Meriahnya Pawai Obor Ramadan di Mess Daerah Singkawang, Jadi Pesan Indahnya Keberagaman di Tengah Imlek
- account_circle Pro/Tim
- calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
- print Cetak

Wali Kota Tjhai Chui Mie dan Wakil Wali Kota Muhammadin buka Pawai Obor Ramadan 1447 H. Momen ini menjadi simbol persatuan di tengah perayaan Imlek. (Foto: Komf.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MetroSingkawang.Com — Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, bersama Wakil Wali Kota Muhammadin secara resmi membuka kegiatan Pawai Obor dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung semarak ini dipusatkan di halaman Mess Daerah Singkawang pada Senin malam, 16 Februari 2026.
Acara yang penuh khidmat ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Kapolres Singkawang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, perwakilan Forkopimda, para kepala perangkat daerah, serta panitia Ramadan Fair dan tokoh lintas agama.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Muhammadin menyampaikan bahwa nyala api obor yang dibawa oleh para peserta memiliki makna filosofis yang mendalam. Obor tersebut bukan sekadar alat penerang jalan, melainkan representasi dari semangat dan keteguhan iman umat Islam.
“Cahaya obor yang kita bawa bukan sekadar api yang menyala, tetapi simbol semangat, simbol iman, simbol kebersamaan kita menyambut Bulan Suci Ramadhan. Obor ini mengingatkan kita bahwa sebelum memasuki bulan penuh ampunan, kita harus terlebih dahulu menyalakan cahaya dalam hati, membersihkan diri, memperbaiki niat, dan menguatkan persaudaraan,” ujar Muhammadin pada Senin malam (16/2/2026).
Muhammadin juga menggarisbawahi keistimewaan tahun ini, di mana momentum persiapan Ramadan hadir beriringan dengan perayaan Tahun Baru Imlek. Bagi Pemerintah Kota Singkawang, fenomena ini merupakan pesan kuat mengenai keharmonisan dan indahnya keberagaman yang telah mengakar di tengah masyarakat.
“Tahun ini terasa istimewa. Ramadhan hadir berdekatan dengan perayaan Imlek. Di kota lain mungkin ini hanya kebetulan waktu, tetapi di Singkawang ini adalah pesan bahwa keberagaman bukan ancaman, melainkan kekuatan,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus merawat semangat gotong royong dan saling menghormati antarumat beragama. Ia berpesan agar warga tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu negatif yang berpotensi memecah belah persatuan di Kota Tertoleran ini.
Menutup arahannya, Muhammadin mendoakan agar seluruh rangkaian ibadah di bulan suci serta perayaan budaya dapat berjalan dengan lancar dan membawa keberkahan bagi kemajuan daerah.
“Atas nama Pemerintah Kota Singkawang, saya mengucapkan selamat menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah dan selamat merayakan Tahun Baru Imlek. Semoga cahaya obor dan cahaya lampion sama-sama menerangi perjalanan kita menuju Singkawang yang lebih religius, harmonis, dan sejahtera,” pungkas Muhammadin.
- Penulis: Pro/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar