Breaking News
Trending Tags
Beranda » Headline » Jeritan dari Dusun Melabo: 81 Tahun Merdeka, Tanpa Listrik dan Terisolasi Lumpur

Jeritan dari Dusun Melabo: 81 Tahun Merdeka, Tanpa Listrik dan Terisolasi Lumpur

  • account_circle Rinto Andreas
  • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.com — Hanya berjarak sekitar 19 kilometer dari keramaian Pasar Bengkayang, denyut nadi kehidupan di Dusun Melabo, Desa Setia Budi, Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, seolah terlempar ke masa lampau. Di wilayah yang dihuni lebih dari 100 kepala keluarga ini, jalan raya layak aspal dan tiang listrik PLN masih menjadi barang langka yang cuma ada dalam angan-angan warga.

Saban hari, warga harus bertarung dengan jalur tanah merah bergelombang yang berubah menjadi kubangan lumpur licin setiap kali hujan mengguyur. Padahal, jalan kabupaten tersebut merupakan urat nadi utama bagi masyarakat untuk mengangkut ratusan kilogram hasil bumi.

“Dari dulu memang tidak pernah diperhatikan. Sudah 81 tahun Indonesia merdeka, tetapi akses jalan di Dusun Melabo sampai detik ini belum juga tersentuh. Ditambah lagi, kami belum menikmati penerangan listrik PLN,” ujar Sudirman, salah seorang warga lokal, saat ditemui awak media pada Senin, 12 Oktober 2026.

Sudirman mengungkapkan, ketimpangan pembangunan ini terasa janggal mengingat jarak Dusun Melabo ke pusat desa hanya berkisar tujuh kilometer. Namun, ketiadaan infrastruktur dasar membuat mobilitas warga menuju pusat pelayanan publik dan pasar kerap lumpuh.

Kepala Desa Setia Budi, Tabrani, menegaskan bahwa krisis aksesibilitas ini sangat memukul potensi ekonomi desanya. Dusun Melabo sebenarnya merupakan salah satu lumbung pangan lokal yang subur dengan komoditas unggulan berupa padi, buah kemiri, hingga jagung.

“Produksi jagung di Melabo saja bisa mencapai 700 sampai 800 kilogram per hari. Kalau kondisi bagus, bahkan bisa tembus satu ton sehari,” kata Tabrani.

Sayangnya, potensi ekonomi berlimpah itu terancam menguap akibat biaya logistik yang melambung dan risiko barang membusuk di jalan. Masalah ini tak hanya menimpa Dusun Melabo, tetapi juga berdampak pada Dusun Sungai Ubah, tempat sekitar 60 persen lahan pertanian warga menggantungkan aksesnya pada lintasan tersebut.

Kondisi tak kalah mengenaskan terjadi di rute menuju Dusun Selabih yang menghubungkan kawasan Semangat sepanjang empat kilometer. Karena tak kunjung disentuh perbaikan pemerintah, warga terpaksa mengurut dada dan merogoh kocek pribadi secara swadaya demi menyewa alat berat ekskavator untuk meratakan jalan.

Namun, perbaikan darurat bertenaga swadaya itu bagai menegakkan benang basah. Begitu hujan kembali turun, sapuan air dengan cepat mengikis urukan tanah dan menyisakan lintasan licin yang berbahaya bagi kendaraan angkutan barang. Tabrani menyebut, warga Dusun Melabo kini berencana mengumpulkan dana seadanya untuk melakukan aksi serupa.

“Kasihan masyarakat kami. Mereka sudah berusaha mengumpulkan uang seadanya karena ingin punya jalan yang bagus. Sangat disayangkan warga harus menanggung biaya infrastruktur yang sejatinya tanggung jawab negara,” tutur Tabrani dengan nada prihatin.

Desa Setia Budi membawahi tiga dusun dan 12 Rukun Tetangga (RT), di mana Dusun Melabo mencakup empat RT di dalamnya. Selain persoalan jalan hancur, absennya jaringan listrik PLN kian melengkapi isolasi sosial yang dialami warga setempat selama bertahun-tahun.

Tabrani berharap pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat tak lagi menutup mata dan mau meninjau langsung kondisi riil di lapangan.

“Kami memohon dengan sangat kepada pemerintah. Sampai kapan masyarakat harus menikmati kondisi jalan rusak seperti ini? Kami tidak butuh janji, kami butuh bantuan dan perhatian nyata agar warga bisa menikmati jalan dan listrik yang layak,” katanya memungkasi. (Rin)

  • Penulis: Rinto Andreas
  • Editor: Neo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Langsung Diuji DPP, PKB Kalbar Cari Ketua DPC yang Paham Teritorial dan Mampu Baca Lawan Politik

    Langsung Diuji DPP, PKB Kalbar Cari Ketua DPC yang Paham Teritorial dan Mampu Baca Lawan Politik

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Tim Liputan
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Barat menggelar agenda krusial dalam memperkuat struktur kepemimpinan daerah. Sebanyak 79 calon ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat menjalani Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) di Aston Hotel Pontianak, Senin (4/5/2026). Agenda ini menarik perhatian publik dengan hadirnya sederet nama […]

  • Sepekan Empat Kali Melintas, Petani Bengkayang Andalkan Pasar Malaysia untuk Jual Sayur dan Buah

    Sepekan Empat Kali Melintas, Petani Bengkayang Andalkan Pasar Malaysia untuk Jual Sayur dan Buah

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Rinto Andreas
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Aktivitas perdagangan hasil bumi masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia, tepatnya di Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, terus menunjukkan geliat positif. Hingga kini, sektor perdagangan lintas batas tersebut tetap menjadi tulang punggung ekonomi bagi warga yang tinggal di beranda depan negara. Masyarakat Indonesia di wilayah tersebut secara rutin membawa berbagai hasil pertanian dan […]

  • Polres Kayong Utara Periksa 77 Kendaraan Dinas, Lima Unit Ditemukan Rusak

    Polres Kayong Utara Periksa 77 Kendaraan Dinas, Lima Unit Ditemukan Rusak

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Kepolisian Resor Kayong Utara melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kendaraan dinas dalam apel khusus yang digelar di halaman Mapolres Kayong Utara, Rabu pagi, 14 Januari 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apel pengecekan dipimpin Wakapolres Kayong Utara Kompol Denny Satria dan diikuti para pejabat utama, Kapolsek […]

  • Diisukan ke Turki Pakai APBD, Kadisdikbud Asmadi Klarifikasi: Itu Ibadah Umrah Pribadi

    Diisukan ke Turki Pakai APBD, Kadisdikbud Asmadi Klarifikasi: Itu Ibadah Umrah Pribadi

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Informasi yang beredar luas di media sosial mengenai dugaan perjalanan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Singkawang ke Turki menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dipastikan tidak benar. Kepala Disdikbud Singkawang, Asmadi, secara tegas membantah tuduhan tersebut. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak pernah melakukan perjalanan dinas ke Turki sebagaimana yang diisukan. […]

  • Tak Hanya Konferensi, Peserta RAYS 2026 Diajak Selami Konservasi Komunitas di Sarawak

    Tak Hanya Konferensi, Peserta RAYS 2026 Diajak Selami Konservasi Komunitas di Sarawak

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Anwar
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Gelaran Rainforest Youth Summit (RAYS) 2026 di Kuching, Sarawak, Malaysia menyuguhkan metode edukasi yang unik dan interaktif bagi para pegiat lingkungan muda. Mengusung tema “Youth: Many Ways, One Planet”, acara yang berlangsung pada 24-26 Juni 2026 ini berhasil menghimpun hampir 700 peserta dari berbagai latar belakang disiplin ilmu. Partisipasi tahun ini mencerminkan keragaman […]

  • Pemerintah Ingatkan Risiko Penyimpangan di Sektor Kehutanan

    Pemerintah Ingatkan Risiko Penyimpangan di Sektor Kehutanan

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan pentingnya penguatan tata kelola kehutanan berbasis risiko. Menurutnya, langkah ini diperlukan untuk mencegah potensi penyimpangan sekaligus memastikan program kehutanan berjalan efektif. Hal itu disampaikan Rohmat saat menutup Rapat Koordinasi Perencanaan dan Pengawasan Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (10/2/2026). “Manajemen risiko harus diintegrasikan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan […]

expand_less