Breaking News
Trending Tags
Beranda » Pasar Hongkong » Tarif Parkir Wisata Singkawang Melejit, Pemkot Segera Tertibkan Pengelola yang Belum Bayar Pajak

Tarif Parkir Wisata Singkawang Melejit, Pemkot Segera Tertibkan Pengelola yang Belum Bayar Pajak

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang bergerak cepat menanggapi keluhan masyarakat terkait tingginya tarif parkir di sejumlah kawasan wisata selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2026. Keluhan yang ramai di media sosial tersebut menyoroti biaya parkir yang dianggap tidak wajar dan tidak disertai pelayanan keamanan yang memadai.

Sebagai langkah nyata, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Singkawang bersama Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Dinas Pariwisata menggelar rapat koordinasi di Kantor Bapenda Singkawang pada Rabu (7/1/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk menyusun langkah penertiban pengelolaan parkir di titik-titik wisata.

Kepala Bapenda Kota Singkawang, Siti Kodam, menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan penelusuran mendalam terhadap status kepemilikan lahan serta siapa pengelola parkir di lokasi yang dikeluhkan warga. Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh praktik pungutan parkir berjalan sesuai aturan.

Siti mengungkapkan, banyak pengelola parkir di lahan milik pribadi (non-pemerintah) di area wisata yang ternyata belum terdaftar sebagai wajib pajak. Situasi ini dinilai merugikan karena selain tarif yang tidak terkontrol, kontribusi terhadap pendapatan daerah juga belum optimal.

“Banyak yang belum terdaftar sebagai wajib pajak. Ini harus kita carikan solusi bersama. Pemilik lahan dan pengelola parkir akan kami undang agar ke depan tidak ada lagi pungutan parkir yang tidak wajar,” tegas Siti Kodam.

Ia menambahkan, meski Pemkot mendukung semangat masyarakat dalam memajukan ekonomi lewat sektor wisata, tarif yang dikenakan harus tetap masuk akal dan dibarengi dengan tanggung jawab menjaga kendaraan pengunjung.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan Kota Singkawang, Eko Susanto, mengakui bahwa saat ini memang belum ada regulasi khusus yang mengatur batas atas dan bawah tarif parkir untuk lahan milik pribadi atau non-pemerintah. Namun, menurutnya, kekosongan aturan teknis tersebut bukan alasan bagi pengelola untuk mematok harga sesuka hati.

“Secara regulasi memang belum diatur secara rinci, tetapi prinsip kewajaran dan kepatutan tetap harus dikedepankan,” jelas Eko.

Lebih lanjut, Eko memberikan penekanan keras terkait fungsi layanan parkir. Ia menegaskan bahwa setiap uang yang dipungut dari pengunjung harus berbanding lurus dengan perlindungan yang diberikan.

“Jika sudah memungut tarif parkir, maka pengelola wajib memberikan jaminan keamanan. Apabila terjadi kehilangan atau kerusakan, pengelola parkir wajib bertanggung jawab,” pungkasnya.

Pemkot Singkawang berharap melalui penertiban ini, citra pariwisata kota tetap terjaga dan wisatawan merasa nyaman tanpa terbebani oleh biaya tambahan yang memberatkan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diisukan ke Turki Pakai APBD, Kadisdikbud Asmadi Klarifikasi: Itu Ibadah Umrah Pribadi

    Diisukan ke Turki Pakai APBD, Kadisdikbud Asmadi Klarifikasi: Itu Ibadah Umrah Pribadi

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Informasi yang beredar luas di media sosial mengenai dugaan perjalanan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Singkawang ke Turki menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dipastikan tidak benar. Kepala Disdikbud Singkawang, Asmadi, secara tegas membantah tuduhan tersebut. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak pernah melakukan perjalanan dinas ke Turki sebagaimana yang diisukan. […]

  • Dugaan Pungli Jual Beli Cap Paspor di Perbatasan, Ditjen Imigrasi Tarik Tiga Oknum Petugas ke Jakarta

    Dugaan Pungli Jual Beli Cap Paspor di Perbatasan, Ditjen Imigrasi Tarik Tiga Oknum Petugas ke Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mengambil tindakan tegas dengan melakukan pemeriksaan terhadap tiga petugas di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kalimantan Barat. Ketiga oknum tersebut diduga kuat telah melakukan pelanggaran prosedur pemeriksaan keimigrasian di jalur perbatasan darat antara Indonesia dan Malaysia. Direktur Kepatuhan Internal (PatNal) Ditjen Imigrasi, Barron Ichsan, menegaskan […]

  • Aparat Gabungan Patroli Dini Hari di Singkawang, Antisipasi Gangguan Kamtibmas

    Aparat Gabungan Patroli Dini Hari di Singkawang, Antisipasi Gangguan Kamtibmas

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com — Aparat gabungan menggelar patroli malam hingga dini hari di wilayah hukum Polres Singkawang pada Sabtu malam, 24 Januari 2026. Patroli dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pada jam-jam yang dinilai rawan gangguan kamtibmas. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 23.00 WIB hingga 02.00 WIB itu melibatkan unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satuan […]

  • 157 Calon Jemaah Haji Singkawang Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan

    157 Calon Jemaah Haji Singkawang Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com — Sebanyak 157 calon jemaah haji (CJH) asal Kota Singkawang, Kalimantan Barat, diberangkatkan menuju Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji tahun 2026/1447 Hijriah. Pelepasan jemaah berlangsung di Kantor Wali Kota Singkawang, Senin (4/5/2026) pagi, dalam suasana haru yang diwarnai tangis keluarga dan lambaian tangan para pengantar. Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie melepas langsung […]

  • Jaga Jantung Borneo, Kalbar Terima Insentif Rp1 Triliun dari Green Climate Fund (GCF)

    Jaga Jantung Borneo, Kalbar Terima Insentif Rp1 Triliun dari Green Climate Fund (GCF)

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi meluncurkan program Kick-off Result Based Payment (RBP) REDD+ dari Green Climate Fund (GCF) pada Kamis, 29 Januari 2026. Peluncuran yang berlangsung di Hotel Golden Tulip Pontianak ini ditandai dengan penekanan layar videotron sebagai simbol dimulainya babak baru pengelolaan lingkungan berbasis kinerja di daerah tersebut. Program ini […]

  • Hoaks: Bupati Satono Difitnah Jual Lahan Warga untuk Bayar Utang Pilkada Rp37 Miliar

    Hoaks: Bupati Satono Difitnah Jual Lahan Warga untuk Bayar Utang Pilkada Rp37 Miliar

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sambas secara tegas membantah narasi yang beredar di grup media sosial Facebook mengenai Bupati Sambas, Satono. Unggahan tersebut mengklaim bahwa Bupati Satono melakukan perundingan untuk menjual lahan masyarakat kepada pihak pengelola HGU demi membayar utang Pilkada senilai Rp37 miliar. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sambas, Riza Sunanda, memastikan […]

expand_less