Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Soroti Regulasi Zero ODOL 2027, Organda Kalbar Desak Pemerintah Turun Tangan Soal Tarif dan Infrastruktur

Soroti Regulasi Zero ODOL 2027, Organda Kalbar Desak Pemerintah Turun Tangan Soal Tarif dan Infrastruktur

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kalimantan Barat menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) II Tahun 2026 di Harris Hotel Pontianak, Rabu (5/8/2026).

Mengusung tema “Penanganan ODOL dan Keselamatan Lalu Lintas Transportasi Angkutan Logistik di Kalimantan Barat”, forum strategis ini dirancang sebagai wadah diskusi untuk membahas langkah konkret mewujudkan kebijakan Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) sekaligus meningkatkan standar keselamatan transportasi angkutan barang di wilayah Kalbar.

Sekretaris Jenderal DPP Organda, Kurnia Lesani Adnan, menegaskan bahwa penanganan masalah ODOL memerlukan pendekatan komprehensif dari berbagai sisi, mulai dari penataan armada hingga penegakan hukum yang konsisten.

“Sesuai tema hari ini, kan, bagaimana angkutan barang menyikapi ODOL ke depan. Tentu untuk penyelesaian ODOL ini banyak hal yang harus diselesaikan juga, dari revitalisasi kendaraan dan penegakan law enforcement-nya juga terhadap eksisting. Nah, ini yang kita harapkan komitmen mulai dari aparat penegak hukum dan regulator daerah supaya ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Kurnia di sela kegiatan.

Ia menambahkan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan keselamatan jalan raya tanpa mengesampingkan peran utama para pelaku usaha transportasi di lapangan.

“Jadi ayo, kita sama-sama rapikan, kita sama-sama beres-beresin supaya semua tercapai karena keselamatan itu penting. Ini juga kami harapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melibatkan Organda. Bagaimana operasinya, seperti apa operasinya? Karena yang melakukan dan pelakunya itu kami,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Organda Kalbar, Agus Kurnadi, mengungkapkan tantangan nyata yang dihadapi para pengusaha angkutan logistik dalam menyongsong target Zero ODOL pada tahun 2027 mendatang. Menurutnya, penerapan kebijakan tersebut masih menyisakan dilema dari sisi teknis dan ekonomi.

“Mengingat 2027 nanti pemerintah akan menerapkan Zero ODOL, sedangkan di sisi pengusahanya masih banyak pertimbangan-pertimbangan yang menjadi alasan kenapa Zero ODOL ini agak seperti dilema. Salah satunya infrastruktur, kedua modanya itu, jenis angkutan barang ini bermacam-macam bentuk, panjang, dan beratnya sehingga menjadi dilema tersendiri,” jelas Agus.

Selain kendala fisik armada dan jaringan jalan, Agus juga menyoroti persoalan penetapan tarif jasa angkutan barang yang dinilai memicu persaingan tidak sehat di kalangan pengusaha logistik.

“Kita berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama BPTD dan instansi yang lain kalau bisa kita duduk satu meja mencari jalan keluar bagaimana penerapan Zero ODOL ini bisa berjalan sesuai harapan, dan pengusaha juga bisa ikut serta tanpa lagi nanti satu sama lain saling curiga, terutama untuk biayanya,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa sesuai aturan yang berlaku saat ini, besaran tarif angkutan barang masih ditentukan berdasarkan kesepakatan antara pemilik barang dan penyedia jasa angkutan. Kondisi tersebut menyulitkan pengusaha untuk menerapkan standar harga yang seragam.

“Teramat susah bagi pengusaha untuk menerapkan dengan harga dengan level yang sama. Oleh karena itu, kita berharap juga turun tangan pemerintah dalam hal untuk menentukan harga demi keadilan bagi semua para pengusaha tanpa kecuali,” pungkas Agus.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Kalbar Jadi Tuan Rumah KNSI XXI, Wamenhut Ajak Mahasiswa Sylva Indonesia Terjun ke Perhutanan Sosial

    Kalbar Jadi Tuan Rumah KNSI XXI, Wamenhut Ajak Mahasiswa Sylva Indonesia Terjun ke Perhutanan Sosial

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri langsung pembukaan Konferensi Nasional Sylva Indonesia (KNSI) XXI yang digelar di Teater 1 Gedung Konferensi Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak pada Senin (18/5/2026). Perhelatan akbar ini menjadi ajang berkumpulnya para rimbawan muda dari berbagai penjuru tanah air. Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Kehutanan Republik Indonesia […]

  • Tanpa Hujan Lebat Hingga Pekan Depan, Singkawang dan Pontianak Siaga Titik Api

    Tanpa Hujan Lebat Hingga Pekan Depan, Singkawang dan Pontianak Siaga Titik Api

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com – Masyarakat di Provinsi Kalimantan Barat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Hal ini menyusul rilis data terbaru hasil analisis dinamika atmosfer yang menunjukkan tren penurunan curah hujan di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat. Berdasarkan analisis periode 1 hingga 12 Januari 2026, tercatat bahwa dalam empat hari terakhir wilayah […]

  • Tips Memilih Hewan Kurban Terbaik Menurut Syariat: Fokus pada Umur dan Kesehatan

    Tips Memilih Hewan Kurban Terbaik Menurut Syariat: Fokus pada Umur dan Kesehatan

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, umat Muslim mulai mempersiapkan diri untuk melaksanakan ibadah kurban. Selain aspek keikhlasan, pemilihan hewan kurban yang sesuai dengan kriteria syariat menjadi hal yang sangat penting guna memastikan keabsahan ibadah tersebut. Ustaz Dr. K.H. Muhammad Abduh Tuasikal, ST., M.Sc., menjelaskan bahwa esensi dari kurban […]

  • Usut Tuntas Kasus HPL Pasir Panjang, BPM Kalbar Desak Kajati dan Kajari Singkawang Buka Suara

    Usut Tuntas Kasus HPL Pasir Panjang, BPM Kalbar Desak Kajati dan Kajari Singkawang Buka Suara

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat meminta Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalbar dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Singkawang memberikan penjelasan terbuka kepada publik mengenai perkembangan penanganan perkara Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Pasir Panjang, Kota Singkawang. Desakan tersebut dilayangkan usai BPM resmi menyampaikan laporan pengaduan ke Kejati Kalbar pada 5 Oktober 2026. Melalui laporan […]

  • Forum CSR Kalbar Perkuat Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha, Bank Kalbar Tegaskan Komitmen Bangun Daerah

    Forum CSR Kalbar Perkuat Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha, Bank Kalbar Tegaskan Komitmen Bangun Daerah

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama puluhan perusahaan memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah melalui Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSBLP/CSR) Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Ballroom Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (10/7/2026). Forum ini menjadi wadah untuk menyelaraskan program tanggung jawab sosial perusahaan dengan prioritas pembangunan di Kalimantan Barat sehingga manfaatnya […]

  • Tindak Lanjuti Atensi KPK, Pemkab Mempawah Perketat Tata Kelola Tambang di Bukit Peniraman

    Tindak Lanjuti Atensi KPK, Pemkab Mempawah Perketat Tata Kelola Tambang di Bukit Peniraman

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kabupaten Mempawah menegaskan komitmen kuat dalam menindaklanjuti perbaikan tata kelola Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), terutama di kawasan Bukit Peniraman. Langkah strategis ini diwujudkan melalui rapat konsolidasi lintas perangkat daerah sebagai bentuk respons cepat terhadap instruksi pimpinan daerah. Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, memimpin langsung Rapat Tindak Lanjut Perbaikan Tata Kelola […]

expand_less