Siap Manjakan Wisatawan Medis Kalbar, Timberland Medical Centre Kuching Siapkan Layanan Jemput di PLBN
- account_circle Tim Liputan
- calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
- print Cetak

Timberland Medical Centre Kuching, bagian dari jaringan IHH Healthcare Malaysia, menawarkan paket skrining kesehatan dan layanan penjemputan gratis di PLBN Entikong serta Aruk bagi pasien asal Kalimantan Barat. (Foto: Tim)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.Com — Timberland Medical Centre menegaskan posisinya sebagai salah satu rumah sakit swasta terkemuka di Kuching, Sarawak, Malaysia, yang siap menjadi jujukan utama bagi para wisatawan medis regional. Berdiri kokoh sejak tahun 1994, rumah sakit yang kini beroperasi di bawah payung jaringan global raksasa, IHH Healthcare Malaysia, ini melayani basis pasien dari seluruh penjuru Pulau Borneo, termasuk pasien asal Kalimantan Barat (Kalbar), Indonesia.
Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, rumah sakit ini tengah merencanakan proyek ekspansi besar berupa pembangunan gedung rumah sakit tersier baru berkapasitas 200 tempat tidur yang berlokasi strategis di pusat kota Kuching. Langkah ini diambil guna mengakomodasi tingginya lonjakan permintaan pelayanan medis yang komprehensif.
Saat ini, rumah sakit tersebut telah dipersenjatai dengan jajaran peralatan penunjang hidup (life support) mutakhir kelas dunia serta menyediakan berbagai macam pilihan tindakan intervensi bedah maupun perawatan rawat jalan (outpatient care).
Adapun kluster spesialisasi klinis unggulan yang tersedia meliputi Kardiologi (Jantung), Nefrologi (Ginjal), Manajemen Nyeri, Oftalmologi (Mata), Pediatri (Anak), Ortopedi (Tulang), Urologi, Radiologi, serta Obstetri & Ginekologi (Kandungan).
Bagi masyarakat yang ingin melakukan deteksi dini, Timberland Medical Centre menyediakan pilihan Paket Skrining Kesehatan (Medical Check-Up). Tarif untuk paket standar dipatok sangat bersaing, berkisar antara MYR 620 hingga MYR 1.025 (seperti pilihan paket EHS2, Female Gold, dan Female Premier). Sebagai bagian dari standar operasional medis, pasien yang akan mengambil paket ini diwajibkan untuk menjalani puasa selama 8 hingga 10 jam sebelum proses pengambilan sampel klinis dilakukan.
Aksesibilitas menuju rumah sakit ini pun terbilang sangat prima karena hanya berjarak sekira 10 menit berkendara dari Bandara Internasional Kuching (KCH), serta sangat mudah dijangkau menggunakan moda transportasi daring (Grab) maupun layanan taksi bandara resmi.
Spesial bagi pasien luar negeri, pihak manajemen menyediakan International Patient Centre yang melayani bantuan penerjemah bahasa, kemudahan proses registrasi, hingga fasilitasi pengurusan visa medis untuk perawatan jangka panjang. Menariknya, bagi pasien asal Kalimantan Barat, pihak rumah sakit menyediakan layanan penjemputan armada langsung dari gerbang perbatasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN), baik melalui jalur PLBN Entikong (Sanggau) maupun PLBN Aruk (Sambas).
Senior Operation Executive Timberland Medical Centre, Muhammad Khalid Rahimi, menegaskan komitmen tinggi jajarannya dalam menyambut kedatangan para pasien dari Indonesia dengan standar pelayanan premium.
“Rumah sakit ini siap menerima Pasien Internasional, termasuk Indonesia. Kami selalu mengatur jemaah atau pasien daripada Indonesia yang baru datang. Karena kami berkomitmen memberikan yang terbaik segalanya, kami akan atur jalannya (end-to-end service) supaya pasiennya dapat menikmati servis yang terbaik,” jelas Khalid kepada sejumlah awak media dari Indonesia yang berkunjung langsung ke Timberland Medical Centre, Kamis (25/6/2026) pagi.
Khalid juga menjamin bahwa skema pembiayaan medis di rumah sakit ini dikelola secara transparan dan memiliki nilai ekonomi tinggi jika disandingkan dengan kualitas pengobatan medis yang diperoleh pasien.
“Harganya sangat bersaing karena kualitasnya juga tinggi, jadi segala pembiayaannya akan dipakai secara optimal dengan treatment yang tepat. Fasilitas di tempat kami juga merupakan yang terbaik dan kami siap melakukan pelayanan yang terbaik,” pungkas Khalid ramah.
- Penulis: Tim Liputan
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar