Tinjau Lokasi Kebakaran Sindansana, Tjhai Chui Mie Instruksikan Camat dan Lurah Dampingi Korban
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
- print Cetak

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie meninjau lokasi kebakaran di Jalan Sindansana. Ia menginstruksikan Camat dan Lurah segera melakukan pendataan dan pendampingan. (FOTO: Pro.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.Com — Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, memberikan atensi serius terhadap musibah kebakaran yang menghanguskan empat unit ruko di Jalan Sindansana, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, pada Kamis (30/4/2026) malam. Sesaat setelah api berhasil dipadamkan, orang nomor satu di Singkawang ini turun langsung ke lokasi guna memastikan penanganan para korban berjalan maksimal.
Kebakaran yang terjadi tepat di belakang Toko Obat 333 atau di deretan Nasi Kuning Upin Ipin tersebut menghanguskan bangunan dua lantai sekitar pukul 19.28 WIB. Kobaran api yang cepat menjalar sempat membuat situasi mencekam sebelum akhirnya berhasil dijinakkan oleh 15 unit mobil pemadam kebakaran pada pukul 21.15 WIB.
Dalam tinjauan lapangan tersebut, Tjhai Chui Mie menyampaikan rasa duka dan empati yang mendalam kepada empat keluarga yang kehilangan tempat tinggal maupun tempat usaha mereka.
“Kepada 4 rumah keluarga yang terdampak, saya menyampaikan rasa duka yang mendalam. Semoga keluarga yang terdampak diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini. Doa kami menyertai Bapak/Ibu sekalian,” tulis Tjhai Chui Mie di akunnya, usai meninjau puing-puing bangunan.
Tidak sekadar meninjau, Wali Kota langsung memberikan instruksi tegas kepada jajaran pemerintahan di tingkat wilayah. Ia meminta Camat Singkawang Barat dan Lurah setempat untuk tidak menunda-nunda proses administrasi bantuan dan pendampingan psikologis bagi para korban.
“Saya telah menginstruksikan kepada Camat dan Lurah setempat untuk segera melakukan pendataan detail dan memberikan perhatian khusus serta pendampingan langsung kepada para korban di lapangan,” tegas Wali Kota.
Langkah pendataan detail ini diperlukan agar bantuan sosial maupun bantuan darurat lainnya dapat segera disalurkan secara tepat sasaran. Selain itu, pendampingan langsung di lapangan diharapkan dapat meringankan beban mental para korban yang masih syok akibat musibah tersebut.

Petugas pemadam berijbaku padamkan api. (FOTO: Ist.)
Pihak kepolisian melalui Humas Polres Singkawang menyatakan bahwa analisa sementara menunjukkan kebakaran dipicu oleh korsleting listrik dari ruko nomor 25. Api kemudian dengan cepat merembet ke ruko nomor 27 yang berisi material bengkel yang mudah terbakar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi di kawasan padat tersebut. Hingga saat ini, pemerintah kota bersama pihak kepolisian masih melakukan pendataan terkait total kerugian material yang diderita oleh para pemilik ruko. Kawasan di Kelurahan Melayu dan Pasiran tersebut kini dalam pengawasan aparat guna memastikan keamanan barang-barang yang masih tersisa di lokasi.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar