Pemprov Kalbar dan Malaysia Bahas Peluang Kolaborasi Riset serta Beasiswa
- account_circle Adp/Tim
- calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
- print Cetak

Gubernur Kalbar Ria Norsan menerima kunjungan perwakilan Kedutaan Besar Malaysia untuk membahas peluang kerjasama strategis di sektor pendidikan tinggi. (FOTO: Adp)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menerima kunjungan resmi dari jajaran Menteri Penasihat Pendidikan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur pada Selasa (28/4/2026) ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjajaki peluang kerjasama strategis di bidang pendidikan.
Diskusi hangat tersebut difokuskan pada upaya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dengan Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia. Pertemuan ini dipandang sebagai langkah penting dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat di kedua wilayah yang berbatasan langsung ini.
Adapun rombongan dari Kedutaan Besar Malaysia yang hadir dalam pertemuan tersebut terdiri dari Encik Azizul Zekri bin Abdul Rahim (Konsul Malaysia), Dr. Hasnul Faizal bin Hushin Amri (Menteri Penasihat Pendidikan), Encik Abdul Aziz bin Abdullah (Atase Pendidikan), serta didampingi Atase Polisi dan Atase Imigrasi dari Konsulat Malaysia di Pontianak.
Gubernur Ria Norsan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan tersebut. Menurutnya, pertemuan ini menjadi wadah yang sangat baik untuk saling bertukar pengalaman dalam pengelolaan dunia pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
“Alhamdulillah kerjasama ini sudah terjalin baik dan kerjasama pendidikan ini merupakan investasi yang baik untuk kedepannya,” ujar Ria Norsan di hadapan para delegasi Malaysia.
Gubernur menegaskan bahwa fokus utama kepemimpinannya adalah terus berjuang membangun SDM yang unggul di wilayah Kalimantan Barat. Ia meyakini bahwa peningkatan kualitas pendidikan merupakan kunci utama dalam memajukan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, Norsan menginstruksikan kepada jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera melakukan kajian mendalam. Hal ini dilakukan agar poin-poin perbincangan dapat segera dituangkan ke dalam program kerja yang konkret dan memberikan manfaat nyata.
“Kami mendukung sekali program ini. Insya Allah kalau pendidikan di suatu daerah maju maka masyarakatnya juga akan ikut maju,” tegas Norsan.
Dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ini diharapkan mampu membuka jalan bagi program-program seperti pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset antarperguruan tinggi, hingga peluang beasiswa bagi putra-putri daerah di Kalimantan Barat untuk menempuh studi di Malaysia. Sinergi ini diharapkan semakin memperkokoh hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia, khususnya di tingkat regional Kalimantan Barat dan Sarawak maupun semenanjung.
- Penulis: Adp/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar