Breaking News
Trending Tags
Beranda » Tidayu » Lestarikan Tradisi Melayu Sejak Dini, Disdikbud Singkawang Gelar Prosesi Adat Belarak Pengantin

Lestarikan Tradisi Melayu Sejak Dini, Disdikbud Singkawang Gelar Prosesi Adat Belarak Pengantin

  • account_circle Komf/Tim
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Upaya menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal terus didorong melalui jalur pendidikan formal. Memeriahkan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Singkawang menggelar lomba Belarak Pengantin dan Besurong Saprah pada Rabu (29/4/2026).

Kegiatan ini melibatkan ratusan pelajar dari berbagai jenjang, mulai dari tingkat TK, SD, hingga SMP. Ajang ini menjadi ruang pembelajaran kontekstual berbasis budaya, di mana para siswa diajak mempraktikkan langsung tradisi yang telah diwariskan turun-temurun di Kota Singkawang.

Sebanyak 43 kelompok peserta ambil bagian dalam prosesi Belarak Pengantin. Dengan mengenakan busana adat pengantin Melayu lengkap dan diiringi musik tradisional yang khas, rombongan berjalan layaknya mengarak pengantin sungguhan. Rute dimulai dari Masjid Raya menuju Rumah Melayu Singkawang, menghadirkan nuansa kental tradisi di sepanjang jalan protokol.

Selain arak-arakan, kemeriahan juga terlihat pada lomba Besurong Saprah atau tradisi makan bersama khas Melayu (Saprahan) yang diikuti oleh 54 kelompok peserta. Dalam lomba ini, para pelajar menunjukkan kemampuan dalam menyajikan hidangan sesuai tata cara adat yang sarat dengan nilai kebersamaan, kesantunan, dan etika duduk melantai.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Asmadi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan untuk mencari pemenang, melainkan strategi pendidikan berbasis kearifan lokal yang terencana.

“Lomba Belarak Pengantin bukan hanya ajang kompetisi, tetapi sarana edukasi untuk menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Pelestarian budaya harus dimulai sejak dini melalui dunia pendidikan,” ujar Asmadi, Rabu (29/4/2026).

Asmadi menambahkan, keterlibatan aktif pelajar dalam kegiatan budaya seperti ini diharapkan mampu membangun kedekatan emosional antara siswa dengan warisan leluhur mereka. Harapannya, generasi muda tidak hanya sekadar mengenal nama tradisinya, tetapi juga mencintai dan merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menjaganya dari kepunahan.

Menurutnya, momentum Hardiknas setiap tahunnya harus menjadi pengingat bahwa tujuan pendidikan tidak hanya terpaku pada capaian nilai akademik semata, melainkan juga pada pembentukan karakter yang kuat.

“Pendidikan harus membentuk identitas dan karakter, termasuk kecintaan terhadap budaya sendiri. Kegiatan ini adalah salah satu upaya konkret untuk melestarikan kearifan lokal,” tegasnya.

  • Penulis: Komf/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Singkawang Bakal Sidak Seluruh Pengelola Dapur MBG Buntut Dugaan Keracunan di MAN Model

    Pemkot Singkawang Bakal Sidak Seluruh Pengelola Dapur MBG Buntut Dugaan Keracunan di MAN Model

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota Singkawang bergerak cepat merespons kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa puluhan siswa MAN Model Kota Singkawang. Langkah ini diambil dengan menggelar pertemuan intensif bersama pengelola dapur MBG terkait guna mengevaluasi standar operasional di lapangan. Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti, bersama pihak SPPG […]

  • Gawe Dayak Naik Dango XXVI Singkawang Digelar 27-31 Mei 2026, Hadirkan Karnaval hingga Lomba Tradisional

    Gawe Dayak Naik Dango XXVI Singkawang Digelar 27-31 Mei 2026, Hadirkan Karnaval hingga Lomba Tradisional

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com — Perhelatan budaya Gawe Dayak Naik Dango (GDND) XXVI Kota Singkawang akan digelar selama lima hari, mulai 27 hingga 31 Mei 2026, di Rumah Adat Dayak Kota Singkawang. Panitia pelaksana menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan yang memadukan ritual adat, perlombaan tradisional, kegiatan sosial, hingga hiburan rakyat. Ketua Panitia GDND XXVI, Andreas Aan, mengatakan setiap agenda […]

  • Persipon Pontianak Siap Berlaga di Piala Gubernur Kalbar, Wakil Wali Kota Tekankan Kerja Sama Tim

    Persipon Pontianak Siap Berlaga di Piala Gubernur Kalbar, Wakil Wali Kota Tekankan Kerja Sama Tim

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, secara resmi melepas keberangkatan atlet dan ofisial Persipon Kota Pontianak untuk berlaga pada ajang Liga 4 Piala Gubernur Kalimantan Barat. Kegiatan pelepasan tim kebanggaan masyarakat Pontianak tersebut digelar dengan khidmat di Aula Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Pontianak pada Sabtu, 24 Januari 2026. Dalam arahannya, Bahasan menyampaikan dukungan […]

  • Serahkan Bantuan Sarana UMKM, Maden: Jangan Diperjualbelikan, Manfaatkan untuk Usaha Mandiri

    Serahkan Bantuan Sarana UMKM, Maden: Jangan Diperjualbelikan, Manfaatkan untuk Usaha Mandiri

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota Singkawang melalui program perencanaan pembangunan industri dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) resmi menyalurkan bantuan fasilitas sarana usaha kepada sembilan kelompok masyarakat. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, bertempat di Kantor Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disdaginkop & UKM) Singkawang pada Kamis, […]

  • PP Al-Mubarok Roudhotut Tholibin Resmi Jadi Pesantren ke-10 di Singkawang Usai Terima SK Ijop

    PP Al-Mubarok Roudhotut Tholibin Resmi Jadi Pesantren ke-10 di Singkawang Usai Terima SK Ijop

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Kota Singkawang kini memiliki tambahan lembaga pendidikan keagamaan resmi. Pondok Pesantren (PP) Al-Mubarok Roudhotut Tholibin secara sah menjadi pesantren ke-10 di Kota Singkawang setelah menerima Surat Keputusan (SK) Izin Operasional (Ijop) dari Kementerian Agama RI. Penyerahan SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam beserta Piagam Statistik Pesantren tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama […]

  • KIP Kuliah 2026 Digelontorkan Rp15,3 Triliun, Kenapa Kuota Bisa Turun di Kampus Tertentu?

    KIP Kuliah 2026 Digelontorkan Rp15,3 Triliun, Kenapa Kuota Bisa Turun di Kampus Tertentu?

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com — Pemerintah menaikkan anggaran Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada 2026 menjadi Rp15,32 triliun. Meski demikian, jumlah penerima di sejumlah kampus bisa mengalami penurunan. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) menegaskan kondisi tersebut bukan akibat pemangkasan anggaran, melainkan perubahan skema distribusi yang kini berbasis data sosial dan […]

expand_less