melihat sinergitas dan antusiasme kolaborasi kita semua. Umat Katolik telah membersamai perjalanan pembangunan Kabupaten Sambas. Mudah-mudahan kebersamaan ini terus dijaga dan dirawat untuk mengawal pembangunan daerah,” ungkapnya.
Ia juga berharap BAPAKAT tidak hanya menjadi wadah pembinaan keagamaan, tetapi turut berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan mampu membawa Kabupaten Sambas semakin maju.
- Penulis: Komf/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar