Sempat Mengeluh Sesak Napas, Warga Roban Ditemukan Tutup Usia di Jalan Raya Singkawang–Bengkayang
- account_circle Hms/Tim
- calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
- print Cetak

Jajaran Polsek Singkawang Timur menindaklanjuti penemuan pria meninggal di teras toko Nyarumkop. Polisi pastikan korban meninggal karena sakit asma. (Foto: Hms)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.Com — Jajaran Polsek Singkawang Timur telah menindaklanjuti laporan masyarakat terkait ditemukannya seorang laki-laki dalam keadaan meninggal dunia di teras sebuah toko sembako di Jalan Raya Singkawang–Bengkayang, Kelurahan Nyarumkop, Kecamatan Singkawang Timur, Kamis (25/6/2026).
Korban diketahui bernama Tham Tung Min (40), yang merupakan warga Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah.
Berdasarkan keterangan para saksi di lapangan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat mengeluhkan sesak napas sambil memegang dada ketika berada di sebuah warung di kawasan Nyarumkop. Melihat kondisi darurat tersebut, warga sekitar sebenarnya sempat berinisiatif memberikan pertolongan dengan membonceng korban menuju fasilitas kesehatan terdekat menggunakan sepeda motor.
Namun, di tengah perjalanan, kondisi fisik korban terpantau semakin melemah secara drastis. Perjalanan pun terpaksa dihentikan di teras sebuah toko sembako untuk mengistirahatkan korban.
Warga kemudian berupaya mencari bantuan tambahan ke lingkungan sekitar agar korban dapat segera dievakuasi menggunakan mobil ke rumah sakit. Malangnya, saat saksi kembali ke lokasi bersama warga lainnya, korban telah terbaring di lantai teras dan diduga kuat sudah mengembuskan napas terakhirnya.
Mendapat laporan tersebut, Personel Samapta Polres Singkawang bersama Unit Reskrim Polsek Singkawang Timur, Tim Identifikasi Satreskrim Polres Singkawang, serta unsur terkait segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Petugas langsung melakukan pengamanan lokasi, mengumpulkan keterangan para saksi, mendokumentasikan kejadian, serta melaksanakan pemeriksaan awal terhadap jasad korban.
“Hasil pemeriksaan Tim Identifikasi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh bagian luar korban. Keterangan dari pihak keluarga juga menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit sesak napas atau asma,” jelas pihak Humas Polres melalui keterangan tertulis.
Pihak kepolisian memastikan bahwa meninggalnya korban murni disebabkan oleh faktor medis dan tidak ada unsur tindak pidana di dalamnya.
“Atas dasar tersebut, keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan penolakan terhadap pelaksanaan visum et repertum maupun autopsi melalui surat pernyataan resmi,” tambah Humas.
Menyikapi kejadian ini, Polres Singkawang mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak ragu segera menghubungi layanan darurat kesehatan terdekat atau meminta bantuan petugas kepolisian apabila menemukan seseorang yang mengalami kondisi darurat medis di ruang publik agar penanganan dapat berjalan lebih cepat.
- Penulis: Hms/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar