Musrenbang Singkawang Selatan 2027: Warga Usulkan 262 Program, Paving Jalan dan Drainase Jadi Prioritas
- account_circle Hms/Tim
- calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
- print Cetak

Musrenbang Kecamatan Singkawang Selatan sepakati 262 usulan pembangunan untuk 2027. Infrastruktur dasar dan konektivitas wilayah jadi kebutuhan utama warga. (Foto: Hms)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.Com — Pembangunan infrastruktur dasar dan penguatan konektivitas wilayah tetap menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat di Kecamatan Singkawang Selatan. Aspirasi tersebut tertuang dalam Musrenbang RKPD Kota Singkawang Tahun 2027 tingkat Kecamatan Singkawang Selatan yang menghimpun sebanyak 262 usulan kegiatan.
Kegiatan musyawarah yang berlangsung di Aula Kantor Camat Singkawang Selatan pada Senin, 2 Februari 2026 tersebut bertujuan untuk menyelaraskan usulan dari empat kelurahan dengan prioritas pembangunan kota.
Camat Singkawang Selatan, Apriyanto, menyatakan bahwa Musrenbang ini merupakan wadah bagi masyarakat untuk merumuskan program prioritas berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.
“Kegiatan ini sebagai wadah musyawarah masyarakat Singkawang Selatan terkait program prioritas yang tercantum dalam daftar usulan kegiatan pembangunan kelurahan, yang kemudian diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah kota nantinya,” ujar Apriyanto pada Senin (2/2/2026).
Dari total ratusan usulan yang masuk, peningkatan kualitas layanan infrastruktur dasar mendominasi dengan 163 usulan. Sementara itu, terdapat 62 usulan untuk peningkatan konektivitas wilayah.
“Usulan didominasi oleh peningkatan kualitas layanan infrastruktur dasar… Yang paling banyak masuk adalah pembangunan jalan paving, drainase, dan jembatan,” jelas Apriyanto mengenai rincian permintaan masyarakat.
Secara rincian, Kelurahan Sedau menyampaikan 94 usulan, Kelurahan Pangmilang 79 usulan, Kelurahan Sijangkung 57 usulan, dan Kelurahan Sagatani sebanyak 32 usulan. Apriyanto berharap aspirasi tersebut dapat diwujudkan dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti, yang turut hadir dalam forum partisipatif tersebut menegaskan bahwa Musrenbang memiliki fungsi yang sangat penting dalam menentukan arah kebijakan daerah di tahun 2027.
“Musrenbang memiliki peran yang sangat strategis dalam menentukan arah pembangunan Kota Singkawang di tahun 2027. Partisipasi semua pihak sangat diperlukan untuk menciptakan kebijakan yang efektif,” ungkap Dwi Yanti.
Meski demikian, Dwi Yanti juga memberikan catatan mengenai persoalan sosial di wilayah tersebut. Ia mengungkapkan bahwa Kecamatan Singkawang Selatan menyumbang 27 persen dari total 195 keluarga miskin ekstrem di Kota Singkawang. Selain itu, masalah stunting, ancaman banjir, dan praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di dua kelurahan masih menjadi tantangan yang harus diselesaikan.
“Hal ini menjadi tantangan kita bersama yang harus diatasi, tentu dengan merumuskan aksi nyata melalui usulan-usulan dalam musrenbang,” tuturnya.
Di balik tantangan tersebut, Sekda menilai Singkawang Selatan memiliki potensi ekonomi yang sangat besar, terutama pada sektor pariwisata dan agrowisata. Hal ini didukung oleh keberadaan pantai, perbukitan, lahan subur, serta statusnya sebagai gerbang kota karena adanya bandara.
Pemerintah kota mendorong seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawal jalannya pembangunan dan menjaga suasana kondusif guna mendukung pertumbuhan ekonomi demi kesejahteraan warga Singkawang Selatan.
- Penulis: Hms/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar