Jadi Wadah Bakat Seni dan Kerukunan, Pesparani Katolik Kalbar Resmi Bergulir
- account_circle Adp/Tim
- calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
- print Cetak

Pesparani Katolik Kalimantan Barat resmi dibuka di Pontianak. Pemprov Kalbar menegaskan ajang ini menjadi momentum memperkuat iman dan merawat keberagaman. (Foto: Adp)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.Com — Pesta Paduan Suara Gerejani (PESPARANI) Katolik Kalimantan Barat resmi dibuka dan menjadi momentum krusial untuk memperkuat keimanan, merapatkan persaudaraan, serta merawat kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Barat.
Pesan strategis tersebut disampaikan dalam sambutan Gubernur Kalimantan Barat yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Heronimus Hero, saat membuka PESPARANI Katolik Kalimantan Barat di Aula Gedung Pasifikus Lantai 3, Pontianak, Jumat (16/10/2026).
Dalam amanat tertulisnya, Gubernur menegaskan bahwa pluralisme suku, budaya, dan agama di Kalimantan Barat merupakan aset serta kekayaan daerah yang harus terus dijaga keberlangsungannya. Melalui lantunan kidung pujian dan pendalaman ayat-ayat Kitab Suci, PESPARANI hadir sebagai wahana memperkokoh spiritualitas sekaligus memupuk kebersamaan.
“Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi dipadukan menjadi keindahan,” tegas pesan Gubernur, seraya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa mempraktikkan nilai-nilai harmoni sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Gubernur turut berpesan agar para kontestan memaknai keikutsertaan dalam PESPARANI sebagai bentuk persembahan tulus kepada Tuhan. Para peserta diimbau menghayati setiap syair lagu, menjunjung tinggi sportifitas, serta mempererat tali silaturahmi antarumat. Kemenangan ditegaskan bukan satu-satunya sasaran, sebab seluruh kontestan mengusung ikhtiar yang sama untuk memuliakan Tuhan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Bidang I TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Donata Dirasig, menyampaikan harapannya agar perhelatan PESPARANI dapat menjadi wadah pembinaan serta pengembangan bakat seni paduan suara gerejani, sekaligus mengukuhkan toleransi beragama.
Ia berharap kegiatan ini mampu memotivasi umat Katolik untuk terus memberikan kontribusi positif dalam pembangunan daerah serta menjaga iklim kondusif di Kalimantan Barat.
Prosesi pembukaan PESPARANI Katolik Kalbar ini turut dihadiri oleh Anggota DPR RI Adrianus Asia Sidot, jajaran bupati se-Kalimantan Barat, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, serta ratusan umat Katolik yang memenuhi lokasi acara.
- Penulis: Adp/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar