Geger Penemuan Jenazah Penjual Es Tebu di Jalan Sama-Sama Singkawang, Ditemukan Usai Tercium Bau Menyengat
- account_circle Hms/Tim
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

Sosok jenazah laki-laki berinisial A (59) ditemukan di sebuah rumah di Jalan Sama-Sama, Singkawang. Korban diketahui merupakan penjual es tebu yang tinggal sendiri. (FOTO: Hms)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.Com — Masyarakat di wilayah Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, dikejutkan dengan penemuan sesosok jenazah laki-laki di sebuah rumah yang terletak di Jalan Sama-Sama, Gang Gotong Royong, pada Jumat (1/5/2026) siang. Penemuan ini segera ditangani oleh jajaran Polres Singkawang setelah menerima laporan dari warga setempat.
Peristiwa pilu ini pertama kali terungkap saat seorang warga mencium aroma tidak sedap yang sangat menyengat berasal dari dalam rumah korban.
Curiga dengan kondisi tersebut, warga tersebut segera menghubungi Ketua RT setempat. Setelah mencoba memanggil namun tidak mendapat respons dari penghuni rumah, pihak RT langsung berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pengecekan.
Pihak Polres Singkawang melalui keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa tim gabungan dari Piket Pamapta dan fungsi terkait langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan area.
“Menindaklanjuti laporan tersebut, Piket Pamapta Polres Singkawang bersama fungsi terkait segera mendatangi lokasi kejadian. Setibanya di tempat, petugas langsung melakukan pengamanan area guna menjaga situasi tetap kondusif sekaligus menghindari kerumunan warga,” jelas pihak Polres Singkawang.
Petugas kemudian melakukan identifikasi awal serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi. Diketahui, jenazah tersebut adalah seorang pria berinisial A (59). Berdasarkan informasi dari tetangga, korban selama ini tinggal seorang diri dan bekerja sebagai penjual es tebu. Di lingkungan tempat tinggalnya, korban dikenal sebagai pribadi yang cenderung tertutup.
Setelah proses identifikasi di tempat kejadian perkara (TKP) selesai, jenazah dievakuasi ke Yayasan Cinta Kasih untuk proses pemulasaraan lebih lanjut. Seluruh rangkaian proses evakuasi berjalan tertib berkat kerja sama yang baik antara aparat kepolisian dan warga sekitar.
Terkait kejadian ini, Polres Singkawang kembali mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan dan tetangga sekitar, terutama bagi warga yang tinggal sendirian.
“Polres Singkawang mengimbau masyarakat untuk tetap peduli terhadap lingkungan sekitar serta segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan. Kepedulian dan komunikasi yang baik antarwarga diharapkan dapat membantu menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman,” tutup pihak Polres.
- Penulis: Hms/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar