Jembatan Nyaris Roboh Akibat Abrasi, Garis Pantai Matang Danau Paloh Menyusut Tajam
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
- print Cetak

Jembatan Nyaris Roboh Akibat Abrasi, Garis Pantai Matang Danau Paloh Menyusut Tajam. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.Com – Usai menuntaskan sejumlah agenda di Kecamatan Jawai, Bupati Sambas, Satono, bersama Wakil Bupati, Heroaldi Djuhardi Alwi, langsung bergerak cepat menuju Desa Matang Danau, Kecamatan Paloh, Selasa (13/1/2026). Kunjungan lapangan ini dilakukan secara khusus untuk merespons laporan masyarakat terkait kondisi abrasi pantai yang kian memprihatinkan.
Kedatangan pasangan pemimpin daerah ini disambut antusias oleh warga setempat, terutama para pedagang yang sehari-hari menggantungkan hidup dengan berjualan di sekitar area wisata pantai.
Warga menaruh harapan besar agar kehadiran pucuk pimpinan daerah tersebut mampu membawa solusi nyata bagi keamanan tempat tinggal dan kelangsungan usaha mereka.
Dalam tinjauan langsung tersebut, Bupati Satono menyaksikan kondisi pengikisan pantai oleh air laut yang dinilai cukup ganas. Garis pantai yang semakin menyusut kini mulai mengancam sejumlah fasilitas umum di kawasan tersebut.
Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah sebuah jembatan yang fondasinya sudah mulai terkikis. Kondisinya saat ini sangat mengkhawatirkan dan nyaris roboh akibat terjangan gelombang laut secara terus-menerus.
“Kita melihat langsung kondisi di lapangan. Abrasi ini bukan hanya merusak estetika pantai, tapi sudah mengancam infrastruktur vital. Jembatan yang hampir roboh ini harus segera dicarikan solusi teknisnya agar akses masyarakat tidak terputus,” tegas Bupati Satono di lokasi peninjauan.
Sambil memantau titik-titik kerusakan, Bupati Satono dan Wakil Bupati Heroaldi menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan warga. Para pedagang mengungkapkan kekhawatiran yang mendalam jika abrasi tidak segera ditangani secara permanen.
Mereka khawatir area tempat mereka berjualan akan hilang ditelan laut, yang secara otomatis akan memutus mata pencaharian dan berdampak langsung pada penghasilan keluarga.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal koordinasi lintas sektoral di Pemerintah Kabupaten Sambas untuk melakukan langkah-langkah mitigasi bencana pesisir guna melindungi infrastruktur publik dan ekonomi masyarakat di Desa Matang Danau.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: PPID Pemkab Sambas

Saat ini belum ada komentar