Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Pemkot Singkawang Resmi Batasi Pembelian BBM Selama Fenomena Panic Buying

Pemkot Singkawang Resmi Batasi Pembelian BBM Selama Fenomena Panic Buying

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MetroSingkawang.Com — Pemerintah Kota Singkawang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh pengelola SPBU resmi mengambil langkah taktis untuk mengurai antrean panjang kendaraan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Keputusan krusial tersebut diambil setelah melalui rapat koordinasi intensif yang digelar pada Senin, 16 Maret 2026 sore. Rapat ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) tetap terkendali.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menegaskan bahwa langkah antisipasi ini sangat diperlukan guna merespons lonjakan pembelian masyarakat yang memicu kepadatan di titik-pun pengisian bahan bakar.

“Pada sore hari ini kita mengadakan rapat kembali bersama Forkopimda dan seluruh SPBU di Kota Singkawang untuk mengambil langkah-langkah antisipasi terhadap antrean yang panjang,” ujar Tjhai Chui Mie pada Senin (16/3/2026).

Berdasarkan laporan resmi yang diterima pemerintah daerah, Tjhai Chui Mie memastikan bahwa ketersediaan BBM di Kota Singkawang sebenarnya berada dalam kondisi yang sangat aman.

Masyarakat diminta untuk tidak terpancing isu kelangkaan karena pasokan yang disediakan oleh Pertamina di seluruh SPBU di Kota Singkawang lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan harian.

“Stok BBM untuk Kota Singkawang aman dan terkendali, bahkan lebih dari cukup yang sudah disediakan di seluruh SPBU,” tegasnya pada Senin (16/3/2026).

Terdapat dua kebijakan utama yang disepakati dalam rapat tersebut. Pertama, pemberlakuan pembatasan volume pengisian BBM bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kedua, jam operasional seluruh SPBU di Kota Singkawang untuk sementara waktu dibatasi hanya hingga pukul 24.00 WIB guna menormalkan kembali pola distribusi.

Tjhai Chui Mie menjelaskan bahwa kebijakan pengetatan ini bersifat temporer. Aturan ini hanya akan berlaku selama fenomena pembelian berlebih atau panic buying masih menghantui masyarakat.

“Pembatasan pengisian untuk motor dan mobil serta pembatasan jam operasional ini hanya dilakukan selama ada panic buying. Setelah situasi normal, operasional akan kembali seperti biasa,” jelasnya.

Mengenai pembelian BBM menggunakan jeriken, pemerintah tetap memberikan kelonggaran namun dengan syarat yang sangat ketat. Pembeli wajib mengantongi surat rekomendasi atau surat pengantar dari instansi terkait.

Aturan jeriken ini diprioritaskan untuk sektor produktif seperti nelayan, operasional angkutan sampah Dinas Lingkungan Hidup, hingga bahan bakar alat berat seperti ekskavator.

“Yang menggunakan jeriken itu harus memiliki surat rekomendasi atau surat pengantar. Jika jelas peruntukannya, maka akan dilayani di SPBU,” kata Wali Kota.

Pemerintah berharap masyarakat dapat memahami dan mendukung kebijakan ini agar distribusi BBM tetap stabil dan kondisi kota tetap kondusif menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Gagalkan Penyelundupan Telur Penyu dan Daging Satwa Liar di Pelabuhan Sintete

    Gagalkan Penyelundupan Telur Penyu dan Daging Satwa Liar di Pelabuhan Sintete

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Barat (Karantina Kalbar) menggagalkan penyelundupan sejumlah komoditas satwa dan produk hewan ilegal di Tempat Pelayanan Karantina Pelabuhan Sintete, Kabupaten Sambas. Pengungkapan tersebut dilakukan saat petugas melakukan pengawasan terhadap kedatangan KMP Bahtera Nusantara 03 pada Minggu (18/5/2026). Dalam pemeriksaan itu, petugas menemukan sejumlah media pembawa Hama Penyakit […]

  • 157 Calon Jemaah Haji Singkawang Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan

    157 Calon Jemaah Haji Singkawang Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com — Sebanyak 157 calon jemaah haji (CJH) asal Kota Singkawang, Kalimantan Barat, diberangkatkan menuju Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji tahun 2026/1447 Hijriah. Pelepasan jemaah berlangsung di Kantor Wali Kota Singkawang, Senin (4/5/2026) pagi, dalam suasana haru yang diwarnai tangis keluarga dan lambaian tangan para pengantar. Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie melepas langsung […]

  • Tanpa Hujan Lebat Hingga Pekan Depan, Singkawang dan Pontianak Siaga Titik Api

    Tanpa Hujan Lebat Hingga Pekan Depan, Singkawang dan Pontianak Siaga Titik Api

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com – Masyarakat di Provinsi Kalimantan Barat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Hal ini menyusul rilis data terbaru hasil analisis dinamika atmosfer yang menunjukkan tren penurunan curah hujan di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat. Berdasarkan analisis periode 1 hingga 12 Januari 2026, tercatat bahwa dalam empat hari terakhir wilayah […]

  • Sepekan Empat Kali Melintas, Petani Bengkayang Andalkan Pasar Malaysia untuk Jual Sayur dan Buah

    Sepekan Empat Kali Melintas, Petani Bengkayang Andalkan Pasar Malaysia untuk Jual Sayur dan Buah

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Rinto Andreas
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.Com — Aktivitas perdagangan hasil bumi masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia, tepatnya di Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, terus menunjukkan geliat positif. Hingga kini, sektor perdagangan lintas batas tersebut tetap menjadi tulang punggung ekonomi bagi warga yang tinggal di beranda depan negara. Masyarakat Indonesia di wilayah tersebut secara rutin membawa berbagai hasil pertanian dan […]

  • Imigrasi Sambas dan Tim PORA Gelar Patroli Gabungan di Perbatasan Aruk

    Imigrasi Sambas dan Tim PORA Gelar Patroli Gabungan di Perbatasan Aruk

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com — Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sambas bersama Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) Kabupaten Sambas melaksanakan operasi gabungan di wilayah perbatasan darat Aruk, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Jumat (8/5/2026). Kegiatan patroli tersebut melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Karantina Kalimantan Barat, TNI, Polri, Bea Cukai, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) PLBN […]

  • Kurir Ditembak Saat Gagalkan Penyelundupan 2 Kg Sabu Asal Malaysia di Bengkayang

    Kurir Ditembak Saat Gagalkan Penyelundupan 2 Kg Sabu Asal Malaysia di Bengkayang

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Metro Singkawang
    • 0Komentar

    MetroSingkawang.com — Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Barat menggagalkan upaya penyelundupan 2 kilogram sabu yang diduga berasal dari Malaysia di Kabupaten Bengkayang. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap seorang kurir berinisial DN. Sementara satu terduga pelaku lain berinisial “T” berhasil melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran. Direktur Reserse Narkoba Polda Kalbar Kombes Pol Deddy Supriadi […]

expand_less