Musda V Partai Demokrat Kalbar Dimulai, Bacalon Ketua Wajib Kantongi Dukungan 20 Persen Pemilik Suara
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

DPD Partai Demokrat Kalbar resmi membuka pendaftaran bakal calon Ketua DPD melalui Musda V mulai 3 hingga 9 Juli 2026. Simak syarat minimal dukungannya. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.Com — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalimantan Barat (Kalbar) resmi memulai tahapan penjaringan bakal calon Ketua DPD melalui Musyawarah Daerah (Musda) V. Panitia Steering Committee (SC) Musda V DPD Partai Demokrat Kalbar menetapkan mekanisme pendaftaran mulai tanggal 3 hingga 9 Juli 2026.
Ketua SC Musda V DPD Partai Demokrat Kalbar, Andi Aswad, menjelaskan bahwa proses pendaftaran dibuka setiap hari kerja mulai pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB di sekretariat panitia.
“Kami sudah membuka pendaftaran mulai 3 Juli hingga tanggal 9 Juli. Kami siap menerima berkas pendaftaran bagi kader yang ingin maju sebagai bakal calon Ketua DPD,” ujar Andi Aswad, Kamis (2/7/2026).
Terkait persyaratan bakal calon (Bacalon), Andi menekankan terdapat persyaratan mutlak yang harus dipenuhi, yakni ber-KTP Warga Negara Indonesia (WNI) dan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat. Selain itu, kandidat diwajibkan memenuhi syarat dukungan minimal 20 persen dari total pemilik suara untuk bisa dinyatakan sah sebagai calon ketua.
“Di internal kami, pemilik suara terdiri dari 14 DPC kabupaten/kota, gabungan Organisasi Sayap (Orsap) yang dihitung satu suara, serta DPD dan DPP. Jika dikalkulasikan, minimal kandidat harus mengantongi dukungan dari 4 pemilik suara untuk bisa maju,” urainya.
Andi mengungkapkan, hingga hari pertama pembukaan tahapan ini, belum ada kader yang datang ke sekretariat untuk mengambil formulir pendaftaran secara resmi. Meski demikian, atmosfer kontestasi sudah mulai hangat lantaran beberapa kader potensial, baik yang berkiprah di tingkat nasional maupun tokoh di Kalimantan Barat, sudah menyatakan ketertarikannya secara lisan.
“Di internal memang sudah ada satu hingga dua figur yang menyatakan minat untuk maju secara lisan. Namun hari ini kami baru menyampaikan secara resmi persyaratan pencalonan kepada publik, sehingga kami belum dapat mengumumkan siapa saja nama-nama kader yang akan maju,” tambahnya.
Andi juga menanggapi pertanyaan mengenai peluang tokoh eksternal untuk bergabung dan mencalonkan diri. Ia menegaskan bahwa Partai Demokrat adalah partai yang inklusif bagi siapa saja, selama kandidat tersebut mampu menunjukkan KTA resmi dan lolos verifikasi dari BPOKK (Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan).
“Prinsipnya kembali ke pribadi masing-masing. Partai Demokrat adalah partai nasionalis-religius yang terbuka untuk semua kalangan, suku, bangsa, dan agama. Asalkan memiliki KTA dan didukung pemilik suara, silakan saja,” tegas Andi.
Selain agenda krusial pemilihan Ketua DPD, Musda V ini juga akan difokuskan pada penyusunan cetak biru program kerja strategis untuk lima tahun ke depan.
“Agenda yang tidak kalah penting tentu menetapkan program kerja dan target-target capaian yang akan dikejar oleh Demokrat selama lima tahun ke depan. Kami siap menerima dengan baik pendaftaran para bakal calon sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan bersama,” jelas Andi sembari menegaskan bahwa seluruh proses penjaringan akan dilaksanakan secara terbuka, transparan, dan berpedoman penuh pada aturan organisasi.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar