Lepas Siswa Magang ke Jepang, LPK Sekai Hikari Indonesia Kalbar Beri Solusi Pengangguran Terbuka
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
- print Cetak

LPK Sekai Hikari Indonesia Kalbar lepas siswa magang ke Jepang. Sebanyak 200 siswa telah diberangkatkan untuk kurangi pengangguran terbuka. (Foto: Ist.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.Com — Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti momen pelepasan siswa magang ke Jepang yang digelar oleh LPK Sekai Hikari Indonesia Kalbar pada Jumat, 10 April 2026. Para siswa yang telah menuntaskan masa pendidikan secara simbolis dilepas untuk menjalani program magang di Negeri Sakura, membawa harapan besar bagi keluarga hingga daerah asal mereka.
Program ini kembali menjadi bukti nyata kontribusi lembaga pelatihan dalam membuka peluang kerja internasional bagi generasi muda Kalimantan Barat, khususnya dalam menjawab tantangan pengangguran terbuka.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pontianak yang diwakili Kabid Pelatihan, Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja, Huriansyah, menyampaikan apresiasi atas konsistensi lembaga tersebut.
“Bagi kami Dinas Tenaga Kerja Kota Pontianak mengapresiasi luar biasa LPK Sekai Hikari yang bisa mengirim siswa ke Jepang. Ini bisa menjadi tolak ukur untuk menyelesaikan pengangguran terbuka,” ujar Huriansyah pada Jumat (10/4/2026).
Sementara itu, Kepala Cabang LPK Sekai Hikari Indonesia Kalbar, Solihin, mengaku bangga atas capaian para siswa yang berhasil melewati proses seleksi yang panjang dan tidak mudah.
Ia menjelaskan bahwa selama masa pelatihan, para siswa tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga pembentukan karakter mulai dari fisik, akhlak, hingga nilai disiplin.
“Program ini bukan mudah untuk dijalani, dibutuhkan kesiapan mental, disiplin, komitmen yang kuat, serta penguasaan bahasa,” ungkap Solihin dalam sambutannya.
Solihin menyebutkan bahwa peserta didik yang mengikuti program ini berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Barat, bahkan ada yang berasal dari luar daerah seperti Medan.
Sejak berdiri sekitar 2,5 tahun lalu, LPK Sekai Hikari Indonesia tercatat telah memberangkatkan sekitar 200 siswa ke Jepang untuk bekerja di berbagai sektor industri.
“Khusus dari Pontianak ada 48 orang. Sebagian sudah berada di Jepang dan sebagian lainnya akan menyusul,” jelas Solihin secara rinci.
Keberhasilan ini diakui tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Tenaga Kerja yang terus memfasilitasi jalur penempatan tenaga kerja luar negeri.
Solihin berpesan kepada para siswa agar senantiasa menjaga sikap dan perilaku karena mereka membawa nama baik bangsa dan negara selama berada di Jepang.
“Ingat, kalian tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga orang tua, bangsa, dan negara. Jaga tata krama dan berikan citra positif bagi Indonesia,” tambahnya.
Salah satu siswa yang akan berangkat, Rizki, mengungkapkan rasa syukur dan tekadnya untuk bekerja sungguh-sungguh demi mengubah nasib keluarga di tanah air.
“Di LPK Sekai Hikari kami ditempa menjadi insan yang tangguh. Kesempatan ini bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga membawa harapan keluarga,” tutur Rizki.
Ia berkomitmen untuk menjunjung tinggi etika kerja di Jepang dan berharap sekembalinya ke Indonesia nanti dapat menjadi pribadi yang lebih kuat untuk membangun daerah.
Pelepasan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal perjalanan besar bagi para pemuda Kalimantan Barat dalam menggapai masa depan di kancah internasional.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar