Breaking News
Trending Tags
Beranda » Singbebas » Sepekan Empat Kali Melintas, Petani Bengkayang Andalkan Pasar Malaysia untuk Jual Sayur dan Buah

Sepekan Empat Kali Melintas, Petani Bengkayang Andalkan Pasar Malaysia untuk Jual Sayur dan Buah

  • account_circle Rinto Andreas
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Aktivitas perdagangan hasil bumi masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia, tepatnya di Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, terus menunjukkan geliat positif. Hingga kini, sektor perdagangan lintas batas tersebut tetap menjadi tulang punggung ekonomi bagi warga yang tinggal di beranda depan negara.

Masyarakat Indonesia di wilayah tersebut secara rutin membawa berbagai hasil pertanian dan perkebunan mereka untuk dijual ke wilayah Serikin, Malaysia. Aktivitas ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sumber penghasilan utama yang menjamin keberlangsungan hidup keluarga di perbatasan.

Beragam hasil bumi yang menjadi komoditas unggulan warga antara lain sayur-sayuran segar seperti kacang panjang, buncis, dan tomat. Selain itu, aneka buah-buahan seperti jeruk, buah naga, hingga rempah seperti jahe turut dipasok. Tak ketinggalan, komoditas lokal seperti ubi, talas (kladi), buah mali, pete, hingga perenggi juga diminati di pasar mancanegara tersebut.

Dalam sepekan, intensitas perdagangan ini tergolong cukup tinggi. Warga dapat melakukan perjalanan lintas batas hingga empat kali untuk mengantarkan hasil bumi mereka dari Jagoi Babang menuju Serikin.

Salah seorang warga pelaku perdagangan lintas batas, Herman, mengungkapkan rasa syukurnya atas kemudahan akses yang diberikan oleh pemerintah. Menurutnya, ruang gerak ekonomi ini memberikan dampak instan bagi kesejahteraan petani dan pedagang kecil.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah beserta jajaran yang telah memberikan ruang dan kemudahan bagi masyarakat perbatasan untuk mencari nafkah. Dengan adanya akses perdagangan ini, kami masyarakat Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat dan Jagoi Babang, sangat terbantu,” ujar Herman pada Rabu (6/5/2026).

Herman menambahkan bahwa kemudahan akses ini secara otomatis membuka lapangan kerja mandiri bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari hasil alam lokal. Hal ini memicu pertumbuhan ekonomi dari tingkat paling bawah.

Harapan senada juga disampaikan oleh warga lainnya, Baharudin. Ia berharap hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia, khususnya di level pemerintah daerah dan pengelola perbatasan, dapat terus ditingkatkan demi kelancaran arus barang milik masyarakat.

“Kami berharap ke depan hubungan kerja sama antara Indonesia dan Malaysia semakin baik, agar masyarakat perbatasan bisa terus merasakan manfaat ekonomi dari aktivitas perdagangan ini,” harap Baharudin.

Masyarakat setempat menilai, keberlangsungan perdagangan lintas negara ini menjadi bukti otentik bahwa kawasan perbatasan memiliki potensi ekonomi yang besar. Jika dikelola secara optimal melalui kerja sama bilateral yang berkelanjutan, Jagoi Babang dapat bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mandiri di Kalimantan Barat.

  • Penulis: Rinto Andreas
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imigrasi Sambas dan Tim PORA Gelar Patroli Gabungan di Perbatasan Aruk

    Imigrasi Sambas dan Tim PORA Gelar Patroli Gabungan di Perbatasan Aruk

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com — Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sambas bersama Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) Kabupaten Sambas melaksanakan operasi gabungan di wilayah perbatasan darat Aruk, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Jumat (8/5/2026). Kegiatan patroli tersebut melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Karantina Kalimantan Barat, TNI, Polri, Bea Cukai, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) PLBN […]

  • Bob Hasan Tegaskan Satu Data Milik Rakyat, Pemprov Kalbar Usul Sanksi Pidana bagi Penyalahguna Data

    Bob Hasan Tegaskan Satu Data Milik Rakyat, Pemprov Kalbar Usul Sanksi Pidana bagi Penyalahguna Data

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Badan Legislasi (Baleg) DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Barat pada Jumat (10/4/2026). Kunjungan ini dalam rangka penyusunan naskah akademik serta Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia. Ketua Baleg DPR RI, Bob Hasan, menegaskan bahwa Satu Data Indonesia harus menjadi milik seluruh rakyat. Menurutnya, kepemilikan data tidak boleh hanya terbatas […]

  • Per 1 April Odong-Odong Roda Tiga Dilarang Beroperasi, Dishub Singkawang Beri Masa Transisi

    Per 1 April Odong-Odong Roda Tiga Dilarang Beroperasi, Dishub Singkawang Beri Masa Transisi

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Singkawang bersama tim gabungan lintas sektor mengintensifkan pengawasan dan pembinaan terhadap kendaraan wisata odong-odong pada Rabu, 11 Februari 2026 malam. Langkah ini difokuskan bagi kendaraan roda tiga sebagai tindak lanjut atas terbitnya Surat Keputusan (SK) Wali Kota tentang Operasional Angkutan Wisata. Kegiatan sosialisasi dan edukasi tersebut melibatkan personel dari […]

  • Hujan Deras Picu Banjir di Jalan Raya Sungai Betung, Jalur Bengkayang–Singkawang Sempat Terhambat

    Hujan Deras Picu Banjir di Jalan Raya Sungai Betung, Jalur Bengkayang–Singkawang Sempat Terhambat

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Sungai Betung sejak Jumat (1/5/2026) sore hingga Sabtu (2/5/2026) dini hari menyebabkan banjir di ruas Jalan Raya Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Luapan air sempat melumpuhkan aktivitas lalu lintas di jalur utama yang menghubungkan Bengkayang dan Singkawang tersebut. Genangan air terpantau paling parah terjadi […]

  • Singkawang Jadi Lokasi Syuting Film Sebelum Tiga Puluh, Tjhai Chui Mie Tawarkan Talenta Lokal

    Singkawang Jadi Lokasi Syuting Film Sebelum Tiga Puluh, Tjhai Chui Mie Tawarkan Talenta Lokal

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota Singkawang secara resmi menyambut kedatangan tim produksi serta para pemeran film “Sebelum Tiga Puluh” yang memilih Kota Tertoleran di Indonesia ini sebagai lokasi pengambilan gambar. Film drama produksi HAHA Production ini dibintangi oleh aktor muda berbakat Chicco Kurniawan dan Nadya Arina. Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas […]

  • Sampah di Singkawang Tembus 120 Ton per Hari, Petugas Kebersihan Kerja Ekstra di Awal Tahun 2026

    Sampah di Singkawang Tembus 120 Ton per Hari, Petugas Kebersihan Kerja Ekstra di Awal Tahun 2026

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com – Petugas kebersihan dari UPT Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Singkawang harus bekerja ekstra keras pada awal tahun 2026. Hal ini menyusul lonjakan volume sampah yang mencapai rata-rata 100 ton per hari selama libur Natal dan Tahun Baru, bahkan melonjak hingga 120 ton per hari pada pekan pertama Januari. Peningkatan drastis ini […]

expand_less