Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » RS Yarsi Pontianak Raih Kepercayaan Publik, Sekda Kalbar Soroti Pentingnya Tambah Gedung Rawat Inap

RS Yarsi Pontianak Raih Kepercayaan Publik, Sekda Kalbar Soroti Pentingnya Tambah Gedung Rawat Inap

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memberikan apresiasi tinggi terhadap transformasi manajemen dan peningkatan kualitas pelayanan Rumah Sakit (RS) Yarsi Pontianak. Perubahan ini dinilai berhasil mengembalikan kepercayaan masyarakat secara signifikan terhadap institusi kesehatan tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalbar, dr. Harisson, mengungkapkan bahwa salah satu bukti keberhasilan RS Yarsi terlihat dari tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) yang kini telah mencapai angka 86 persen. Menurutnya, angka ini mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan di sana.

Tingginya angka BOR tersebut membawa tantangan baru bagi pihak pengelola. Harisson menyebutkan bahwa kondisi saat ini sudah menunjukkan perlunya pengembangan infrastruktur.

“Dalam manajemen rumah sakit, BOR 86 persen sudah masuk kategori lampu kuning. Artinya, rumah sakit sudah sangat padat dan perlu segera dilakukan penambahan gedung rawat inap untuk mengakomodasi kebutuhan pasien,” ujar Harisson usai membuka Rapat Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi), di Aula RS Yarsi Pontianak, Rabu (14/1/2026).

Selain keterisian tempat tidur, Harisson juga menyoroti perbaikan pada indikator manajerial lainnya, yaitu durasi pergantian pasien di tempat tidur (Turnover Interval/TOI) dan rata-rata lama rawat pasien (Length of Stay/LOS).

Ia membandingkan kondisi masa lalu RS Yarsi yang sempat memiliki catatan kurang ideal, di mana satu tempat tidur harus menunggu hingga 24 hari sebelum bisa digunakan kembali oleh pasien baru.

“Sekarang, di bawah kepemimpinan dr. Carlos, TOI berhasil ditekan menjadi hanya 1,6 hari. Ini pencapaian luar biasa. Pasien pulang, tidak sampai dua hari kamar sudah siap digunakan kembali,” jelasnya.

Dari sisi durasi perawatan atau LOS, RS Yarsi kini berada di kisaran rata-rata empat hari. Harisson menilai hal ini sebagai bukti bahwa kompetensi tenaga medis dalam memberikan penanganan sudah semakin cepat, tepat, dan berkualitas.

“Pasien datang, ditangani dengan cepat, sembuh, dan bisa kembali ke keluarga. Ini bukti profesionalisme dokter dan perawat kita,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Harisson memberikan klarifikasi mengenai langkah administratifnya di jajaran pembina yayasan. Ia menjelaskan bahwa dirinya sempat mundur dari posisi pembina guna menjaga integritas dan menghindari konflik kepentingan terkait rencana penyaluran hibah dari pemerintah daerah.

“Saya ingin memastikan tidak ada kecurigaan bahwa bantuan diberikan karena jabatan. Saya mundur secara administratif melalui notaris agar dukungan Pemprov kepada Yarsi benar-benar murni atas dasar kepentingan publik dan kinerja rumah sakit,” tegas Harisson.

Terkait tantangan anggaran, ia memaparkan bahwa saat ini terjadi pengurangan Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp522 miliar. Kondisi ini memaksa pemerintah melakukan efisiensi di berbagai sektor, termasuk penyesuaian nilai hibah untuk sejumlah organisasi.

Meski demikian, Harisson mendorong pengurus Yarsi untuk tetap optimis dan terus menjalin komunikasi aktif dengan Gubernur Kalbar demi keberlanjutan pelayanan.

“Yarsi adalah lembaga sosial nirlaba. Kita membutuhkan orang-orang yang mau berjuang tanpa pamrih demi kepentingan umat. Pemerintah akan terus berupaya hadir meski di tengah keterbatasan,” tutupnya.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan harapan kolektif agar RS Yarsi terus menjadi pusat layanan kesehatan yang ramah, cepat, dan menjadi tumpuan utama bagi masyarakat Kalimantan Barat.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Adpim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Tahun Dinanti, Jalan Gambir Mayasopa Akhirnya Dibangun Lewat Dana Pusat

    Puluhan Tahun Dinanti, Jalan Gambir Mayasopa Akhirnya Dibangun Lewat Dana Pusat

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, melakukan pemantauan langsung terhadap progres pembangunan Jalan Gambir di Kelurahan Mayasopa, Kecamatan Singkawang Timur. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengerjaan jalan yang telah tertunda selama puluhan tahun tersebut dapat berjalan lancar melalui dukungan anggaran pemerintah pusat. Dalam peninjauan tersebut, Muhammadin didampingi oleh jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan […]

  • Gagalkan Penyelundupan Telur Penyu dan Daging Satwa Liar di Pelabuhan Sintete

    Gagalkan Penyelundupan Telur Penyu dan Daging Satwa Liar di Pelabuhan Sintete

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Barat (Karantina Kalbar) menggagalkan penyelundupan sejumlah komoditas satwa dan produk hewan ilegal di Tempat Pelayanan Karantina Pelabuhan Sintete, Kabupaten Sambas. Pengungkapan tersebut dilakukan saat petugas melakukan pengawasan terhadap kedatangan KMP Bahtera Nusantara 03 pada Minggu (18/5/2026). Dalam pemeriksaan itu, petugas menemukan sejumlah media pembawa Hama Penyakit […]

  • APEKSI Dorong Kebudayaan Jadi Penggerak Ekonomi Kota

    APEKSI Dorong Kebudayaan Jadi Penggerak Ekonomi Kota

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Rinto Andreas
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com — Kebudayaan kerap ditempatkan sebagai urusan pelestarian tradisi, pertunjukan seni, atau perawatan bangunan bersejarah. Padahal, warisan budaya juga menyimpan peluang ekonomi yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tantangannya, bagaimana mengembangkan potensi tersebut tanpa menghilangkan identitas yang diwariskan lintas generasi. Gagasan itu mengemuka dalam Rembuk Kebudayaan Kota Kita yang digelar Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh […]

  • Forum Konsultasi Publik RSUD Abdul Aziz Singkawang, Aduan Warga Jadi Bahan Evaluasi Pelayanan

    Forum Konsultasi Publik RSUD Abdul Aziz Singkawang, Aduan Warga Jadi Bahan Evaluasi Pelayanan

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – RSUD dr. Abdul Aziz Kota Singkawang menggelar Forum Konsultasi Publik di Aula RSUD dr. Abdul Aziz, Jalan Dr. Soetomo No. 28, Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui keterlibatan aktif masyarakat. Forum yang dipimpin langsung oleh Direktur RSUD dr. Abdul […]

  • Pemkot Singkawang Benahi Penataan Kabel Fiber Optik demi Keselamatan dan Estetika Kota

    Pemkot Singkawang Benahi Penataan Kabel Fiber Optik demi Keselamatan dan Estetika Kota

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com — Pemerintah Kota Singkawang memperkuat penataan infrastruktur telekomunikasi guna menjaga keselamatan warga sekaligus memperbaiki estetika kota. Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Penanganan Pengaduan Infrastruktur Telekomunikasi yang digelar di Ruang TCM Kantor Wali Kota Singkawang, Kamis (7/5/2026). Rapat dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Singkawang Chantal Novyanti, Ketua Komisi III DPRD Singkawang Sumberanto […]

  • Polisi Ungkap Peredaran Rokok GATI Bermasalah Cukai di Singkawang, 3 Orang Diamankan

    Polisi Ungkap Peredaran Rokok GATI Bermasalah Cukai di Singkawang, 3 Orang Diamankan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Singkawang mengungkap dugaan tindak pidana di bidang cukai berupa peredaran rokok menggunakan pita cukai tidak sesuai peruntukannya. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan ratusan slop rokok merek GATI dan tiga orang terduga pelaku. Kasus itu diungkap Unit II Tipidter Satreskrim Polres Singkawang pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 13.20 WIB di […]

expand_less