Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Modus Sembunyi di Truk Ekspedisi, Ratusan Burung Berkicau Diamankan Petugas Karantina Kalbar

Modus Sembunyi di Truk Ekspedisi, Ratusan Burung Berkicau Diamankan Petugas Karantina Kalbar

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Karantina Kalimantan Barat kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kedaulatan hayati melalui tindakan tegas pemusnahan komoditas ilegal dan serah terima hasil tangkapan satwa liar pada Senin (13/4/2026).

Langkah konkret ini dilakukan untuk memastikan keamanan pangan serta kesehatan lingkungan masyarakat dari ancaman penyakit yang dibawa oleh media pembawa ilegal.

Dalam kegiatan yang disaksikan oleh perwakilan CIQS Kalbar, BKSDA, dan Yayasan Planet Indonesia, petugas memusnahkan sejumlah komoditas yang tidak dilengkapi sertifikat kesehatan resmi dari daerah asal.

Barang-barang yang dimusnahkan meliputi 90 kilogram olahan udang, 50 batang tanaman keladi, serta 50 kilogram barang bawaan penumpang yang terdiri dari olahan babi dan daging ayam.

Tindakan tegas ini diambil karena pemilik komoditas tersebut gagal menunjukkan dokumen kesehatan resmi, yang menjadi syarat mutlak dalam prosedur karantina antarwilayah.

Selain pemusnahan, tim pengawasan Karantina Kalbar juga berhasil menggagalkan penyelundupan 434 ekor burung berkicau di Pelabuhan Dwikora saat pemeriksaan rutin terhadap KM Dharma Kartika VII.

Pelaku diketahui menggunakan modus menyembunyikan 18 boks burung di dalam truk ekspedisi untuk mengelabui petugas yang sedang berjaga.

Jenis burung yang diamankan cukup beragam, mulai dari kacer, cucak hijau, kolibri, pleci, hingga kapas tembak. Seluruh satwa tersebut langsung menjalani pemeriksaan kesehatan secara ketat.

Petugas karantina melakukan uji laboratorium menggunakan metode rapid test untuk mendeteksi keberadaan virus Avian Influenza (AI) atau flu burung guna memastikan satwa tersebut tidak membawa wabah.

Saat ini, burung-burung yang dinyatakan selamat telah diserahkan kepada pihak BKSDA untuk menjalani proses rehabilitasi sebelum nantinya dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya.

Kepala Karantina Kalbar, Ferdi, menegaskan bahwa praktik penyelundupan satwa liar tanpa dokumen karantina bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak kelestarian ekosistem.

“Penyelundupan satwa liar tanpa dokumen karantina bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam kelestarian ekosistem di Kalimantan Barat ini dan berisiko membawa agen penyakit,” ungkap Ferdi.

Pihak Karantina memastikan pengawasan ketat akan terus berlanjut di berbagai pintu masuk wilayah untuk memberikan efek jera bagi para pelaku pelanggaran.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMA Santu Petrus Hingga Jambore Berjaya di Gubernur Cup 2026, Wadah Bibit Muda Basket Kalbar Menuju Pro

    SMA Santu Petrus Hingga Jambore Berjaya di Gubernur Cup 2026, Wadah Bibit Muda Basket Kalbar Menuju Pro

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, resmi menutup kompetisi bola basket bergengsi “Gubernur Cup Volume 1 Tahun 2026”. Acara Closing Ceremony dan Final Party berlangsung meriah di Lim Tau Huat Hall, GOR PERBASI Kota Pontianak, Sabtu (11/4/2026) malam. Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar rutinitas kompetisi tahunan, melainkan wadah […]

  • Serumpun Tapi Beda Rasa: Mengungkap Kemiripan Kuliner Kuching dan Pontianak yang Melegenda

    Serumpun Tapi Beda Rasa: Mengungkap Kemiripan Kuliner Kuching dan Pontianak yang Melegenda

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Kekayaan kuliner Sarawak terus membuktikan daya tariknya sebagai magnet utama bagi para pelancong yang berkunjung ke wilayah timur bumi Borneo tersebut. Ketua Umum Sahabat Penggerak Madani (SPM) Sarawak, Zulrusdi Mohammad Hol, menyatakan bahwa aneka hidangan khas Sarawak tidak hanya digemari warga lokal, tetapi juga tamu mancanegara. Dalam keterangannya di Kuching pada Jumat, 30 […]

  • Ketua Pemuda Dayak Bengkayang Minta Pemuda Tak Ikut Campur Masalah Panglima P dan Saudara D

    Ketua Pemuda Dayak Bengkayang Minta Pemuda Tak Ikut Campur Masalah Panglima P dan Saudara D

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Rinto Andreas
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif terus dilakukan oleh berbagai elemen organisasi di Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Bengkayang. Menyikapi adanya kekisruhan yang sempat terjadi beberapa hari lalu di Kabupaten Sintang, sejumlah tokoh organisasi kemasyarakatan di Bengkayang turut menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan tidak mudah […]

  • Dorong UMKM Naik Kelas, Pengurus Wilayah APIMSA Kalimantan Barat Resmi Dilantik

    Dorong UMKM Naik Kelas, Pengurus Wilayah APIMSA Kalimantan Barat Resmi Dilantik

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Sesuatu yang besar mesti harus dimulai dari yang kecil. Ungkapan ini sangat tepat bagi mereka yang memiliki cita-cita menjadi pengusaha sukses namun masih bingung harus memulai dari mana. Menjadi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) adalah pilihan tepat untuk memulai bisnis dengan modal kecil namun terencana. Melakoni usaha “kelas teri” merupakan jembatan penting […]

  • Kisah Aila Afifah, Bocah 13 Tahun Asal Pontianak Jemaah Haji Termuda SeIndonesia

    Kisah Aila Afifah, Bocah 13 Tahun Asal Pontianak Jemaah Haji Termuda SeIndonesia

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Pro/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Sosok Aila Afifah (13) menjadi pusat perhatian dalam acara Manasik Haji Terintegrasi Kota Pontianak di Aula Masjid Raya Mujahidin, Selasa (14/4/2026) pagi. Siswa kelas VI SD LKIA Pontianak Selatan ini tercatat sebagai jemaah calon haji termuda di Indonesia untuk musim haji tahun ini. Aila direncanakan berangkat ke tanah suci pada awal Mei mendatang […]

  • Kejari Bengkayang Tahan Pejabat PUPR, Tersangka Korupsi Proyek Jalan Lambau Rugikan Negara Rp1 Miliar

    Kejari Bengkayang Tahan Pejabat PUPR, Tersangka Korupsi Proyek Jalan Lambau Rugikan Negara Rp1 Miliar

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Rinto Andreas
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkayang, Kalimantan Barat, secara resmi menetapkan dan menahan seorang tersangka berinisial HP dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek infrastruktur. Tersangka HP terjerat kasus dugaan penyimpangan pada proyek peningkatan Jalan Lambau Tahun Anggaran 2017. Penetapan status tersangka ini dilakukan oleh tim penyidik tindak pidana khusus pada Senin (13/4/2026). HP diketahui […]

expand_less