Breaking News
Trending Tags
Beranda » Pasar Hongkong » Beri Masa Tenggang 6 Bulan, Dishub Singkawang Akan Sita Odong-Odong Jika Tak Beralih ke Roda Empat

Beri Masa Tenggang 6 Bulan, Dishub Singkawang Akan Sita Odong-Odong Jika Tak Beralih ke Roda Empat

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Para pemilik usaha odong-odong roda tiga di Kota Singkawang meminta kelonggaran waktu selama enam bulan untuk beralih menggunakan kendaraan roda empat. Permintaan tersebut mencuat dalam kegiatan penertiban yang digelar oleh Dinas Perhubungan (Dishub) bersama tim gabungan pada Rabu, 1 April 2026.

Kepala Dishub Singkawang, Eko Susanto, menjelaskan bahwa kesepakatan ini lahir dari hasil dialog langsung dengan para pelaku usaha di lapangan.

Para pemilik usaha menyatakan kesanggupan untuk beralih ke armada yang lebih aman, namun mereka mengaku membutuhkan waktu guna menyiapkan modal usaha.

“Dari hasil diskusi, mereka meminta waktu hingga enam bulan untuk beralih ke odong-odong roda empat,” ujar Eko Susanto pada Rabu (1/4/2026).

Sebagai langkah tindak lanjut, Dishub Singkawang akan segera mengundang para pemilik kendaraan untuk menandatangani surat pernyataan komitmen resmi.

Dalam kesepakatan tersebut, pemerintah telah menetapkan sanksi tegas berupa penyitaan kendaraan apabila batas waktu yang ditentukan tidak diindahkan.

“Jika dalam enam bulan belum beralih, kendaraan akan disita sesuai kesepakatan,” tegas Eko pada Rabu (1/4/2026).

Eko menilai sikap para pelaku usaha ini menunjukkan adanya kesadaran baru mengenai pentingnya aspek keselamatan bagi para penumpang wisata.

Peralihan ke kendaraan roda empat dipandang sebagai langkah awal dalam melakukan penataan transportasi wisata yang lebih aman dan profesional di Kota Singkawang.

Kebijakan pemberian masa tenggang ini juga didasari oleh pertimbangan ekonomi masyarakat yang menggantungkan hidup pada usaha tersebut.

Selama periode enam bulan ini, odong-odong roda tiga masih diizinkan beroperasi secara terbatas di bawah pengawasan ketat petugas di lapangan.

“Kami melihat ini dari sisi kemanusiaan. Mereka butuh waktu dan biaya untuk beralih, sehingga tetap kami izinkan beroperasi sementara dengan pengawasan,” jelasnya.

Meski demikian, Eko menegaskan bahwa seluruh risiko operasional yang terjadi selama masa tenggang tetap menjadi tanggung jawab penuh para pemilik kendaraan.

Di sisi lain, salah satu pelaku usaha odong-odong, Syaradi, menyambut kebijakan masa tenggang ini sebagai jalan tengah yang cukup adil.

Ia mengaku berkomitmen untuk memenuhi standar keselamatan pemerintah, meskipun biaya peralihan ke roda empat diakuinya tidak sedikit.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin dalam enam bulan ini. Karena ini mata pencaharian kami, kami butuh waktu untuk mengumpulkan modal,” ungkap Syaradi.

Pemerintah berharap masa transisi ini dapat berjalan lancar sehingga sektor pariwisata di Kota Singkawang semakin tertata dan menjamin keselamatan bagi para pengunjung.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Dirut Bank Kalbar Rokidi Matangkan Strategi Kantor Cabang Hadapi Ketidakpastian Ekonomi 2026

    Dirut Bank Kalbar Rokidi Matangkan Strategi Kantor Cabang Hadapi Ketidakpastian Ekonomi 2026

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Ketidakpastian ekonomi yang masih membayangi memasuki 2026 mendorong Bank Kalbar memperkuat konsolidasi internal. Direktur Utama Bank Kalbar memilih turun langsung ke sejumlah kantor cabang untuk memastikan seluruh jajaran memiliki arah yang sama dalam menjaga kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Pembinaan dilakukan di beberapa kantor cabang strategis, di antaranya Sanggau, Balaikarangan, dan Ngabang. Kunjungan […]

  • Tarif Parkir Wisata Singkawang Melejit, Pemkot Segera Tertibkan Pengelola yang Belum Bayar Pajak

    Tarif Parkir Wisata Singkawang Melejit, Pemkot Segera Tertibkan Pengelola yang Belum Bayar Pajak

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang bergerak cepat menanggapi keluhan masyarakat terkait tingginya tarif parkir di sejumlah kawasan wisata selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2026. Keluhan yang ramai di media sosial tersebut menyoroti biaya parkir yang dianggap tidak wajar dan tidak disertai pelayanan keamanan yang memadai. Sebagai langkah nyata, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) […]

  • Singkawang Ramadan Fair 2026 Resmi Dibuka, Tjhai Chui Mie Usulkan Inovasi “War Takjil” untuk Tarik Pengunjung

    Singkawang Ramadan Fair 2026 Resmi Dibuka, Tjhai Chui Mie Usulkan Inovasi “War Takjil” untuk Tarik Pengunjung

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Tabuhan bedug oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, bersama Wakil Wali Kota Muhammadin dan jajaran Forkopimda resmi menandai dibukanya Singkawang Ramadan Fair 2026. Acara tahunan yang menjadi pusat perhatian warga ini dipusatkan di halaman Mess Daerah Singkawang. Pada perhelatan tahun ini, panitia menyediakan 100 stand UMKM yang menjajakan berbagai menu makanan dan […]

  • Harisson Ingatkan Sambas: Pertumbuhan Ekonomi Harus Dirasakan Rakyat, Jangan Bergantung Sektor Tambang

    Harisson Ingatkan Sambas: Pertumbuhan Ekonomi Harus Dirasakan Rakyat, Jangan Bergantung Sektor Tambang

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Sambas Tahun 2027 menjadi momentum strategis dalam menyepakati arah kebijakan serta penyelarasan program antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Forum yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan ini digelar di Aula Kantor Bupati Sambas pada Jumat (17/4/2026). Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, Bupati Sambas […]

  • Operasi Sarang Narkoba di THM Pontianak: 82 Personel Diterjunkan, 5 Orang Diusulkan Rehabilitasi

    Operasi Sarang Narkoba di THM Pontianak: 82 Personel Diterjunkan, 5 Orang Diusulkan Rehabilitasi

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Polda Kalimantan Barat terus memperkuat komitmennya dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba melalui Operasi Sarang Narkoba (OSN). Memasuki hari ke-8 pelaksanaan pada Jumat (16/10/2026), tim gabungan menyasar sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Kota Pontianak. Sebanyak 82 personel gabungan diterjunkan dalam penertiban tersebut. Tim terdiri dari 35 personel Ditresnarkoba Polda Kalbar, 36 […]

  • Buang Sampah Sembarangan di Singkawang Kini Terekam CCTV, Pelanggar Terancam Denda Rp1 Juta

    Buang Sampah Sembarangan di Singkawang Kini Terekam CCTV, Pelanggar Terancam Denda Rp1 Juta

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota Singkawang menunjukkan sikap tidak kompromi terhadap praktik pembuangan sampah ilegal. Pada Senin, 26 Januari 2026 pagi, petugas gabungan menertibkan dua titik pelanggaran utama, yakni di Jalan Kalimantan samping Gang Tiga dan Jalan Pramuka, Kelurahan Condong. Langkah ini diambil karena kedua lokasi tersebut selama bertahun-tahun telah disalahgunakan warga sebagai tempat pembuangan sampah, […]

expand_less